News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati! Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Setiap orang terkadang dilanda rasa kesepian. Kesepian merupakan sebuah keadaan di mana seseorang merasa hampa, sendirian, dan tidak diinginkan.
Rabu, 20 April 2022 - 12:19 WIB
Hati-hati! Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Demensia
Sumber :
  • elements envato/Rido81

Setiap orang terkadang dilanda rasa kesepian. Kesepian merupakan sebuah keadaan di mana seseorang merasa hampa, sendirian, dan tidak diinginkan. Para ahli sepakat bahwa rasa kesepian merupakan keadaan mental, bukan fisik. Maka dari itu banyak orang yang merasa kesepian padahal dirinya sedang berada di tengah keramaian atau di tengah orang-orang terdekatnya.

Mengapa orang kesepian?
Kesepian bisa terjadi karena beberapa alasan. Misalnya, anda mungkin merasa kesepian jika:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • pindah sekolah atau pekerjaan
  • bekerja dari rumah
  • pindah ke kota baru
  • mengakhiri hubungan
  • hidup sendiri untuk pertama kalinya

Saat anda menyesuaikan diri dengan keadaan baru ini, perasaan kesepian mungkin berlalu, tetapi terkadang perasaan kesepian bertahan lebih lama. Bagi sebagian orang, tidak selalu mudah untuk membicarakan tentang perasaan kesepian. Bagi orang-orang yang sulit terbuka kepada orang lain, resiko kesepian akan lebih parah.

Selain itu, kurangnya koneksi yang intim dengan orang-orang sekitar seperti keluarga dan teman juga berkontribusi pada kesepian. Itulah sebabnya banyak orang yang dapat merasa kesepian bahkan tidak memiliki teman dekat.

Banyak bukti penelitian yang menyebutkan bahwa kesepian tidak hanya berpengaruh kepada kehidupan sosial tapi juga buruk bagi kesehatan. Kesepian bahkan dikaitkan dengan peningkatan resiko gangguan mood seperti depresi, gangguan kecemasan, stress, dan gangguan tidur.

Baru-baru ini, sekelompok peneliti mengatakan efek bahaya dari kesepian dan mengingatkan kepada masyarakat, para profesional kesehatan, dan juga pemerintah untuk menganggap kesepian sebagai masalah kesehatan yang harus ditanggapi serius.

Kesepian juga dinilai menjadi salah satu penyebab peningkatan resiko demensia di hari tua. Dikutip dari healtline, saat ini lebih dari 45 juta orang di dunia mengidap demensia.

Salah satu gejala awal demensia adalah penurunan kognitif, penurunan bertahap dalam fungsi tingkat tinggi seperti memori dan pemecahan masalah. Para peneliti menemukan bahwa kesepian menyebabkan fungsi eksekusi yang lebih buruk (pengambilan keputusan, perencanaan, dan logika). 

Studi yang dirilis oleh para peneliti ini melibatkan 8.300 orang dewasa berusia 65 tahun atau lebih selama rentang 12 tahun. Setiap dua tahun, para peserta datang untuk tes memori. Para peneliti juga mengukur usia, jenis kelamin, ras, kekayaan, pendapatan, kondisi kesehatan, kekuatan jaringan sosial, dan tingkat depresi.

Satu dari enam peserta melaporkan sering merasa kesepian. Dari individu yang kesepian ini, hampir setengahnya mengalami depresi tingkat tinggi. Selama 12 tahun, para peneliti mengatakan orang yang kesepian mengalami penurunan kognitif pada tingkat 20 persen lebih cepat daripada orang yang tidak kesepian.

Dengan pemindaian MRI, para peneliti menemukan bahwa kesepian meningkatkan cedera materi putih pada otak dan mengurangi volume otak, yang merupakan gejala awal demensia. Oleh karena itu, kesepian terlibat dalam tahap awal penurunan kognitif dan mempercepat perkembangan demensia.

Meskipun studi ini tidak menggali mekanisme biologis tentang bagaimana kesepian dan penurunan kognitif saling terkait, peneliti merencanakan studi lanjutan. Namun, studi ini menduga keterkaitan tersebut mungkin bukanlah menjadi penyebab, melainkan dua gejala dari akar masalah yang sama.

Menurut peneliti, kesepian mungkin merupakan salah satu tanda atau gejala adanya stres. Jika stres psikososial adalah sesuatu yang dialami seseorang, mereka mungkin akan mendiagnosanya sebagai kesepian. Hal tersebut dapat diasosiasikan dengan masalah kesehatan seseorang.

Stres psikososial tidak jauh berbeda dengan bentuk stres lainnya, seperti kelaparan, kurang tidur, atau kekerasan fisik. Segala bentuk stres, pada akhirnya, membawa efek yang sama di otak.

Peneliti menyebutkan bahwa stres memiliki efek pada otak dan juga dapat meningkatkan peradangan yang berefek pada kesehatan masyarakat. Hal ini dapat menjelaskan mengapa banyak konsekuensi kesehatan yang merugikan dari rasa kesepian dan depresi, termasuk resiko demensia di hari tua.

Faktor genetik berperan
Selain faktor stres dan kesepian, para peneliti juga memantau pengaruh faktor resiko kesepian dan resiko demensia. Dalam jurnal Neurology pada 7 Februari 2022, para peneliti Amerika Serikat yang tergabung dalam Framingham Study mengatakan dalam beberapa studi sebelumnya, alel apolipoprotein E gene (APOE ε4) dikaitkan dengan risiko demensia yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi, pada partisipan di bawah 80 tahun yang tak memiliki APOE ε4, kesepian meningkatkan risiko demensia hingga tiga kali lipat. Lemahnya pengaruh APOE ε4 dalam hubungan antara kesepian dan demensia pada partisipan berusia 79 tahun ke atas diduga akibat faktor genetik, dan usia yang lebih mungkin menyebabkan demensia.

Meskipun dari penelitian di atas indikator awal demensia masih samar, maka hubungan antara kesepian dan resiko demensia masih harus diteliti lebih dalam lagi. Namun, jika dilihat dari penelitian tersebut, kesepian dapat meningkatkan resiko demensia. Maka penting untuk menangani masalah kesepian agar tidak dapat meminimalisir resiko demensia.(awy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

Memasuki awal Juli 2026, energi astrologi diprediksi membawa perubahan positif dalam kehidupan asmara bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang makin harmonis?
Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri komponen kapal nasional dinilai masih menghadapi tantangan besar untuk bisa bersaing di tengah tingginya kebutuhan sektor maritim dalam negeri.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT