News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Jenis Narkoba yang Paling Sering Disalahgunakan, Kenali Efeknya Sebelum Terlambat!

Kenali jenis-jenis narkoba yang paling sering disalahgunakan beserta dampaknya bagi kesehatan fisik dan mental. Simak penjelasan lengkap berdasarkan data WHO
Selasa, 30 Juni 2026 - 21:53 WIB
ilustrasi jenis-jenis narkoba dan dampaknya bagi kesehatan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Tidak hanya merenggut masa depan jutaan anak muda, penggunaan narkotika juga meningkatkan risiko gangguan mental, penyakit kronis, hingga kematian akibat overdosis. 

Meski kampanye antinarkoba terus digencarkan, angka penyalahgunaan zat adiktif masih menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan World Drug Report dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), lebih dari 290 juta orang di dunia menggunakan narkoba dalam beberapa tahun terakhir. 

Sementara itu, World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa gangguan akibat penggunaan narkoba (drug use disorders) menjadi salah satu persoalan kesehatan global karena berkaitan erat dengan depresi, psikosis, penyakit menular, hingga meningkatnya angka kematian dini.

Indonesia juga menghadapi tantangan serupa. Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat jutaan masyarakat Indonesia pernah terpapar narkoba, dengan kelompok usia produktif menjadi yang paling rentan. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai jenis-jenis narkoba beserta dampaknya masih sangat diperlukan agar masyarakat tidak mudah terjerumus.

Mengapa Narkoba Sangat Berbahaya?

Narkoba atau narkotika, psikotropika, dan zat adiktif bekerja langsung pada sistem saraf pusat. Zat-zat tersebut dapat merangsang, menekan, atau mengacaukan kerja otak sehingga mengubah cara seseorang berpikir, merasakan emosi, hingga berperilaku.

Menurut National Institute on Drug Abuse (NIDA), narkoba memicu lonjakan dopamin dalam jumlah sangat tinggi. 

Dopamin merupakan zat kimia yang menimbulkan rasa senang. Ketika otak terus-menerus dibanjiri dopamin akibat narkoba, tubuh berhenti memproduksi dopamin secara normal sehingga pengguna membutuhkan dosis yang semakin besar untuk merasakan efek yang sama. Inilah yang menjadi awal terjadinya kecanduan.

Selain merusak otak, penyalahgunaan narkoba juga dapat menyebabkan kerusakan jantung, paru-paru, hati, ginjal, hingga meningkatkan risiko HIV dan hepatitis akibat penggunaan jarum suntik secara bergantian.

8 Jenis Narkoba yang Paling Sering Disalahgunakan

1. Kokain

Kokain merupakan stimulan kuat yang berasal dari ekstrak daun tanaman koka. Meski dalam kondisi tertentu digunakan untuk keperluan medis, penyalahgunaan kokain dapat memicu euforia sesaat yang diikuti keinginan kuat untuk menggunakannya kembali.

Efek sampingnya meliputi peningkatan denyut jantung, tekanan darah tinggi, kehilangan nafsu makan, gangguan tidur, kecemasan, depresi, aritmia, stroke, serangan jantung, hingga overdosis yang dapat berujung kematian.

2. Ganja

Ganja berasal dari tanaman Cannabis sativa yang mengandung senyawa psikoaktif THC. Zat ini memengaruhi area otak yang mengatur ingatan, konsentrasi, koordinasi tubuh, dan pengambilan keputusan.

Dalam jangka pendek, pengguna dapat merasakan sensasi rileks atau euforia. Namun penggunaan berulang meningkatkan risiko gangguan daya ingat, sulit berkonsentrasi, depresi, paranoia, gangguan pernapasan, hingga meningkatnya risiko psikosis, terutama pada remaja yang otaknya masih berkembang.

Di beberapa negara seperti Kanada dan Jerman, ganja digunakan secara terbatas untuk terapi medis dengan pengawasan ketat. Namun di Indonesia, ganja masih termasuk narkotika yang dilarang karena risiko penyalahgunaannya dinilai lebih besar daripada manfaatnya.

3. Ekstasi (MDMA)

Ekstasi merupakan obat sintetis yang memiliki efek stimulan sekaligus halusinogen. Obat ini sering disalahgunakan di tempat hiburan malam karena memberikan sensasi berenergi, lebih percaya diri, dan merasa bahagia.

Sayangnya, setelah efek tersebut hilang, pengguna sering mengalami depresi, kecemasan, sulit tidur, dan kelelahan berat.

Penggunaan dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan hipertermia (suhu tubuh sangat tinggi), gangguan irama jantung, kerusakan ginjal, hingga gagal organ yang mengancam nyawa.

4. Heroin (Putaw)

Heroin termasuk golongan opioid yang berasal dari tanaman opium poppy. Zat ini bekerja sebagai depresan yang memperlambat aktivitas otak dan sistem pernapasan.

Pengguna biasanya merasakan ketenangan dan rasa nyaman sesaat. Namun setelah itu muncul kantuk berlebihan, kesulitan berpikir, mual, mulut kering, pupil mengecil, hingga gangguan pernapasan.

WHO menyebut opioid menjadi penyebab sebagian besar kematian akibat overdosis narkoba di dunia karena mampu menghentikan fungsi pernapasan dalam waktu singkat.

Dampak Narkoba Tidak Hanya Fisik, tetapi Juga Mental

Selain merusak organ tubuh, narkoba juga menyebabkan gangguan kesehatan mental yang sering kali berlangsung lama.

Pengguna berisiko mengalami depresi, gangguan kecemasan, perubahan kepribadian, psikosis, halusinasi, hingga perilaku agresif.

Penelitian yang dipublikasikan dalam The Lancet Psychiatry juga menunjukkan bahwa penggunaan ganja berkadar THC tinggi secara terus-menerus meningkatkan risiko gangguan psikotik pada kelompok usia muda.

Tidak sedikit pula pengguna yang kehilangan kemampuan mengendalikan emosi, mengalami gangguan daya ingat, sulit berkonsentrasi, hingga kehilangan pekerjaan dan hubungan sosial akibat kecanduan.

Jika diinginkan, saya juga bisa membuat artikel ini lebih ramah SEO dengan panjang sekitar 1.500 kata yang berpotensi bersaing di halaman pertama Google. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

Memasuki awal Juli 2026, energi astrologi diprediksi membawa perubahan positif dalam kehidupan asmara bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang makin harmonis?
Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri komponen kapal nasional dinilai masih menghadapi tantangan besar untuk bisa bersaing di tengah tingginya kebutuhan sektor maritim dalam negeri.
Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Republik Ceko mengkonfirmasi kepergian sang pelatih setelah kedua belah pihak sepakat untuk memutus kontrak usai kegagalan tim di Piala Dunia. 

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Timnas Voli Indonesia tak masuk dalam daftar peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026. Pasalnya, skuad Garuda tak lolos ke ajang bergengsi ini meski baru saja meraih gelar juara AVC Men's Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT