News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Nekat Pakai Narkoba? Ini Risiko Gangguan Organ Pecandu

"Jelas ada bagian otak yang terganggu, yaitu bagian kognisi. Orang pakai narkotika, dengan cara apapun, akan terlihat bahwa bagian aktif dari otaknya makin lama makin berkurang. Akan ada penurunan kognitif," kata dr. Ratna.
Senin, 13 Juni 2022 - 22:24 WIB
Penggunaan narkoba jangka panjang berisiko ganggu organ tubuh
Sumber :
  • Antara

Jakarta, - Dokter spesialis kedokteran jiwa atau psikiater dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr. Ratna Mardiati, Sp.KJ(K) mengatakan, penggunaan narkoba jangka panjang akan sangat berisiko mengganggu kerja organ tubuh, salah satunya otak.

"Jelas ada bagian otak yang terganggu, yaitu bagian kognisi. Orang pakai narkotika, dengan cara apapun, akan terlihat bahwa bagian aktif dari otaknya makin lama makin berkurang. Akan ada penurunan kognitif," kata dr. Ratna di Jakarta, Senin.

Selain menimbulkan penurunan kognitif, Ratna yang kini berpraktik di Klinik Angsamerah itu juga mengatakan bahwa mengonsumsi narkoba terus-menerus akan membuat pengeluaran hormon dopamin di otak menjadi berlebihan.

"Kenapa orang menggunakan narkoba, merokok, itu karena mereka ingin senang, for release tension, artinya mengeluarkan dopamin. Kalau kita pakai tiap hari, dorong-mendorong dopamin menjadi keras sekali. Dopamin belum sempat dihasilkan, tapi terus didorong untuk keluar," ujarnya.

"Kalau dopamin habis, tidak dipulihkan lewat rehabilitasi, kita enggak bisa merasakan senang lagi. Kalau enggak senang, kita enggak bisa berpikir, enggak bisa rileks, enggak bisa berelasi dengan orang-orang, gampang marah," lanjutnya.

Selain otak, Ratna mengatakan organ lainnya juga akan terganggu jika seseorang sudah kecanduan narkoba. Jika narkoba digunakan dengan cara dihisap, misalnya ganja, maka yang terganggu adalah saluran pernapasan.

"Dia mudah sesak nafas. Jalan nafasnya jadi sempit, nafasnya ngos-ngosan. Jangka panjangnya, ada kerusakan di bronkus. Apalagi kalau dia sudah punya TBC misalnya, paru-parunya pasti lebih repot," imbuhnya.

Sementara untuk jenis narkoba yang penggunaannya dengan cara ditelan, Ratna mengatakan akan ada masalah pada liver yang salah satu fungsinya melakukan proses detoksifikasi atau membuang racun dalam tubuh.

"Kalau racunnya sedikit ya liver bisa atasi. Tapi kalau sudah pakai terus-terusan, bertahun-tahun, makin lama makin ke arah sirosis," ujar Ratna.

Tidak sampai di situ, Ratna mengatakan gangguan juga akan terjadi di usus, lambung, peredaran darah, jaringan otot, dan lain sebagainya, tergantung jenis narkoba yang dikonsumsi.

"Misalnya pakai ekstasi, sabu, itu kita jadi kurang bisa tidur. Motorik aktif secara berlebihan. Gerak terus. Lama-lama lelah, tapi tidak terasa lelah, biasanya jatuh saja lalu masuk rumah sakit. Ini karena ototnya enggak kuat untuk dipaksa beraktivitas terus-menerus," katanya.

Meski demikian, menurut Ratna, pecandu narkoba bisa pulih asal dirinya memiliki kemauan yang kuat untuk berubah serta mendapatkan pendampingan yang baik.

"Tergantung kita. Kalau mau memperbaiki diri, memulihkan diri, lambat laun akan pulih juga. Bahwa organ-organnya akan sempurna seperti dulu lagi, itu tidak bisa karena sel makin kita tua kan makin rusak juga. Tapi kita bisa tetap produktif dengan latihan, dengan tuntunan terapi," ujar Ratna.

Terakhir, agar tak terjerumus jauh ke dalam jeratan narkoba, Ratna mengingatkan bahwa tak perlu ragu untuk berkonsultasi ke psikolog atau psikiater jika merasa ada hal-hal dalam hidup yang menghambat produktivitas.

"Orang cari senang tentu karena susah, karena ada hambatan untuk menikmati hidup. Kalau kita merasa begitu, kenapa tidak untuk berkonsultasi sebelum menggunakan itu semua," pungkasnya.(ant/toz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pestapora 2026 Hari Pertama: Juicy Luicy Buka Pesta, Whisnu Santika Tutup dengan Dentuman EDM

Pestapora 2026 Hari Pertama: Juicy Luicy Buka Pesta, Whisnu Santika Tutup dengan Dentuman EDM

Pestapora 2026 hari pertama berlangsung meriah. Juicy Luicy membuka pesta, disusul Vierratale, Nassar, Kerispatih-Sammy, hingga Whisnu Santika.
Aktif Bangun Citra Polantas, Anggota Polresta Karawang Dapat Penghargaan dari Kapolri

Aktif Bangun Citra Polantas, Anggota Polresta Karawang Dapat Penghargaan dari Kapolri

Anggota bernama Aipda Syarif Hidayat,SH ini seorang anggota polresta Karawang yang aktif memberikan edukasi terhadap masyarakat Karawang melalui media sosial. 
Hamas Tegaskan Siap Implementasikan Peta Jalan Perdamaian Gaza

Hamas Tegaskan Siap Implementasikan Peta Jalan Perdamaian Gaza

Hamas melalui juru bicaranya, Hazem Qassem, menegaskan kesiapannya untuk mengimplementasikan peta jalan perdamaian di Jalur Gaza.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Pandangan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Surakarta, Pak Mayor Haristanto yang tidak melihat kritik sebagai sesuatu yang harus selalu dipertentangkan dengan pemerintah.
Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia Timur.

Trending

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT