3 Teknologi AI yang Diam-Diam Mengubah Dunia Rumah Sakit, Ada yang Bisa Analisis Retina
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
2. Robot Tidak Menggantikan Dokter, tetapi Membantu Operasi
AI juga mulai masuk ke ruang operasi melalui sistem navigasi dan robotik.
Dalam Hospital Expo 2026, salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah Robotic-Assisted Arthroplasty System. Perangkat ini dirancang untuk membantu prosedur penggantian sendi lutut, baik total maupun sebagian.
Sistem tersebut menggunakan navigasi robotik untuk membantu dokter melakukan tindakan dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.
Penting untuk membedakan antara operasi robotik dan anggapan bahwa robot menggantikan dokter. Dalam penerapan teknologi medis, sistem robotik berfungsi sebagai perangkat pendukung. Dokter tetap menjadi pihak yang menentukan tindakan berdasarkan kondisi pasien.
Model penggunaan seperti ini juga terlihat dalam perkembangan teknologi kesehatan di negara maju.
Di Inggris, misalnya, NHS telah menggunakan berbagai sistem AI untuk membantu proses diagnosis dan penanganan pasien. Salah satunya adalah teknologi pemindaian jantung berbasis AI yang dapat menghasilkan model tiga dimensi jantung untuk membantu dokter dalam menilai kondisi pasien.
NHS England melaporkan bahwa teknologi tersebut membantu mengurangi kebutuhan terhadap prosedur angiogram invasif pada kelompok pasien tertentu dan telah digunakan untuk membantu lebih dari 24.000 pasien sejak 2021.
Teknologi AI juga digunakan untuk membantu penanganan stroke. Sistem analisis pencitraan dapat membantu tenaga kesehatan mengidentifikasi pasien yang berpotensi membutuhkan tindakan tertentu secara lebih cepat.
Dari sini terlihat bahwa nilai utama AI dalam layanan kesehatan bukan hanya kemampuan menghitung atau menghasilkan data, tetapi juga kecepatan dalam mengolah informasi yang dibutuhkan tenaga medis.
3. AI Tidak Hanya Berada di Ruang Operasi
Melansir dari berbagai sumber, penggunaan kecerdasan buatan ternyata tidak berhenti pada diagnosis dan tindakan medis.
Dalam pameran yang sama, terdapat dental chair yang dapat dioperasikan menggunakan perintah suara. Teknologi tersebut menunjukkan bagaimana AI juga dapat diterapkan pada aktivitas operasional di fasilitas kesehatan.
Jika dikembangkan lebih jauh, teknologi berbasis suara dapat membantu menciptakan alur kerja yang lebih praktis bagi tenaga medis. Namun, manfaat sebenarnya tetap bergantung pada desain perangkat, tingkat akurasi sistem, keamanan, dan kesesuaiannya dengan kebutuhan pengguna.
Load more