GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Perlu Takut Badan Terlalu Kurus saat Puasa Ramadhan, Ini Solusi Sehat dan Proporsional ala dr. Zaidul Akbar

Tak perlu takut badan terlalu kurus saat puasa Ramadhan, ini solusi sehat dan tubuh proporsional ala dr. Zaidul Akbar.
Rabu, 11 Februari 2026 - 04:31 WIB
Ilustrasi Puasa
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

tvOnenews.com - Menjelang dan selama Ramadhan, tak sedikit orang yang mulai khawatir dengan kondisi tubuhnya. 

Salah satu kekhawatiran yang sering muncul adalah badan menjadi terlalu kurus akibat berpuasa sebulan penuh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Ramadhan sejatinya bukan hanya waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbaiki pola hidup agar lebih sehat dan seimbang.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, dr. Zaidul Akbar memberikan penjelasan yang menenangkan. 

Dalam tayangan di kanal YouTube Bamol TV yang diunggah pada 2 Oktober 2021, ia menegaskan bahwa puasa tidak perlu ditakuti, selama dijalani dengan pemahaman yang benar tentang tubuh dan kebutuhan makan.

Ilustrasi diet
Ilustrasi diet
Sumber :
  • Pexels/SHVETS production

Puasa Bukan Sekadar Menurunkan Berat Badan

Dr. Zaidul Akbar mengakui bahwa secara logika, orang yang mengurangi makan memang berpotensi mengalami penurunan berat badan. 

Namun, ia menegaskan bahwa tujuan puasa bukanlah sekadar membuat tubuh menjadi kurus.

“Orang yang tidak makan sudah pasti akan kurus. Tapi saya tidak mengajarkan orang untuk menurunkan berat badan, melainkan membangun kebiasaan hidup sehat dari puasa,” ujarnya.

Menurutnya, kunci utama bukan pada seberapa banyak makanan yang dikonsumsi, melainkan bagaimana seseorang mengatur waktu dan porsi makan.

“Jangan makan berlebihan. Kapan harus makan dan kapan harus berhenti, itu kita yang ngatur,” jelasnya.

Dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa tubuh manusia sejatinya memiliki sistem alami untuk menyeimbangkan dirinya sendiri, selama diberikan perlakuan yang tepat.

“Dan indikatornya adalah badan kita. Ketika kita sudah memperbaiki badan kita, maka otomatis tubuh akan menyeimbangkan sendiri,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa banyak orang merasa tubuhnya terlalu kurus, padahal secara medis berat badannya sudah ideal jika dihitung menggunakan indeks massa tubuh (IMT).

Jika kondisi tubuh sudah berada di angka ideal, maka yang perlu dilakukan bukanlah menambah atau mengurangi secara berlebihan, melainkan menjaga kestabilannya.

Ilustrasi puasa Ramadhan
Ilustrasi puasa Ramadhan
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Menyesuaikan Asupan dengan Kebutuhan Tubuh

Bagi mereka yang ingin menambah massa otot atau menjaga berat badan tetap sehat selama puasa, dr. Zaidul Akbar menyarankan penyesuaian asupan makanan sesuai tujuan.

Jika ingin menambah massa otot, asupan protein bisa ditingkatkan. 

Sementara itu, penambahan kalori bisa dilakukan melalui karbohidrat secukupnya. 

Sebaliknya, jika tubuh sudah cenderung kurus, konsumsi buah-buahan bisa dikurangi dan diganti dengan sumber protein.

Protein tidak harus selalu dari hewani. Ia menyebut protein nabati seperti tempe dan alpukat sebagai pilihan yang baik, sementara protein hewani bisa diperoleh dari ikan.

“Setiap orang polanya beda-beda. Kalau badannya sudah cukup baik ya sudah, nggak usah diturunkan lagi. Pertahankan saja cara makannya,” ucapnya.

Pola Makan Ideal: Berkualitas, Bukan Berlebihan

Dr. Zaidul Akbar juga mengungkapkan pandangannya tentang waktu makan yang ideal. 

Menurutnya, makan utama sebenarnya cukup dilakukan di siang hari, sementara waktu lainnya diisi dengan makanan ringan yang tidak memberatkan tubuh.

Makanan ringan tersebut bisa berupa buah, sayur, kurma, atau kacang-kacangan. 

Dengan pola seperti ini, asupan kalori tidak terus-menerus penuh sehingga tubuh berada pada kondisi lapar yang terkontrol.

“Kalau tubuh berada pada fase lapar, tubuh akan meng-autodetoks. Itu kuncinya,” kata dr. Zaidul Akbar.

Ia pun menegaskan pentingnya menghindari kebiasaan terlalu sering kenyang.

“Selain itu, jangan sering-sering kenyang. Sekali makan, berkualitas, bergizi, tapi tidak bikin terlalu kenyang,” tambahnya.

Puasa sebagai Jalan Sehat dan Seimbang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa puasa Ramadhan bukanlah ancaman bagi kesehatan tubuh. 
Justru sebaliknya, puasa bisa menjadi sarana membangun pola hidup yang lebih disiplin, seimbang, dan selaras dengan kebutuhan alami tubuh.

Selama dijalani dengan ilmu, kesadaran, dan niat yang benar, puasa Ramadhan tidak akan membuat tubuh melemah, melainkan membantu menjaga kesehatan sekaligus menyempurnakan ibadah. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, 19.312 Huntara Rampung dan Rp860 Miliar Digelontorkan

Pemerintah Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, 19.312 Huntara Rampung dan Rp860 Miliar Digelontorkan

Pemerintah terus menggeber percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.
Kejagung Serahkan Hasil Sitaan Satgas PKH ke Negara, Tumpukan Uang Rp10,27 Triliun Menggunung Bak Piramida

Kejagung Serahkan Hasil Sitaan Satgas PKH ke Negara, Tumpukan Uang Rp10,27 Triliun Menggunung Bak Piramida

Tak hanya menyerahkan uang sitaan, Satgas PKH juga menyerahkan lahan sitaan seluas 2,3 juta hektare hasil penertiban kawasan hutan.
Kekhawatiran Besar Dedi Mulyadi soal Masa Depan Petani Indonesia: Nanti Tak Ada Lagi yang Mau Turun ke Sawah

Kekhawatiran Besar Dedi Mulyadi soal Masa Depan Petani Indonesia: Nanti Tak Ada Lagi yang Mau Turun ke Sawah

Dedi Mulyadi ungkap kekhawatiran besar soal masa depan petani Indonesia. Ia takut 20 tahun lagi tak ada generasi muda mau turun sawah. Simak pernyataannya!
Siap Jalani Sidang Tuntutan Meski Harus Jalani Operasi Setelahnya, Nadiem Makarim: Saya Hadapi

Siap Jalani Sidang Tuntutan Meski Harus Jalani Operasi Setelahnya, Nadiem Makarim: Saya Hadapi

Nadiem Makarim dijadwalkan menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
FIFA Beri Izin, Timnas Irak Segera Dapat Dua Pemain Diaspora Baru untuk Piala Dunia 2026

FIFA Beri Izin, Timnas Irak Segera Dapat Dua Pemain Diaspora Baru untuk Piala Dunia 2026

Timnas Irak dilaporkan akan diperkuat oleh dua pemain diaspora tambahan untuk Piala Dunia 2026. FIFA sudah memberikan lampu hijau karena keduanya memenuhi syarat eligibilitas.
Jadwal UFC Vegas 117 Akhir Pekan Ini: Ada Duel Arnold Allen vs Melquizael Costa di Kelas Bulu

Jadwal UFC Vegas 117 Akhir Pekan Ini: Ada Duel Arnold Allen vs Melquizael Costa di Kelas Bulu

Jadwal UFC Vegas 117 akhir pekan ini, di mana ada duel seru antara Arnold Allen vs Melquizael Costa di kelas bulu (featherweight).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT