News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wanita Harus Tahu, HPV Bukan Sekadar Infeksi Biasa, Ada Kaitan Langsung dengan Kanker Serviks, Ini Faktanya!

HPV bukan sekadar infeksi biasa. Kenali fakta, cara penularan, hingga pencegahan kanker serviks dengan vaksin dan pemeriksaan rutin sejak dini.
Selasa, 23 September 2025 - 07:49 WIB
Ilustrasi Kanker Serviks
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Kanker serviks masih menjadi salah satu penyakit mematikan bagi wanita di seluruh dunia.

Dilansir dari dr. Nilesh Chordiya, kanker serviks hampir selalu disebabkan oleh infeksi virus yang disebut human papillomavirus (HPV).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Virus ini menyebar melalui kontak kulit ke kulit yang dekat, terutama saat berhubungan intim.

Dalam jangka waktu panjang, HPV dapat mengubah sel serviks yang sehat menjadi sel kanker.

Meski terdengar menakutkan, kabar baiknya adalah kanker serviks sebenarnya bisa dicegah jika terdeteksi sejak dini, berkat adanya vaksin HPV dan pemeriksaan rutin.

Untuk itu, penting bagi setiap wanita memahami apa itu HPV, bagaimana penyebarannya, hingga cara pencegahan agar tidak berkembang menjadi kanker serviks.

Mengenal HPV atau human papillomavirus

HPV atau human papillomavirus adalah kelompok besar virus yang terdiri dari lebih dari 100 jenis.

Sebagian besar jenis HPV hanya menyebabkan masalah ringan, misalnya kutil di tangan atau kaki.

Namun, ada jenis HPV berisiko tinggi yang perlu diwaspadai karena dapat memicu kanker, khususnya kanker serviks.

HPV berisiko tinggi ini menyerang sel-sel di serviks, lalu mengubah struktur dan fungsinya secara perlahan.

Jika infeksi menetap dan tidak ditangani, sel-sel abnormal ini bisa berkembang menjadi kanker serviks.

Data menunjukkan lebih dari 95% kasus kanker serviks berhubungan langsung dengan HPV, terutama tipe 16 dan 18 yang bertanggung jawab atas hampir 70% kasus.

HPV menyebar melalui kontak langsung kulit ke kulit.

Penularan paling sering terjadi melalui hubungan seksual, baik vaginal, anal, maupun oral.

Menariknya, infeksi tidak selalu memerlukan penetrasi untuk menular.

Hal ini menjelaskan mengapa seseorang bisa tertular meski hanya melakukan kontak intim tertentu.

Penggunaan kondom memang dapat membantu menurunkan risiko, namun tidak sepenuhnya melindungi dari HPV.

Virus tetap bisa menyebar melalui area kulit yang tidak tertutup kondom.

Karena itu, kesadaran akan pencegahan menjadi sangat penting.

Siapa yang Paling Berisiko?

HPV bisa menginfeksi siapa saja yang aktif secara seksual, tetapi beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi persisten dan komplikasi, di antaranya:

  • Remaja dan dewasa muda, karena sistem kekebalan tubuh mereka masih beradaptasi dengan paparan virus.
  • Wanita dengan sistem imun lemah, misalnya penderita HIV atau pengguna obat penekan kekebalan tubuh.
  • Wanita yang jarang melakukan pemeriksaan serviks, sehingga sel abnormal tidak terdeteksi sejak dini.
  • Perokok jangka panjang, karena zat kimia dalam rokok dapat merusak sel serviks dan melemahkan kemampuan tubuh membersihkan infeksi.

Hal lain yang perlu dipahami, pasangan seksual bisa saja membawa HPV tanpa menunjukkan gejala apa pun.

Dengan kata lain, virus ini dapat menular tanpa disadari.

Bagaimana Kanker Serviks Dapat Dicegah?

1. Vaksinasi HPV

Vaksin HPV merupakan terobosan besar dalam pencegahan kanker serviks.

Vaksin ini bekerja dengan melindungi tubuh dari infeksi HPV berisiko tinggi, termasuk tipe 16 dan 18.

- Anak dan remaja usia 9-14 tahun: kelompok usia paling direkomendasikan.

- Wanita hingga usia 26 tahun dan pria hingga 21 tahun, tetap bisa memperoleh manfaat dari vaksin.

- Orang dewasa usia 27-45 tahun: dapat mempertimbangkan vaksinasi setelah berkonsultasi dengan dokter.

2. Pemeriksaan Rutin

Selain vaksinasi, pemeriksaan kanker serviks sangat penting. Ada dua metode utama:

- Pap smear: mendeteksi perubahan pada sel serviks yang disebabkan HPV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Tes HPV: memeriksa keberadaan tipe HPV berisiko tinggi pada serviks.

Dengan skrining rutin, sel abnormal dapat ditemukan sebelum berkembang menjadi kanker, sehingga penanganan lebih cepat dan efektif. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cedera Horor! Hugo Ekitike Terancam Absen di Piala Dunia 2026, Liverpool Kena Dampak Besar

Cedera Horor! Hugo Ekitike Terancam Absen di Piala Dunia 2026, Liverpool Kena Dampak Besar

Kabar kurang menggembirakan datang dari penyerang Hugo Ekitike. Pemain milik Liverpool itu dikabarkan terancam absen membela Timnas Prancis di ajang Piala Dunia 2026
Jelang Muktamar NU, Tokoh Nahdliyin Ingatkan Soal Ini

Jelang Muktamar NU, Tokoh Nahdliyin Ingatkan Soal Ini

Jelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) pandangan disampaikan oleh sejumlah tokoh kalangan nahdliyin.
Ramalan Shio Besok, 16 April 2026: Intuisi Ayam Sangat Kuat, Macan Hindari Debat

Ramalan Shio Besok, 16 April 2026: Intuisi Ayam Sangat Kuat, Macan Hindari Debat

​​​​​​​Ramalan shio besok 16 April 2026 mengulas peruntungan umum dan cinta tiap shio, bantu jaga hubungan tetap harmonis dengan komunikasi dan kesabaran.
Shin Tae-yong Siap Ambil Alih Persija? Selisih 9 Poin Jadi Alarm Bahaya Mauricio Souza

Shin Tae-yong Siap Ambil Alih Persija? Selisih 9 Poin Jadi Alarm Bahaya Mauricio Souza

Shin Tae-yong sendiri tidak menutup kemungkinan melatih klub di Indonesia, termasuk Persija. Tekanan terhadap pelatih saat ini, Mauricio Souza, kian terasa seiring
Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Dewas, Bantah Isu Penyitaan Barang di Kasus Bea Cukai

Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Dewas, Bantah Isu Penyitaan Barang di Kasus Bea Cukai

Faizal Assegaf laporkan Jubir KPK Budi Prasetyo ke Dewas, bantah isu penyitaan barang dalam kasus Bea Cukai dan sebut informasi tak sesuai fakta.
PSI Tolak Parpol Beli Naming Rights, Kevin Wu Minta Pemprov DKI Cari Sumber PAD Lewat TOD

PSI Tolak Parpol Beli Naming Rights, Kevin Wu Minta Pemprov DKI Cari Sumber PAD Lewat TOD

PSI Jakarta tolak parpol beli naming rights halte, dorong Pemprov DKI tingkatkan PAD lewat pengembangan TOD dan integrasi transportasi publik.

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Korlantas Polri Putuskan Bayar Pajak Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku Nasional

Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Korlantas Polri Putuskan Bayar Pajak Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku Nasional

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bahagia Korlantas Polri menetapkan pembayaran pajak kendaraan pepanjang STNK tanpa KTP pemilik pertama berlaku nasional.
Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Timnas Indonesia U-17 bisa memastikan diri lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026 setelah pertandingan melawan Malaysia. Hal itu akan melibatkan raihan Vietnam.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Semarang, di mana pekan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket menuju babak grand final.
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Top Skor Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Semarang: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Irina Voronkova Tersubur

Top Skor Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Semarang: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Irina Voronkova Tersubur

Top skor final four Proliga 2026 jelang seri Semarang, di mana Bardia Saadat dan Irina Voronkova jadi pemain tersubur. Sedangkan Megawati Hangestri terancam akhiri rekor sebagai pemain lokal paling produktif.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT