GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalau Ketuban Pecah Harus Langsung Operasi Caesar dan Tak Bisa Melahirkan Normal? Ini Penjelasan Dokter

Banyak yang mengira ketuban pecah harus caesar. Benarkah? Simak penjelasan dokter soal caesar, ketuban pecah, dan persalinan normal dalam artikel berikut ini!
Rabu, 24 September 2025 - 16:37 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil
Sumber :
  • Freepik @serhii_bobyk

tvOnenews.com - Apakah kalau ketuban pecah harus langsung operasi caesar dan tak bisa melahirkan normal?

Pertanyaan ini sering muncul dalam dunia persalinan, terutama bagi ibu hamil yang baru pertama kali mengalaminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr. M. Charnaen Ibrahim, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di RS Pondok Indah, Bintaro Jaya, “ketuban pecah dini adalah pecahnya selaput ketuban sebelum waktunya, biasanya di bawah usia kehamilan 37 minggu. Cairan yang keluar bisa berupa rembesan kecil hingga semburan, sehingga tak jarang ibu hamil bingung membedakannya dengan urine atau keputihan.”

Cara Membedakan Ketuban Pecah dan Urine

Gejala yang pertama dirasakan dari bumil untuk ketuban pecah dini itu biasanya keluar air-air nih dari vagina. Nah itu harus dilihat apakah itu bisa aja air kemih atau juga bisa aja hanya keputihan,” jelas dr. Charnaen.

Tes sederhana bisa dilakukan di rumah, misalnya dengan kertas lakmus. 

Jika cairan tersebut adalah air ketuban, maka kertas lakmus akan berubah menjadi asam.

Namun, jika masih ragu, sebaiknya segera memeriksakan diri ke bidan atau dokter.

Bahaya Ketuban Pecah Dini

Air ketuban memiliki fungsi vital: menjaga suhu bayi, melindungi dari trauma, hingga memberi nutrisi. 

Jika ketuban pecah sebelum waktunya, ada risiko besar terhadap janin, seperti:

  • Infeksi yang menyebabkan gawat janin.

  • Berkurangnya volume ketuban sehingga bayi butuh perawatan intensif (NICU).

  • Risiko komplikasi kehamilan jika infeksi berasal dari gigi berlubang, keputihan berbau, atau infeksi kandung kemih.

“Kalau misalnya ada gangguan di ketuban pasti ada gangguan ke bayi yang bisa menyebabkan gawat janin, nah misalnya sampai bisa terjadi infeksi,” ujar dr. Charnaen.

Harus Caesar atau Bisa Normal?

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan: “Dok, ketuban pecah dini itu harus caesar ya enggak bisa kelahiran normal?”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr. Charnaen, jawabannya belum tentu.

  • Jika usia kehamilan masih di bawah 35 minggu dan janin terancam infeksi, dokter biasanya mempertimbangkan persalinan prematur dengan operasi caesar.

  • Namun, jika kehamilan sudah cukup bulan dan ketuban baru saja pecah (kurang dari 12 jam), masih ada kemungkinan ibu bisa menjalani persalinan normal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT