GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keputihan Tak Normal Bisa Dipicu Pola Makan, dr Zaidul Akbar Jelaskan Penyebab dan Solusinya

Keputihan tak normal bisa dipicu pola makan, dr Zaidul Akbar jelaskan penyebab serta solusinya.
Senin, 22 Desember 2025 - 14:37 WIB
Ilustrasi Keputihan
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Keputihan kerap dianggap sebagai masalah ringan yang wajar dialami perempuan. 

Namun, ketika kondisi ini muncul secara berlebihan, berbau, atau disertai keluhan tertentu, keputihan bisa menjadi sinyal adanya gangguan dalam tubuh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah pola makan sehari-hari.

Hal inilah yang diungkapkan dr Zaidul Akbar, yang menjelaskan bahwa keseimbangan tubuh, termasuk asupan makanan, berperan penting dalam mencegah keputihan tak normal.
 

Penyebab Keputihan Tak Normal Menurut dr Zaidul Akbar

Dalam salah satu tayangan di kanal YouTubenya, dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa keputihan yang tidak normal umumnya berkaitan erat dengan ketidakseimbangan kondisi tubuh. 

Menurutnya, tubuh manusia sejatinya telah diciptakan dalam keadaan seimbang.

"Tubuh kita ini selalu dikondisikan oleh Allah dalam kondisi yang seimbang," ujar dr Zaidul Akbar.

Ia menjelaskan bahwa keputihan normal biasanya muncul menjelang menstruasi. 

Namun, apabila keputihan terjadi secara berlebihan atau disertai keluhan lain, hal itu menandakan adanya gangguan dalam tubuh.

Salah satu faktor utama pemicu keputihan tak normal, kata dia, adalah perubahan pH tubuh yang tidak seimbang. Ketika pH tubuh terganggu, berbagai masalah kesehatan bisa muncul.

"Kalau pH tubuh sudah berubah, maka yang terjadi semua akan bermasalah, bahkan bisa menyebabkan kanker," kata dr Zaidul Akbar.

Ia menambahkan bahwa kondisi tubuh yang terlalu asam menjadi lingkungan yang tidak sehat. Bahkan, menurut sejumlah pendapat medis, sel kanker dapat berkembang dalam suasana tersebut.
 

Solusi Mengatasi Keputihan Tak Normal

Dalam pandangan dr Zaidul Akbar, Islam sendiri telah memberikan petunjuk tentang pentingnya menjaga keseimbangan tubuh melalui pola hidup dan pola makan.

"Allah sebenarnya sudah memberikan kepada kita petunjuk untuk menjaga keseimbangan," kata dr Zaidul Akbar.

"Jika kita bicara tentang tubuh, maka yang harus dijaga keseimbangannya," tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar perempuan yang mengalami keputihan tidak normal mulai mengevaluasi asupan makanan sehari-hari. 

Ia menekankan pentingnya mengenali jenis makanan yang bersifat acid forming, yakni makanan yang dapat membentuk asam dalam tubuh.

Makanan jenis ini tidak hanya memicu peningkatan kadar asam, tetapi juga berpotensi membentuk mukus atau lendir berlebih di dalam tubuh. 

Mukus tersebut bisa menempel di berbagai organ, tidak terbatas pada saluran pernapasan.

Jika lendir sudah muncul di tubuh, ia akan lengket dimana-mana, tidak hanya di saluran nafas. Tapi bisa juga di jantung, pencernaan, dan lainnya.

Karena itu, salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah membersihkan mukus dari dalam tubuh. 

Selain keputihan, kondisi tubuh yang terlalu asam juga dapat memicu alergi, yang salah satunya berasal dari konsumsi makanan tertentu.

dr Zaidul Akbar mencontohkan tepung sebagai salah satu makanan yang berpotensi membentuk asam dalam tubuh. 

Menurutnya, bahan makanan tersebut kerap menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan kewanitaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, menurut dr Zaidul Akbar tepung adalah salah satu biang kerok masalah-masalah kewanitaan.

Ia pun menyarankan agar perempuan yang ingin terhindar dari keputihan tidak normal mulai menghindari makanan pemicu, khususnya yang tergolong acid forming food, serta berupaya menjaga keseimbangan tubuh melalui pola makan yang lebih sehat. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 
Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran Sebut Tak Minta Konsesi Apa Pun dari AS

Iran menyebut tak meminta konsesi apa pun dari AS, melainkan hanya menyerukan penghentian perang dan pembajakan kapal kapalnya.
Jawaban Siswi Disalahkan Juri Saat Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Ini Kronologinya

Jawaban Siswi Disalahkan Juri Saat Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI, Ini Kronologinya

Publik terheran dengan keputusan juri terhadap seorang siswi SMAN 1 Pontianak pada ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR RI. Ini kronologinya

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT