GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-Hati, Usai Lebaran Serangan Jantung Bisa Meningkat Drastis, Ini Faktor Pemicunya

Waspada setelah Lebaran, risiko serangan jantung bisa meningkat akibat pola makan, stres, dan perubahan rutinitas. Kenali faktor pemicunya sejak dini.
Minggu, 22 Maret 2026 - 14:47 WIB
Ilustrasi serangan jantung
Sumber :
  • (ANTARA/Pexels)

tvOnenews.com - Periode libur Lebaran atau Idul Fitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, serta hidangan lezat yang melimpah.

Momen ini menjadi waktu yang dinanti untuk berkumpul bersama keluarga, menikmati berbagai makanan khas, hingga melepas penat setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di balik suasana tersebut, ada risiko kesehatan yang sering kali tidak disadari, yakni meningkatnya kasus serangan jantung setelah Lebaran.

Risiko Serangan Jantung Saat Liburan

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kejadian serangan jantung cenderung meningkat selama periode liburan panjang.

Meski banyak studi dilakukan pada momen seperti Natal dan Tahun Baru, pola yang ditemukan juga relevan untuk Lebaran.

Hal ini disebabkan oleh kesamaan kebiasaan selama liburan, seperti perubahan pola makan, aktivitas fisik yang menurun, hingga gangguan pola tidur.

Kombinasi faktor-faktor tersebut dapat memicu gangguan pada sistem kardiovaskular.

Peningkatan ini bahkan terlihat dari lonjakan angka kematian akibat penyakit jantung pada periode tertentu yang bertepatan dengan musim liburan.

Salah satu faktor terbesar penyebab meningkatnya risiko serangan jantung setelah Lebaran adalah perubahan pola makan yang drastis.

Hidangan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan berbagai kue kering umumnya mengandung lemak jenuh tinggi, gula berlebih, garam atau natrium tinggi.

Ilustrasi Sakit GERD Mirip Serangan Jantung
Ilustrasi Sakit GERD Mirip Serangan Jantung
Sumber :
  • Freepik/user18526052

Konsumsi makanan tersebut dalam jumlah besar dapat meningkatkan tekanan darah, kadar kolesterol, serta risiko pembekuan darah.

Kondisi ini tentu berbahaya, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi.

Selain itu, frekuensi makan yang meningkat dan porsi yang lebih besar dari biasanya membuat jantung bekerja lebih keras.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan dalam jumlah besar dapat memicu kejadian jantung akut dalam waktu beberapa jam setelah konsumsi.

Selama Lebaran, banyak orang cenderung mengurangi aktivitas fisik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Waktu lebih banyak dihabiskan untuk berkumpul, duduk, dan menikmati makanan. Kurangnya aktivitas ini dapat memperburuk kondisi metabolisme tubuh.

Di sisi lain, pola tidur juga sering terganggu. Begadang, perjalanan mudik, serta perubahan jadwal harian dapat memengaruhi ritme tubuh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Atas Kuda Putih, Dedi Mulyadi Bawa Mahkota Binokasih Keliling Cianjur dan Disambut Ribuan Warga

Di Atas Kuda Putih, Dedi Mulyadi Bawa Mahkota Binokasih Keliling Cianjur dan Disambut Ribuan Warga

Kehadiran Dedi Mulyadi di atas kuda putih menghadirkan nuansa layaknya perjalanan kerajaan tempo dulu. KDM memimpin Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Kabupaten
Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 17 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 17 Orang

Korban tewas akibat kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, kemba
KADIN Ungkap Ada Kenaikan Biaya Usaha di Tengah Tekanan Global

KADIN Ungkap Ada Kenaikan Biaya Usaha di Tengah Tekanan Global

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengungkap biaya usaha meningkat di tengah tekanan global, mulai geopolitik hingga fluktuasi mata uang.
Dukung Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan, Ibas Ajak Anak Muda Pacitan Go Digital

Dukung Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan, Ibas Ajak Anak Muda Pacitan Go Digital

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan ekonomi kreatif merupakan potensi besar yang belum tergarap optimal dan dapat menjadi lokomotif baru pertumbuhan ekonomi, dengan mendorong kolaborasi lintas sektor seperti UMKM, pariwisata, seni budaya, hingga perdagangan berbasis digital.
Jajal Sirkuit Le Mans untuk Pertama Kalinya, Toprak Razgatlioglu Akui Bersemangat Hadapi MotoGP Prancis 2026

Jajal Sirkuit Le Mans untuk Pertama Kalinya, Toprak Razgatlioglu Akui Bersemangat Hadapi MotoGP Prancis 2026

Rookie di MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu untuk pertama kalinya akan menjajal Sirkuit Le Mans pada gelaran grand prix Prancis akhir pekan ini.
Lansia 87 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Tangan Anak Kandungnya Sendiri

Lansia 87 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Tangan Anak Kandungnya Sendiri

Palahiyah (87) seorang lansia di Kecamatan Gelumbang, meregang nyawa dihabisi oleh anak perempuan kandungnya sendiri. Tidak hanya itu saja, cucu yang selama ini

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar Gembira untuk John Herdman, Pemain Andalan Timnas Indonesia Comeback Lebih Cepat dari Cedera ACL

Kabar baik datang dari Asnawi Mangkualam. Usai diprediksi absen panjang akibat cedera ACL, pemain andalan Timnas Indonesia itu kini sudah mengikuti latihan.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri Minta Maaf Usai Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Megatron Minta Doa dari Volimania

Megawati Hangestri meminta maaf kepada para penggemarnya karena memutuskan mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di sejumlah ajang internasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT