GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Banjir dan Longsor di Sumatra Picu Risiko Penyakit Menular dan Krisis Air Bersih

Banjir dan longsor di Sumatra picu ancaman serius, dari penyebaran penyakit menular hingga krisis air bersih yang mengancam salah satunya di Aceh Tamiang.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:43 WIB
Korban bencana banjir Sumatera di Aceh Tamiang
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Zulfikar

tvOnenews.com - Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Aceh Tamiang, tidak hanya menyebabkan kerusakan dan kehilangan harta benda, tetapi juga menimbulkan ancaman kesehatan serius bagi masyarakat.

Krisis air bersih dan potensi penyebaran penyakit menular kini menjadi masalah besar yang harus segera ditangani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi memprihatinkan di Aceh Tamiang dibagikan oleh salah satu pengguna media sosial X yang menggambarkan situasi di lapangan dengan nada sedih dan marah.

"Kakak seniorku ke Tamiang, terus kemarin dia video call kami sambil nangis. Katanya memang seanyir itu dan beneran kayak kota mati. Katanya dia yang biasanya takut sama gelap aja sudah nggak merasa takut lagi, justru sedih karena bau mayat itu kecium tapi nggak ada wujudnya,” tulis akun @2*_Ginthu.

Netizen tersebut juga mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak-pihak yang menganggap kondisi di lapangan tidak seburuk yang terlihat di media sosial.

"Kesal kali sumpah sama yang bilang suasananya mencekam cuma di sosmed aja. Padahal di sosmed juga cuma beberapa persen yang ditampilkan,” tambahnya.

Cerita itu menggambarkan betapa parahnya kondisi Aceh Tamiang pasca banjir besar. Lumpur tebal, batang kayu, dan sisa reruntuhan rumah kini memenuhi jalanan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, bau menyengat dari korban meninggal dan hewan yang belum ditemukan sepenuhnya menandakan potensi bahaya biologis yang bisa memicu penyebaran penyakit menular.

Ketika banjir melanda, air akan bercampur dengan lumpur, limbah, dan bangkai hewan atau manusia yang membusuk.

Campuran ini menciptakan lingkungan bagi pertumbuhan bakteri dan patogen berbahaya.

Beberapa jenis bakteri yang umum muncul setelah banjir antara lain Escherichia coli (E. coli) dan Salmonella, yang dapat menyebabkan diare, tifus, dan infeksi pencernaan.

Selain itu, Leptospira, bakteri penyebab leptospirosis, sangat mudah menyebar melalui air banjir yang terkontaminasi air seni tikus atau hewan lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Infeksi ini dapat menimbulkan gejala demam tinggi, nyeri otot, bahkan gagal ginjal jika tidak segera ditangani.

Bakteri lain seperti Vibrio cholerae, penyebab kolera, juga dapat menular lewat air minum yang tidak steril.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Setelah Lampaui Catatan Kimi Raikkonen di Ferrari, Charles Leclerc Kini Berpeluang Pecahkan Rekor Michael Schumacher

Setelah Lampaui Catatan Kimi Raikkonen di Ferrari, Charles Leclerc Kini Berpeluang Pecahkan Rekor Michael Schumacher

Charles Leclerc membuka peluang memecahkan rekor milik legenda F1, Michael Schumacher, sebagai pembalap dengan penampilan grand prix terbanyak bersama Ferrari.
Jose Mourinho Segera Resmi Kembali ke Real Madrid? Jurnalis Ternama Ungkap Situasi Terkini Negosiasi

Jose Mourinho Segera Resmi Kembali ke Real Madrid? Jurnalis Ternama Ungkap Situasi Terkini Negosiasi

Jose Mourinho berpotensi kembali ke Real Madrid pada musim panas mendatang. Laporan dari berbagai jurnalis ternama Eropa mengatakan bahwa negosiasi sedang berlangsung.
Sherly Tjoanda Tak Habis Pikir, Hasil Panen dan Ikan Berlimpah tapi Harganya Masih Mahal, Ternyata Ini Biang Keroknya

Sherly Tjoanda Tak Habis Pikir, Hasil Panen dan Ikan Berlimpah tapi Harganya Masih Mahal, Ternyata Ini Biang Keroknya

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda mengungkapkan biang kerok yang membuat harga bahan pangan bisa mahal di pasaran meski hasil panen dan tangkapan ikan berlimpah.
Dugaan Malapraktik Rumah Sakit di Jaksel Diusut Polda Metro Jaya, Bermula dari Perbedaan Diagnosis Dokter

Dugaan Malapraktik Rumah Sakit di Jaksel Diusut Polda Metro Jaya, Bermula dari Perbedaan Diagnosis Dokter

Polda Metro Jaya mengusut dugaan malapraktik rumah sakit di Jakarta Selatan usai pasien menemukan perbedaan diagnosis dan tindakan medis dari dokter lain.
Fabio di Giannantonio Tinggalkan Ducati di MotoGP 2027? Manajer VR46 Sampai Akui Kalau Mereka Sebenarnya Ingin...

Fabio di Giannantonio Tinggalkan Ducati di MotoGP 2027? Manajer VR46 Sampai Akui Kalau Mereka Sebenarnya Ingin...

Masa depan Fabio Di Giannantonio untuk MotoGP 2027 memicu berbagai spekulasi. Rumor terbaru menyebut ia tak bersama Ducati pada regulasi baru di musim depan.
Jelang Idul Adha, Pemerintah Klaim Stok Pangan Melimpah: Hewan Kurban Surplus 891 Ribu Ekor

Jelang Idul Adha, Pemerintah Klaim Stok Pangan Melimpah: Hewan Kurban Surplus 891 Ribu Ekor

Kementerian Pertanian menyampaikan pasokan bahan pangan strategis hingga ternak kurban terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT