News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Campak Bisa Berakibat Fatal, Begini Dampaknya Jika Tidak Ditangani dengan Tepat

Campak bukan sekadar ruam dan demam. Jika tidak ditangani dengan benar, penyakit ini bisa sebabkan infeksi paru, radang otak, hingga kematian.
Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:51 WIB
Ilustrasi Sakit Campak
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus morbili atau rubeola dan sering menyerang anak-anak, terutama yang belum mendapat vaksinasi.

Meskipun tampak ringan pada awalnya karena gejalanya mirip flu dan ruam kulit, penyakit ini bisa berujung fatal bila tidak ditangani dengan benar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr. Imam Rahmatullah Maulana Pasha, campak dapat menimbulkan komplikasi serius yang mengancam nyawa jika dibiarkan.

Campak dikenal sebagai salah satu penyakit paling menular di dunia.

Virus ini dapat menyebar melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.

Dalam satu ruangan tertutup, seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus ke 12 hingga 18 orang sehat di sekitarnya, bahkan sebelum gejala ruam muncul.

Karena itu, vaksinasi menjadi cara paling efektif untuk mencegah penularan. Menurut dr. Imam, vaksinasi memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi dalam mencegah penyakit campak.

“Hingga 97% kemungkinan seseorang untuk terhindar dari campak setelah vaksin,” kata dr. Imam.

Sayangnya, masih banyak orang tua yang menunda atau bahkan menolak imunisasi karena alasan tertentu, sehingga membuat anak-anak lebih rentan terhadap virus ini.

Pada tahap awal, gejala campak sering dianggap sebagai flu biasa.

Penderita biasanya mengalami demam tinggi, batuk kering, pilek, mata merah berair, dan muncul bercak putih kecil di dalam mulut (dikenal sebagai bercak Koplik).

Setelah beberapa hari, ruam kemerahan akan muncul mulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Meski terlihat sederhana, masa infeksi ini sangat berbahaya karena virus aktif menyebar melalui udara.

Bila penderita tidak mendapatkan penanganan medis tepat waktu, risiko komplikasi meningkat tajam, terutama pada anak-anak dan individu dengan daya tahan tubuh rendah.

dr. Imam menjelaskan bahwa bila campak tidak segera ditangani, berbagai komplikasi serius dapat terjadi.

Virus morbili dapat menyerang organ vital seperti paru-paru dan otak, yang bisa menyebabkan kondisi medis gawat.

“Bisa terjadi infeksi paru, infeksi otak, penurunan kesadaran, dehidrasi berat sampai kejang,” kata dr. Imam.

Infeksi paru atau pneumonia merupakan komplikasi paling sering dan menjadi penyebab utama kematian akibat campak pada anak-anak.

Selain itu, ensefalitis atau radang otak juga dapat terjadi, menyebabkan gangguan saraf permanen hingga kehilangan kemampuan berpikir.

Dehidrasi berat menjadi ancaman lain karena penderita sering kali mengalami demam tinggi, muntah, dan kehilangan nafsu makan.

Pada beberapa kasus ekstrem, pasien dapat mengalami penurunan kesadaran atau bahkan kematian jika tidak segera mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Anak-anak di bawah usia lima tahun, ibu hamil, serta orang dengan sistem imun lemah (misalnya penderita HIV atau pasien kanker yang menjalani kemoterapi) adalah kelompok yang paling rentan terhadap dampak fatal campak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mencegahnya, vaksinasi MR atau MMR menjadi langkah utama yang wajib diberikan sesuai jadwal imunisasi nasional.

Selain itu, menjaga kebersihan diri, memperkuat imunitas dengan pola makan bergizi, dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan saat muncul gejala campak juga sangat penting. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakmania Siap-Siap, Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Digelar dengan Penonton Bulan Depan

Jakmania Siap-Siap, Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Digelar dengan Penonton Bulan Depan

Laga klasik di sepak bola Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung akan dihadiri penonton pada bulan depan. Hal itu dinyatakan oleh Ferry Paulus selaku direktur utama I.League.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 13 Agustus 2026: Gemini Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 13 Agustus 2026: Gemini Panen Dana Ekstra

Sabtu, 13 Agustus 2026, diprediksi menjadi momen yang cukup menarik bagi beberapa zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bakal bercuan deras?
Pelajar 14 Tahun Tewas di Rel Stasiun Jurangmangu, Polisi Minta Keterangan Teman Sekolah Korban

Pelajar 14 Tahun Tewas di Rel Stasiun Jurangmangu, Polisi Minta Keterangan Teman Sekolah Korban

Pelajar berinisial AP (14) tewas di lintasan KRL Stasiun Jurangmangu. Pihak kepolisian sedang menyelidiki insiden tewasnya pelajar perempuan tersebut. 
Timnas Karate Indonesia Kirim 6 Atlet untuk Asian Games 2026

Timnas Karate Indonesia Kirim 6 Atlet untuk Asian Games 2026

Timnas Karate Indonesia akan mengirimkan sebanyak enam atlet untuk membela skua Merah Putih di Asian Games 2026, yang berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Bursa Transfer Juventus: Jhon Lucumi dan Zion Suzuki Bisa Gabung Bianconeri Pekan Ini?

Juventus tengah berupaya untuk menyelesaikan dua transfer lagi di bursa transfer musim panas. Perkuatan di lini pertahanan menjadi fokus, dengan Jhon Lucumi dan Zion Suzuki merupakan incaran utamanya.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT