GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Obat Diabetes Bikin Nafsu Makan Naik dan Berat Badan Bertambah? Dokter Jelaskan Faktanya

dr. Hans Tandra ungkap fakta obat diabetes bikin lapar dan gemuk. Beberapa golongan obat seperti memang bisa menambah berat badan, tapi ada solusinya.
Sabtu, 22 November 2025 - 14:48 WIB
Ilustrasi Diabetes
Sumber :
  • ChatGPT

tvOnenews.com - Banyak penderita diabetes yang mengeluhkan efek samping obat, salah satunya adalah rasa lapar yang meningkat dan berat badan yang bertambah.

Tak sedikit pula yang merasa bingung karena niat awal minum obat untuk menurunkan kadar gula darah justru diikuti dengan kenaikan berat badan. Lalu, benarkah obat diabetes memang bisa bikin gemuk?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tayangan YouTube Good Talk TV, dr. Hans Tandra, seorang dokter spesialis penyakit dalam sekaligus edukator kesehatan, memberikan penjelasan detail mengenai hal ini.

Ia menyebut bahwa anggapan obat diabetes bisa membuat seseorang lapar terus dan bertambah gemuk memang ada benarnya, tergantung pada jenis obat yang dikonsumsi dan kondisi pasien.

"Obat diabetes bikin lapar terus dan gemuk, ada benarnya ya. Kita tahu orang gemuk itu gampang diabetes, apalagi kalau lingkar perut berlebihan. Jadi, orang gemuk itu gampang diabetes. Begitu Anda gemuk, hati-hati, prediabetes sudah mengintip di ambang pintu,” ujar dr. Hans.

Ia juga menyinggung data dari WHO yang menyebutkan bahwa lebih banyak orang meninggal karena kegemukan daripada kelaparan.

Artinya, masalah kelebihan berat badan kini menjadi salah satu penyebab utama munculnya penyakit metabolik seperti diabetes.

Menurut dr. Hans, sebagian jenis obat diabetes memang dapat mengganggu pembakaran energi dalam tubuh dan bahkan memicu peningkatan nafsu makan.

Salah satu golongan obat yang memiliki efek tersebut adalah sulfonilurea, yang dikenal luas dengan nama generik seperti glimepiride, gliclazide, dan glibenclamide.

“Sebagian dari obat diabetes itu memang bisa memicu nafsu makan. Obat golongan sulfonilurea misalnya, yang belakangnya -pirit atau -klamid, bisa bikin nafsu makan bertambah dan tubuh jadi gemuk. Golongan ini bersifat anabolik, artinya membangun sel tubuh, sehingga berat badan bertambah,” jelasnya.

Selain golongan sulfonilurea, obat golongan thiazolidinedione (TZD) seperti pioglitazone juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Obat ini bekerja dengan meningkatkan sensitivitas insulin di dalam tubuh, namun efek sampingnya dapat memicu retensi cairan dan penambahan massa lemak.

“Ada lagi golongan tasontason, contohnya Pioglitason. Golongan ini bikin gemuk bahkan berat badan nambah,” kata dr. Hans.

Namun, dr. Hans menegaskan bahwa tidak semua obat diabetes menyebabkan kenaikan berat badan.

Ada pula golongan obat modern generasi baru yang justru dapat membantu menurunkan berat badan karena bekerja dengan cara meningkatkan pembakaran energi dan menurunkan resistensi insulin.

Beberapa obat baru yang termasuk dalam kategori ini adalah SGLT2 inhibitor dan GLP-1 agonist, yang dikenal dapat membantu pasien diabetes menjaga berat badan tetap stabil bahkan sedikit turun.

Meski begitu, penggunaannya harus disesuaikan dengan kondisi pasien oleh dokter yang merawat.

"Sekarang ada obat generasi baru yang bisa mengaktifkan kinerja insulin, membakar lemak, dan menurunkan berat badan. Jadi obat-obat golongan baru bisa membuat berat badan tidak bertambah,” terang dr. Hans.

Sementara itu, insulin suntik.yang sering digunakan pada penderita diabetes stadium lanjut umumnya juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan, meskipun tidak semua jenis insulin memiliki efek serupa.

"Insulin suntikan biasanya menggemukkan badan, kecuali beberapa golongan tertentu yang tidak terlalu mempengaruhi berat badan. Tapi bukan berarti bikin kurus, hanya beratnya tetap stabil,” jelasnya.

dr. Hans menegaskan bahwa pengaturan obat untuk penderita diabetes harus disesuaikan secara cermat dengan kondisi tubuh pasien.

Dokter biasanya akan mempertimbangkan faktor berat badan, kadar gula darah, dan riwayat medis sebelum menentukan jenis obat yang tepat.

“Kalau pasiennya datang dalam keadaan kurus, saya kasih obat golongan ini. Tapi kalau sudah gemuk, saya pilih obat golongan lain yang tidak bikin berat badan naik. Jadi obat diabetes macam-macam, harus cermat kita pilih,” tegas dr. Hans.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyoroti kendala yang sering dihadapi pasien, yaitu keterbatasan pilihan obat dalam program asuransi atau layanan kesehatan, yang membuat dokter sulit mengganti jenis obat sesuai kebutuhan pasien.

“Kadang yang jadi masalah, obat yang disediakan dalam program asuransi terbatas, jadi mau tidak mau pakai yang itu. Akhirnya pasien tambah gemuk,” ujarnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Kantong Parkir yang Tersedia saat Jakarta Bedug Kolosal Berlangsung, Cek di Sini!

Daftar Kantong Parkir yang Tersedia saat Jakarta Bedug Kolosal Berlangsung, Cek di Sini!

Inilah daftar 21 lokasi kantong parkir di sekitar tempat kegiatan Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah.
Arne Slot Langsung Kirim Pesan kepada PSG usai Liverpool Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Arne Slot Langsung Kirim Pesan kepada PSG usai Liverpool Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Pelatih Liverpool, Arne Slot, langsung mengirimkan pesan kepada Paris Saint-Germain yang akan menjadi lawan mereka di perempat final Liga Champions 2025-2026. The Reds sukses menang comeback atas Galatasaray.
Ngantukan? Ini Tips Anti Ngantuk saat Mudik Lebaran

Ngantukan? Ini Tips Anti Ngantuk saat Mudik Lebaran

Duh, kamu yang ngantukan berbahaya jika melakukan perjalanan jauh. Berikut tips ngantuk saat mudik lebaran 2026.
Jakarta Bedug Kolosal Digelar, Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Jakarta Bedug Kolosal Digelar, Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Arus lalu lintas sejumlah ruas jalan dialihkan saat berlangsungnya "Jakarta Bedug Kolosal” pada malam Idul Fitri 1447 Hijriah 20 Maret 2026 pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Peringati Hari Raya Nyepi 2026, BRI Peduli Salurkan CSR 2.000 Paket Sembako bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali

Peringati Hari Raya Nyepi 2026, BRI Peduli Salurkan CSR 2.000 Paket Sembako bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali

Memperingati Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026, BRI melalui aktivitas CSR BRI Peduli menyalurkan bantuan 2.000 paket sembako bagi umat Hindu di Bali.
Cegah Dehidrasi Selama Perjalanan, Dokter Bagikan Panduan Mudik Fit

Cegah Dehidrasi Selama Perjalanan, Dokter Bagikan Panduan Mudik Fit

Memasuki musim kemarau, para pemudik yang tengah melakukan perjalanan pulang kampung diingatkan untuk ekstra waspada terhadap kecukupan cairan tubuh. 

Trending

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Momentum kumpul keluarga saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu seluruh umat muslim.
Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Berikut ini teks khutbah idul fitri 2026 yang mengajak kita semua untuk menjaga silaturahmi
Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Pemandangan luar biasa arus mudik terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Kamis (19/3/2026) dini hari. 
Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

MUI menyarankan agar masyarakat Muslim di Indonesia menantikan pengumuman resmi dari Sidang Isbat yang akan dilaksanakan pemerintah pada Kamis, 19 Maret 2026. 
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT