News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
Minggu, 26 April 2026 - 00:00 WIB
Ilustrasi haji.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Di tengah padatnya rangkaian ibadah haji, perhatian jemaah sering kali terfokus pada stamina dan kondisi fisik.

Namun, ada aspek penting lain yang tidak boleh diabaikan, yaitu cara menyimpan obat dengan benar, terutama di tengah suhu panas ekstrem seperti di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi jemaah yang memiliki kondisi kesehatan tertentu dan harus rutin mengonsumsi obat, hal ini menjadi sangat krusial.

Suhu di Arab Saudi saat musim haji dapat melampaui 40 derajat Celsius.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi stabilitas obat jika tidak disimpan dengan tepat. Banyak orang masih beranggapan bahwa obat aman selama belum melewati tanggal kedaluwarsa.

Padahal, suhu tinggi dapat mempercepat proses degradasi zat aktif dalam obat, sehingga efektivitasnya menurun bahkan sebelum masa berlaku habis.

Dalam situasi ibadah haji, di mana akses terhadap obat pengganti tidak selalu mudah, menjaga kualitas obat menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan.

Berikut beberapa cara aman yang perlu diperhatikan oleh jemaah haji.

Pertama, perhatikan suhu penyimpanan obat. Sebagian besar obat dirancang untuk disimpan pada suhu ruang, yaitu sekitar 20–25 derajat Celsius.

Ilustrasi obat sirop
Ilustrasi obat sirop
Sumber :
  • Freepik

Ketika suhu lingkungan jauh lebih tinggi, struktur kimia obat bisa berubah. Obat-obatan dalam bentuk cair, antibiotik, dan yang berbasis protein sangat rentan terhadap panas.

Paparan suhu di atas 30 derajat Celsius dalam waktu lama dapat menyebabkan penurunan efektivitas terapi.

Karena itu, hindari menyimpan obat di tempat yang mudah panas seperti di dalam kendaraan, tas yang terkena sinar matahari langsung, atau dekat jendela.

Gunakan tas berinsulasi atau simpan obat di ruangan berpendingin bila memungkinkan.

Kedua, lindungi obat dari paparan sinar matahari langsung. Selain suhu, cahaya terutama sinar ultraviolet juga dapat merusak kandungan obat.

Proses yang dikenal sebagai fotodegradasi ini dapat mengubah komposisi kimia obat dan menurunkan khasiatnya.

Beberapa jenis obat seperti antibiotik, obat kulit, dan vitamin tertentu sangat sensitif terhadap cahaya.

Itulah sebabnya banyak obat dikemas dalam botol berwarna gelap. Saat berhaji, hindari menyimpan obat dalam plastik transparan atau kantong terbuka. Lebih baik tetap menggunakan kemasan asli dan simpan di dalam tas tertutup.

Ketiga, perhatikan obat yang memerlukan penyimpanan khusus atau cold chain, seperti insulin.

Obat jenis ini biasanya harus disimpan pada suhu 2–8 derajat Celsius sebelum digunakan. Dalam kondisi haji, hal ini menjadi tantangan tersendiri.

Insulin yang terpapar suhu tinggi dapat kehilangan efektivitasnya meskipun tidak mengalami perubahan fisik yang terlihat.

Untuk mengatasinya, jemaah disarankan menggunakan cooling pouch atau tas pendingin portabel. Namun, perlu diingat bahwa insulin tidak boleh dibekukan karena suhu terlalu rendah juga dapat merusak struktur protein di dalamnya.

Keempat, simpan obat dalam kemasan asli dan pastikan label tetap jelas terbaca. Memindahkan obat ke wadah lain memang sering dilakukan untuk alasan kepraktisan, tetapi hal ini dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan.

Kemasan asli dirancang untuk melindungi obat dari cahaya dan kelembapan, sekaligus memuat informasi penting seperti dosis, aturan pakai, dan tanggal kedaluwarsa.

Dalam situasi haji yang dinamis, label yang jelas sangat membantu, terutama jika membutuhkan bantuan tenaga medis.

Kelima, waspadai tanda-tanda obat yang sudah tidak stabil. Tidak semua obat yang rusak menunjukkan perubahan yang jelas, tetapi beberapa indikator bisa dikenali.

Perubahan warna, bau, atau tekstur dapat menjadi tanda bahwa obat sudah tidak layak digunakan. Pada obat cair, munculnya kekeruhan atau partikel bisa menjadi indikasi degradasi.

Sementara pada tablet, perubahan warna atau bentuk retak perlu diwaspadai. Jika menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya tidak menggunakan obat dan segera mencari alternatif di fasilitas kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan memahami cara penyimpanan obat yang tepat, jemaah haji dapat meminimalkan risiko kesehatan selama menjalankan ibadah.

Kondisi cuaca ekstrem, paparan sinar matahari, serta keterbatasan fasilitas membuat perhatian terhadap detail kecil seperti ini menjadi sangat penting agar obat tetap aman dan efektif saat dibutuhkan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut
Perayaan HUT ke-81 RI Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Budaya, Wastra, Kuliner dan UMKM Daerah

Perayaan HUT ke-81 RI Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Budaya, Wastra, Kuliner dan UMKM Daerah

Perayaan HUT ke-81 RI menjadi momentum mengenalkan kembali budaya, wastra, kuliner, seni, dan komoditas UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

Trending

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

Revnaldo Ega, MC di booth Newport akhirnya meminta maaf setelah video sayembara satu botol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha menuai kecaman luas.
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT