News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Langsung Disapu! Begini Cara Aman Membersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Rumah

Dokter mengingatkan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang belakangan ini sebagiannya telah masuk ke area rumah tidak perlu disapu karena berbahaya.
Senin, 7 September 2026 - 19:14 WIB
Ilustrasi terdampak abu vulkanik
Sumber :
  • Tim tvOne/Wawan Sugiarto

Jakarta, tvOnenews.com - Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini dilaporkan menyebar ke sejumlah wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa hingga sebagian besar bergerak menuju Samudra Hindia.

Tak sedikit abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terbawa dapat masuk ke rumah melalui pintu, jendela, ventilasi, maupun celah bangunan. Meski terlihat debu biasa, abu vulkanik mempunyai karakter berbeda dan dapat mengganggu kualitas udara di dalam rurmah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, masyarakat khususnya di Pulau Sumatera, Banten, dan Jabodetabek jangan terburu-buru menyapu apu dalam kondisi kering. Cara membersihkan abu vulkanik yang keliru justru membahayakan kesehatan.

Seorang dokter bernama Kevin Mak berbagi tips saat abu vulkanik yang terbawa angin telah masuk ke rumah. Ia menyampaikan alasan jangan disapu terlebih dahulu.

"Tolong kalau kamu di daerah terdampak abu vulkanik dan sudah mulai masuk ke rumah atau ke kendaraan, jangan disapu," ujar dokter Kevin Mak dikutip dari Instagram pribadinya, Senin (7/9/2026).

Kenapa Abu Vulkanik Tidak Boleh Langsung Disapu?

Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau
Sumber :
  • Badan Geologi KESDM

Merujuk dari Volcanoes USGS, abu vulkanik bukan hasil pembakaran seperti material lembut dan halus yang dihasilkan dari pembakaran kayu, daun, atau kertas, melainkan terbentuk dari pecahan batuan, mineral, dan kaca vulkanik.

Ukuran abu vulkanik biasanya mulai dari pasir hingga seperti tanah liat, mulai dari 2 mm (1/12 inci) hingga kurang dari 0,004 mm (1/256 inci). Abu ini bersifat keras, abrasif, sedikit korosif.

"Kenapa jangan disapu? Karena kalau abu vulkanik seperti itu dasarnya di bawah mikroskop, dia partikelnya tajam," tuturnya.

Abu vulkanik tercipta dari letusan gunung berapi yang ekxplosif. Letusan dalam kondisi ni terjadi saat gas terlarut dalam batuan cair (magma) mengembang ketika magma naik yang keluar begitu dahsyat ke udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekuatan gas yang keluar dari dalam gunung menghancurkan batuan padat. Magma yang berada di udara dapat mengeras menjadi fragmen batuan vulkanik dan kaca. Dari angin pun meniup partikel abu yang sangat kecil menyebar ke berbagai wilayah.

"Bisa dibilang hampir seperti pecahan batu atau bongkahan batu kecil-kecil," kata dokter Kevin Mak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Jadwal MotoGP Australia 2026: Balapan Terakhir di Phillip Island jadi Medan Pertarungan Jorge Martin vs Marc Marquez

Jadwal MotoGP Australia 2026: Balapan Terakhir di Phillip Island jadi Medan Pertarungan Jorge Martin vs Marc Marquez

Jadwal MotoGP Australia 2026 yang berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Phillip Island dan akan menjadi medan pertarungan antara Jorge Martin vs Marc Marquez.
Bukan Pengusaha atau Negara Tetangga, Bakom RI Ungkap Musuh Utama Indonesia dalam Kasus Karhutla

Bukan Pengusaha atau Negara Tetangga, Bakom RI Ungkap Musuh Utama Indonesia dalam Kasus Karhutla

Pemerintah secara tegas menyatakan musuh utama dalam penanganan karhutla bukanlah pihak-pihak, seperti pengusaha, kelompok masyarakat, maupun negara tetangga. 
Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann masuk dalam bursa calon pelatih Manchester United di tengah tekanan yang semakin besar terhadap Michael Carrick akibat rentetan hasil buruk.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
10 Teknologi Otomotif Terbaru 2026, Mobil Kini Bisa Deteksi Kerusakan hingga Prediksi Risiko!

10 Teknologi Otomotif Terbaru 2026, Mobil Kini Bisa Deteksi Kerusakan hingga Prediksi Risiko!

Simak 10 teknologi otomotif terbaru 2026, mulai dari inspeksi berbasis AI, mobil listrik, perawatan prediktif, hingga sistem keselamatan pintar. Perkembangan

Trending

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026 sektor tunggal putra antara Alwi Farhan menghadapi wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus di Grand Paris Arena, Paris, hari Kamis 22 Oktober.
Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026 sektor ganda campuran antara wakil Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dari Chinese Taipei.
Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Juara bertahan musim ini, Marc Marquez memutuskan untuk menghadapi MotoGP Australia akhir pekan ini dengan santai dan tanpa beban.
Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Pelatih GS Caltex, Lee Young-taek, mengakui kehebatan Megawati Hangestri yang pernah membuat timnya kesulitan saat berlaga di Liga Voli Korea di musim 2024/2025
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT