News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mitos atau Fakta Ibu Hamil Harus Makan Dua Kali Lipat demi Janin? Begini Penjelasan Dokter Kandungan!

Ibu hamil sering percaya harus makan dua kali lipat demi janin, benarkah demikian? Dokter kandungan ungkap fakta soal kebutuhan kalori sebenarnya.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 09:26 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil
Sumber :
  • Freepik/partystock

tvOnenews.com - Banyak masyarakat masih percaya bahwa ibu hamil harus makan dua kali lipat karena ada istilah eating for two atau makan untuk dua orang.

Anggapan ini sudah lama berkembang, bahkan sering dijadikan alasan ibu hamil untuk menambah porsi makan hingga berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, benarkah ibu hamil memang harus makan dengan porsi ganda demi kesehatan janin?

dr. Muhammad Fadli, SpOG, dalam tayangan di kanal YouTube RS Pondok Indah, menjelaskan bahwa hal tersebut hanyalah mitos.

Menurutnya, istilah eating for two tidak boleh dipahami secara harfiah sebagai makan dua kali lipat dari porsi normal.

“Jawabannya mitos walaupun ada istilah eating for two atau makan untuk dua orang tidak bermaksud kita makan double porsinya. Ibu hamil hanya membutuhkan tambahan sekitar 300 kalori,” jelas dr. Fadli.

dr. Fadli menegaskan bahwa kebutuhan energi ibu hamil memang meningkat, tetapi tidak sampai harus menggandakan porsi makan.

Tambahan 300 kalori per hari bisa didapatkan dari makanan bergizi seperti telur, susu, buah, atau segenggam kacang, bukan dari makanan manis dan berlemak berlebih.

Ia mengingatkan bahwa makanan yang dikonsumsi ibu hamil sebaiknya difokuskan pada protein, vitamin, mineral, serta serat, bukan sekadar karbohidrat dan gula.

"Ibu hamil membutuhkan makanan yang banyak protein gizi, bukan hanya karbohidrat dan gula saja. Karena kalau makan gula kebanyakan, berat badan ibu hamil naik banyak tapi berat badan janinnya tetap segitu aja,” ujarnya.

Konsumsi makanan berlebihan dengan alasan makan untuk dua orang justru bisa menimbulkan risiko kesehatan.

dr. Fadli menyebutkan beberapa di antaranya adalah diabetes gestasional, preeklamsia, hingga peningkatan berat badan yang tidak terkendali.

Diabetes gestasional terjadi ketika kadar gula darah meningkat selama masa kehamilan.

Kondisi ini bisa berbahaya, baik bagi ibu maupun janin, karena meningkatkan risiko komplikasi saat persalinan.

Sementara itu, preeklamsia adalah kondisi serius yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan bisa mengancam keselamatan ibu serta bayi.

Selain itu, kenaikan berat badan berlebih pada ibu hamil juga dapat membuat proses persalinan lebih sulit dan meningkatkan risiko harus menjalani operasi caesar.

Alih-alih menggandakan porsi makan, dr. Fadli menyarankan ibu hamil untuk mengatur pola makan seimbang.

"Jadi kita harus makan sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh dokter, tinggi protein,” katanya.

Protein berperan penting dalam pembentukan jaringan tubuh bayi, termasuk otot, kulit, dan organ.

Sumber protein yang baik untuk ibu hamil antara lain daging tanpa lemak, ikan, telur, susu, tahu, tempe, serta kacang-kacangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, sayur dan buah segar tetap harus menjadi bagian utama dalam menu harian.

Dengan pola makan bergizi seimbang dan tambahan kalori yang sesuai, ibu hamil dapat menjaga kesehatan diri sendiri sekaligus mendukung tumbuh kembang janin dengan optimal, tanpa harus berlebihan dalam mengonsumsi makanan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Munas PB Percasi, Mayoritas Pengprov Dorong Nama Agustiar Sabran Jadi Kandidat Kuat Ketua Umum

Jelang Munas PB Percasi, Mayoritas Pengprov Dorong Nama Agustiar Sabran Jadi Kandidat Kuat Ketua Umum

Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) 2026 dipastikan segera bergulir dalam waktu dekat.
Ahmad Sahroni Buka Suara soal Pemerasan Rp300 Juta oleh Oknum Ngaku Utusan KPK

Ahmad Sahroni Buka Suara soal Pemerasan Rp300 Juta oleh Oknum Ngaku Utusan KPK

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni angkat bicara perihal aksi penipuan yang mencatut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Begini kronologinya.
DPR RI,World Bank,Ekonomi Nasional

DPR RI,World Bank,Ekonomi Nasional

Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 oleh World Bank menjadi 4,7 persen dinilai tak bisa dibaca secara hitam-putih.
Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Direktur Eksekutif Merah Putih Strategik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, resmi melaporkan Saiful Mujani atas dugaan ajakan menjatuhkan Presiden di luar mekanisme konstitusional.
Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Pada hari kejadian, sudah ada 14 orang yang menjadi korban penipuan SK Pengangkatan PNS dan PPPK palsu yang bekerja pada hari pertama di sejumlah OPD setelah menerima SK.
Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT