Tren Perawatan DNA Salmon untuk Kecantikan Aman di Kulit? Ini Manfaat dan Risiko Penggunaannya
- Freepik
“Efek samping pasti dalam sebuah prosedur bisa aja terjadi,” ujar dr. Chyntia.
Ia menyebutkan bahwa risiko yang paling umum adalah reaksi alergi, terutama bagi seseorang yang memiliki alergi terhadap ikan atau makanan laut.
Selain itu, efek samping ringan lainnya dapat berupa kemerahan, ruam, lebam (hematom), atau sensasi perih setelah tindakan.
Kondisi ini biasanya akan hilang dalam beberapa hari bila dirawat dengan benar.
“Lebam itu wajar terjadi, karena kan pakai jarum. Bisa juga pada kulit sensitif muncul kemerahan,” jelasnya.
Oleh karena itu, sebelum melakukan treatment DNA salmon, penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit atau dokter estetika.
Pemeriksaan awal diperlukan untuk memastikan bahwa prosedur ini aman sesuai dengan kondisi kulit masing-masing.
Dokter akan menentukan dosis, metode, serta frekuensi yang tepat agar hasilnya maksimal tanpa menimbulkan reaksi negatif.
Perawatan DNA salmon memang menjanjikan hasil yang menarik, mulai dari kulit lebih kenyal, cerah, hingga mengurangi kerutan halus.
Namun, seperti yang ditegaskan dr. Chyntia Jayanto, prosedur ini harus dilakukan oleh tenaga medis profesional di klinik berizin, bukan sembarangan tempat, agar keamanan kulit tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal. (adk)
Load more