News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Vaksin Influenza, Apakah Masih Bisa Terkena Flu? Ini Penjelasan Dokter

Sudah vaksin influenza, apakah masih bisa terkena flu? Begini penjelasan dari dokter.
Senin, 5 Januari 2026 - 15:12 WIB
Ilustrasi flu
Sumber :
  • Pexels/Andrea Piacquadio

tvOnenews.com - Vaksin influenza kerap dianggap sebagai perlindungan mutlak dari penyakit flu

Namun, di tengah cuaca ekstrem dan maraknya kasus infeksi saluran pernapasan, masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya, apakah seseorang tetap bisa terkena flu meski sudah menjalani vaksinasi influenza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi, dr. Robert Sinto, menjelaskan bahwa vaksin influenza memang penting, meski tidak memberikan perlindungan 100 persen terhadap infeksi.

“Iya. Jadi, satu, vaksin tidak 100% mencegah, tapi dia mencegah jadi berat,” jelas dr. Robert, dilansir dari kanal YouTube Hidup Sehat tvOne.

Menurutnya, tujuan utama vaksinasi influenza bukan semata-mata untuk mencegah seseorang tertular, melainkan untuk menghindarkan pasien dari kondisi sakit yang berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit.

“Jadi, yang kita target dengan vaksinasi adalah satu, memang kita harapkan angka kejadiannya menurun, berkurang. Tapi yang lebih penting dari semua proses vaksinasi adalah mencegah supaya dia tidak menjadi berat atau minimal tidak masuk ke rumah sakit,” ujarnya.

Ilustrasi Sakit Flu
Ilustrasi Sakit Flu
Sumber :
  • Freepik/benzoix

dr. Robert menegaskan, meskipun influenza pada sebagian besar orang dapat sembuh dengan sendirinya, vaksinasi tetap diperlukan. 

Salah satu alasannya adalah dampak flu terhadap produktivitas sehari-hari.

“Jadi kalau ditanya walaupun dia bisa sembuh sendiri, apakah memang diperlukan? Satu, kita tentu mencegah sakit. Dengan sakit kita jadi enggak kerja 3-4 hari, produktivitas turun. Jadi kalau bisa kita mencegah ya lebih baik kita mencegah,” katanya.

Ia pun menekankan bahwa vaksinasi influenza tetap relevan dilakukan secara rutin.

“Jadi tetap diperlukan vaksinasi walaupun pada kebanyakan orang ini penyakit yang sebuh sendiri,” lanjutnya.

Terkait durasi perlindungan vaksin influenza, dr. Robert menjelaskan bahwa vaksin ini dianjurkan diberikan setiap tahun. 

Hal tersebut disebabkan oleh perubahan strain virus influenza yang terus terjadi.

“Untuk influenza kita dianjurkan 1 tahun satu kali, karena ada perubahan strain dari virus influenza yang beredar di dunia,” jelasnya.

“Setiap tahun itu perusahaan farmasi vaksin itu membuat strain yang berdasarkan data strain terbarunya,” sambung dr. Robert.

Ilustrasi flu saat musim hujan
Ilustrasi flu saat musim hujan
Sumber :
  • ChatGPT

Dengan demikian, vaksinasi tahunan membantu tubuh tetap memiliki kekebalan yang sesuai dengan virus yang sedang beredar.

“Dengan cara itu kita akan terupdate sehingga kekebalan tubuh kita itu berlaku update untuk virus-virus yang beredar pada kisaran waktu tersebut,” tambahnya.

Tak hanya influenza, dr. Robert juga mengungkapkan bahwa pada masa peralihan cuaca ekstrem, berbagai jenis virus lain dapat muncul dan menyebabkan infeksi saluran pernapasan.

“Jawabannya iya. Ada banyak virus lain. Tadi saya sebut rinovirus bisa ada. He. Kemudian influenza itu ada temannya para influenza virus gitu ya,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa influenza sendiri memiliki banyak strain yang beredar di masyarakat.

“Influenza sendiri juga kalau kita ingat strainnya ada banyak. Ada H1, N1, H5, N1 ada banyak. Nah, ada banyak tipe yang bisa beredar,” ujarnya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, dr. Robert menekankan dua prinsip utama pencegahan, yakni mencegah penularan dan mencegah sakit berat jika sudah tertular.

“Yang pertama adalah pencegahan untuk supaya tidak tertular. Oke. Dan yang kedua, pencegahan kalau tertular tidak sakit. Itu kan dua hal yang berbeda,” paparnya.

ilustrasi flu
ilustrasi flu
Sumber :
  • unsplah.com/Towfiqu barbhuiya

Upaya mencegah penularan dapat dilakukan dengan menjaga jarak, memakai masker, serta rajin mencuci tangan.

“Kalau pencegahan tidak tertular tentu jaga jarak sama seperti COVID dulu. Kemudian kalau kita lagi sakit, kita pakai masker,” jelas dr. Robert.

“Jadi, sebelum kita menyentuh area tubuh kita, cuci tangan supaya virus itu tidak dengan mudah tertular pada kita,” tambahnya.

Sementara itu, agar tubuh tidak mudah jatuh sakit meski terpapar virus, dr. Robert menekankan pentingnya vaksinasi dan gaya hidup sehat.

“Nah, itu tadi pencegahannya yang pertama vaksinasi tentu. Kedua, mencegah dengan cara meningkatkan ee imunitas tubuh,” ujarnya.

Ia menyarankan konsumsi makanan bergizi, sayur dan buah, serta mencukupi kebutuhan cairan harian.

“Jadi, konsumsi banyak sayur dan buah yang mengandung banyak ragam vitamin. Makanan sehat,” kata dr. Robert.

Terakhir, bagi masyarakat yang mulai mengalami gejala influenza, ia menyarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi kalau kita ee terkena influenza atau gejala influenza, datang ke dokter kalau bisa dalam 2 sampai 3 hari gejala muncul,” tuturnya.

Dengan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, risiko komplikasi akibat influenza, khususnya influenza tipe A, dapat ditekan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT