Rahasia Awet Muda Shakira di Usia 49 Tahun Terungkap, Ritual Sebelum Naik Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan
- Instagram @shakira
tvOnenews.com - Penampilan Shakira di panggung Halftime Show Final Piala Dunia 2026 sukses menjadi salah satu momen paling berkesan dalam ajang sepak bola terbesar di dunia.
Di hadapan puluhan ribu penonton di MetLife Stadium, New Jersey, penyanyi asal Kolombia itu tampil energik membawakan lagu resmi Piala Dunia bertajuk Dai Dai bersama Burna Boy.
Yang membuat publik semakin takjub bukan hanya aksi panggungnya.
Di usia 49 tahun, Shakira tetap tampil prima dengan stamina luar biasa, vokal stabil, tarian penuh tenaga, serta kulit yang tampak sehat dan bercahaya.
- REUTERS/Jeenah Moon
Penampilannya memunculkan pertanyaan besar di kalangan penggemar: apa sebenarnya rahasia awet muda Shakira?
Ternyata, jawabannya bukan berasal dari satu produk kecantikan tertentu.
Shakira menjalani kombinasi gaya hidup sehat, rutinitas perawatan kulit yang konsisten, pola makan disiplin, hingga latihan fisik yang telah dijaganya selama bertahun-tahun.
Final Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah bagi Shakira. Ia kembali dipercaya tampil di panggung Piala Dunia, menjadikannya salah satu artis dengan penampilan terbanyak di ajang sepak bola empat tahunan tersebut.
Meski telah berkarier lebih dari tiga dekade, penampilannya dinilai nyaris tidak berubah dibandingkan saat pertama kali tampil di Piala Dunia 2006.
Tubuhnya tetap bugar, gerakannya lincah, dan wajahnya terlihat segar meski harus berada di bawah sorotan lampu panggung selama pertunjukan berlangsung.
Ritual Sebelum Naik Panggung, Red Light Therapy Jadi Andalan
Salah satu persiapan yang selalu dilakukan Shakira sebelum tampil adalah red light therapy atau terapi cahaya merah.
Dalam video yang pernah dibagikannya, Shakira memperlihatkan dirinya menggunakan perangkat terapi cahaya merah sebelum dirias oleh tim makeup.
Perawatan ini dipercaya membantu mengurangi peradangan pada kulit, meredakan kemerahan, membantu proses regenerasi kulit, serta merangsang produksi kolagen.
Menurut sejumlah penelitian dermatologi, terapi cahaya merah memang banyak digunakan dalam dunia estetika sebagai terapi pendukung untuk meningkatkan elastisitas kulit dan mempercepat pemulihan jaringan.
Meski demikian, efektivitasnya dapat berbeda pada setiap orang dan tetap membutuhkan penggunaan yang sesuai anjuran.
Load more