Lebih Sehat Mana, Sahur pakai Roti atau Nasi? dr Zaidul Akbar Beberkan Fakta Gizinya
- Freepik
Jakarta, tvOnenews.com- Menjalankan puasa senin-kamis menjadi salah amalan sunnah yang umum dikerjakan umat muslim. Salah satu yang dipertimbangkan yakni menu sahurnya.
Beragam menu sahur bisa disajikan saat bersama keluarga atau sendiri. Namun dilema, jika harus memilih antara nasi dan roti.
Sehubungan pilihan tersebut, muncul pertanyaan, lebih sehat makan nasi atau roti saat sahur ? simak penjelasan dr Zaidul Akbar.
- Tangkapan layar Youtube dr Zaidul Akbar Official
Menurut Pendakwah indonesia itu, gizi roti dan nasi ada perbedaan. Sebab makan roti dan nasi biasa opsi pilihan saat sarapan maupun makan malam.
Dalam penjelasannya ahli kesehatan herbal itu, menyebut kedua makanan ini mengandung karbohidrat yang jadi sumber zat gizi dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber tenaga.
Maka perlu dipahami berdasarkan jenisnya, karbohidrat terbagi menjadi dua yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.
Lebih lanjut kata dr Zaidul mengingatkan tidak memakan yang ada tambahan gulanya.
"Kalau bahasa saya segala jenis produk turunannya (gula), berarti kalau roti pakai gula enggak? Pakai. Berarti enggak usah makan," kata dia dalam youtubenya, dikutip Minggu (31/5).
Lalu karbohidrat sederhana hanya mengandung satu atau dua molekul gula (glukosa) dan tidak mengandung zat gizi lain tapi mudah dicerna dan merangsang produksi hormon insulin mengakibatkan kadar gula darah segera meningkat, contoh gula pasir, gula aren, gula tepung, gula kastor, gula batu, sirup, dan karamel.
Sementara kedua ada, karbohidrat kompleks selain mengandung molekul glukosa, juga mengandung zat gizi lain seperti vitamin dan serat.
Mqka kandungan seratnya dicerna tubuh secara perlahan dan dapat memberikan energi atau tenaga secara bertahap oleh karenanya tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Contohnya nasi, kentang, ubi, singkong, jagung, havermout, biskuit, mi, roti, dan tepung.
Kesimpulannya, dari kedua pilihan makanan di atas Roti dan Nasi sama-sama jenis karbohidrat komplek. Maka mudah meningkatkan kadar gula dalam tubuh.
Sehubungan dengan itu, Zaidul Akbar pernah menjelaskan soal kandungan soal roti yang dijadikan sarapan atau santapan utama. Katanya perlu dibatasi dan sebaiknya dihindari.
Dia menegaskan kalau dalam roti biasa yang dimakan mengandung banyak gula. Apalagi hadir dengan berbagai varian rasa.
Dengan begitu, dr Zaidul menyarankan agar beralih ke roti gandum. Sebab roti ini rasanya lebih original atau tanpa gula tambahan.
"Kalau tetep (mau) makan roti, ya carilah roti gandum yang tawar, lebih bail," saran dia.
Sebagai catatan, langkah baiknya konsultasikan kembali dengan dokter anda. Jenis makan mana lebih cocok untuk anda. Informasi ini sebagai referensi anda.
Sebab makan nasi diperbolehkan tetapi sangat dianjurkan untuk memilih yang nasi merah. Sebab merangkum dari berbagai sumber, kalori paling rendah yaitu nasi merah, dan kalori tertinggi adalah roti putih.
Diperlukan agar kita lebih cerdas memilih makanan rendah kalori. Itu penting untuk Anda yang sedang menjalani atau menjaga berat badan dengan rendah kalori atau defisit kalori. (klw)
Load more