GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Keliru, Begini Cara Memberikan Pertolongan Pertama Luka Bakar Agar Tidak Memperparah Kondisi Korban

Banyak orang masih salah menangani luka bakar. Simak cara pertolongan pertama yang benar menurut dokter agar luka tidak infeksi dan makin parah.
Rabu, 10 Desember 2025 - 13:39 WIB
Ilustrasi Luka Bakar
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Luka bakar akibat kebakaran bisa sangat berbahaya jika tidak segera ditangani dengan benar.

Luka bakar di mana saja, baik akibat api, air panas, listrik, maupun bahan kimia. Namun, masih banyak orang yang melakukan pertolongan pertama dengan cara yang keliru, bahkan berisiko memperparah kondisi korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, langkah awal yang benar dapat mencegah luka semakin dalam dan mempercepat proses penyembuhan.

Dilansir dari kanal YouTube RS Columbia Asia, dr. Ariel Ekaputra menjelaskan langkah-langkah penting dalam memberikan pertolongan pertama pada luka bakar agar tidak menimbulkan komplikasi serius.

Menurutnya, setiap tindakan harus disesuaikan dengan tingkat atau derajat luka bakar yang dialami korban.

“Pertolongan pertama dalam menangani luka bakar adalah yang pertama, jauhkan korban dari sumber luka bakarnya. Bisa dari api atau dari zat-zat kimia, itu segera kita jauhkan dan hindarkan,” jelas dr. Ariel Ekaputra.

Langkah awal ini sangat penting untuk menghentikan proses pembakaran pada jaringan kulit yang masih berlangsung.

Misalnya, jika korban terkena percikan minyak panas, segera matikan sumber api dan lepaskan pakaian yang terkena panas dengan hati-hati agar tidak menempel di luka.

Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi derajat luka bakar. Menurut dr. Ariel, luka bakar ringan atau derajat satu ditandai dengan kulit yang memerah, terasa nyeri, namun tidak terdapat lepuhan.

“Kalau misalkan derajat lukanya itu derajat satu atau luka bakar ringan, kita bisa siram luka bakarnya atau bisa kita rendam dengan air dingin untuk mendinginkan luka bakar itu sendiri,” ujarnya.

Gunakan air mengalir bersuhu normal atau sedikit dingin selama sekitar 10-20 menit. Tujuannya adalah menurunkan suhu jaringan kulit dan menghentikan proses pembakaran tanpa menimbulkan kerusakan tambahan.

Namun perlu diingat, jangan gunakan es batu langsung karena suhu yang terlalu dingin justru bisa merusak jaringan kulit yang sudah terbakar.

Untuk luka bakar derajat dua, biasanya ditandai dengan munculnya lepuhan atau gelembung pada kulit, serta rasa nyeri yang cukup kuat.

Pada kondisi ini, dr. Ariel menyarankan untuk tidak memecahkan lepuhan karena dapat membuka jalan bagi bakteri penyebab infeksi.

“Kalau luka bakarnya itu derajat sedang, kita bisa kompres aja. Biasanya dengan kain bersih yang sudah dibasahi air dingin. Jangan dipecahkan lepuhannya, biarkan nanti ditangani oleh tenaga medis,” ujarnya.

Sementara itu, luka bakar derajat tiga merupakan kondisi yang paling berat. Luka ini biasanya mengenai seluruh lapisan kulit bahkan bisa mencapai jaringan otot dan saraf, ditandai dengan kulit yang tampak putih, hangus, atau bahkan mati rasa.

“Untuk luka bakar derajat tiga, jangan disiram atau direndam karena malah bisa membuat komplikasi. Jadi sebaiknya segera ke rumah sakit, tutup luka bakarnya dengan kain bersih atau kasa steril,” jelasnya.

Untuk luka bakar ringan, setelah luka dibersihkan, barulah korban dapat diberikan salep alami atau obat luka bakar ringan seperti gel aloe vera, atau salep antibiotik ringan sesuai anjuran dokter.

Namun, penggunaan bahan-bahan rumahan seperti pasta gigi, mentega, atau minyak goreng justru sangat tidak disarankan karena dapat menghambat penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi.

Menurut dr. Ariel, kunci utama dari penanganan luka bakar adalah menjaga kebersihan dan segera mencari pertolongan medis bila luka terlihat parah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau luka bakar derajat sedang atau berat, lebih baik langsung ke rumah sakit supaya bisa ditangani oleh tenaga medis dengan peralatan yang steril,” pungkasnya.

Langkah sederhana namun tepat dalam pertolongan pertama bisa menjadi penentu antara luka yang cepat pulih dan luka yang menimbulkan komplikasi serius. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT