GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oktober Jadi Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Yuk! Kenali Apa Itu Kanker Payudara

Oktober merupakan bulan kesadaran kanker payudara. Di bulan ini, seluruh dunia memperingati kanker payudara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat terhadap penyakit tersebut.
Senin, 24 Oktober 2022 - 15:08 WIB
Pita pink sebagai simbol kanker payudara
Sumber :
  • Pexels

Jakarta – Oktober merupakan bulan kesadaran kanker payudara. Di bulan ini, seluruh dunia memperingati kanker payudara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat terhadap penyakit tersebut.

Selain itu, bulan ini juga turut memberikan dukungan kepada pasien-pasien kanker payudara yang sedang berjuang. Pita berwarna merah muda pun menjadi simbol universal kanker payudara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, apa sih kanker payudara itu?

Kanker payudara merupakan tumor ganas yang tumbuh di kelenjar (lobe) dan saluran (duct) jaringan payudara.

Tumor ganas di jaringan payudara bisa menyebar ke kelenjar getah bening (lymph nodes) di sekitar payudara.

Bahkan, tumor ganas ini bisa menyebar ke organ lain yang letaknya jauh dari payudara seperti tulang, lever, paru dan otak.

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling sering ditemukan pada wanita dan menjadi penyebab kematian akibat kanker terbanyak kedua setelah kanker paru.

Dokter Divisi Hematologi-Onkologi Medik Departemen Ilmu Penyakit RSUP Dr. Sardjito dr. Mardiah Suci, PhD, SpPD-KHOM mengatakan sebagian besar kasus kanker payudara yang berobat ke rumah sakit sudah berada pada stadium lanjut.

“Padahal, apabila ditemukan pada stadium dini, peluang kesembuhannya lebih besar,” ujarnya melalui keterangan yang diterima tvOnenews.com, Senin (24/10/2022).

Mardiah memaparkan hal tersebut ditandai oleh angka bertahan hidup lima tahun (five-year survival rate) pasien yang bisa mencapai 98%.

Artinya, 98 dari 100 pasien kanker payudara stadium dini masih tetap hidup sehat dalam waktu lima tahun sejak mereka terdiagnosis.

Persentase tersebut sama seperti wanita sehat pada umumnya apabila memperoleh pengobatan yang tepat.

Oleh karena itu, gerakan SADARI atau Pemeriksaan Payudara Sendiri perlu dilakukan.

Caranya dengan berdiri di depan cermin dan memperhatikan apakah ada ketidaknormalan bentuk payudara atau tidak.

Setelah itu, lanjutkan dengan mengangkat salah satu tangan ke atas. Raba dan tekan jaringan payudara secara lembut dan perlahan menggunakan jari tangan yang lain ke bagian demi bagian jaringan payudara untuk merasakan apakah terdapat benjolan atau tidak.

Baiknya, SADARI dilakukan 7 hari setelah menstruasi berakhir di mana payudara relatif lebih lunak.

Apabila terdeteksi ada yang tidak normal, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lanjutan seperti USG payudara, mamografi, MRI dan/atau PET-Scan.

Apabila dari pemeriksaan-pemeriksaan tersebut terkonfirmasi adanya benjolan pada payudara yang dicurigai tumor ganas maka dokter dapat melakukan tindakan lanjutan berupa biopsi.

Biopsi merupakan tindakan pengambilan sampel jaringan benjolan payudara tersebut untuk kemudian diperiksa apakah terdapat sel kanker atau tidak.

Ada beberapa stadium kanker payudara dan cara pengobatannya yang harus diketahui. Pada kanker payudara stadium dini dengan ukuran tumor kurang dari 2 sentimeter, maka dokter bisa langsung melakukan operasi pengambilan jaringan tumor payudara tanpa mengangkat jaringan payudara secara keseluruhan.

Ini disebut dengan teknik Breast Conserving Surgery (BCS).

Namun, apabila kanker payudara stadium dini memiliki ukuran tumor lebih dari 2 sentimeter, maka terdapat dua pilihan terapi antara lain operasi mastektomi atau mengangkat tumor dan seluruh jaringan payudara.

Lalu, dilanjutkan dengan pengobatan kemoterapi sistemik berupa terapi hormon dan/atau terapi target anti HER-2.

Pilihan lainnya adalah memberikan terlebih dahulu kemoterapi (neoadjuvant) yang dapat dikombinasi dengan terapi target anti HER-2 atau immunotherapy bila jenisnya sesuai untuk memperkecil ukuran tumor.

Pada kanker payudara stadium lanjut (advanced) yang sudah mengalami penyebaran ke organ lain (metastasis), terapi utamanya adalah pengobatan kanker secara sistemik ke seluruh tubuh dengan berbagai jenis modalitas seperti kemoterapi paliatif, terapi target anti HER-2, terapi hormon dan/atau immunotherapy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pilihan pengobatan kanker tersebut dapat diberikan secara kombinasi ataupun terapi tunggal pada pasien sesuai dengan jenis kanker payudara dan kondisi fisik pasien masing-masing.

Setiap pilihan pengobatan senantiasa berpedoman pada panduan internasional berbasis bukti ilmiah dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rombak Total Tata Niaga SDA, Ekspor Batubara hingga Sawit Mulai Besok Lewat PT DSI

Rombak Total Tata Niaga SDA, Ekspor Batubara hingga Sawit Mulai Besok Lewat PT DSI

Menurut Airlangga, kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari pidato Presiden dalam Rapat Paripurna DPR RI yang menekankan pentingnya perbaikan tata kelola ekspor komoditas strategis.
Gara-gara Jay Idzes, Media Italia Ikut Soroti Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday Juni 2026

Gara-gara Jay Idzes, Media Italia Ikut Soroti Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday Juni 2026

Media Italia ikut menyoroti absennya Jay Idzes dari Timnas Indonesia. Kapten Garuda memilih fokus memulihkan cedera tumit dan melewatkan FIFA Matchday Juni 2026.
Persib Resmi Jadi Wakil Indonesia di ASEAN, Bos Maung Bandung Akui Tim Siap Tampil di 4 Kompetisi

Persib Resmi Jadi Wakil Indonesia di ASEAN, Bos Maung Bandung Akui Tim Siap Tampil di 4 Kompetisi

Bos Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan mengaku tim siap untuk tampil di empat kompetisi. Sebelum dipastikan resmi tampil di ASEAN Club Championship, Persib juga disibukkan dengan AFC Champions League Two, Super League, dan Piala Indonesia.
Lima Hari Dicari, Pemancing yang Hanyut di Sungai Batang Toru Ditemukan Tewas

Lima Hari Dicari, Pemancing yang Hanyut di Sungai Batang Toru Ditemukan Tewas

Korban diketahui hanyut pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah dilakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan menemukan korban pada Kamis (28/5/2026) siang di aliran Sungai Batang Toru, Desa Hutapea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.
Conor McGregor Ungkap Strategi Tak Biasa Jelang UFC 329: Siapkan Diri untuk Skenario Terburuk

Conor McGregor Ungkap Strategi Tak Biasa Jelang UFC 329: Siapkan Diri untuk Skenario Terburuk

Menjelang comeback di UFC 329, Conor McGregor ngaku kini tidak hanya mempersiapkan skenario kemenangan. Mantan juara dua divisi UFC itu juga menyiapkan berbagai
Ditinggal Ayah, Anak SD Penjual Rempeyek Ini Bikin Dedi Mulyadi Salut, Dapat Bonus Rp5 Juta

Ditinggal Ayah, Anak SD Penjual Rempeyek Ini Bikin Dedi Mulyadi Salut, Dapat Bonus Rp5 Juta

Dedi Mulyadi dibuat kagum saat bertemu seorang anak kelas 6 SD yang berjualan rempeyek sepulang sekolah di kawasan Sukajadi, Bandung. Melihat semangat kerja.

Trending

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap tiga orang terduga pelaku pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis obat-obatan.
Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia mulai kedatangan amunisi penting jelang FIFA Matchday Juni 2026. Dua diaspora di Eropa, Kevin Diks dan Emil Audero, resmi tiba di Jakarta.
Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Viral! Lagi Meliput Proyek KDM di Wisata Air Kalimalang Bekasi, Konten Kreator Diduga Diintimidasi Bang Jago

Viral! Lagi Meliput Proyek KDM di Wisata Air Kalimalang Bekasi, Konten Kreator Diduga Diintimidasi Bang Jago

2 konten kreator diduga diintimidasi preman saat meliput proyek Wisata Air diinisiasikan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di Kalimalang, Kota Bekasi viral.
Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Penegasan tersebut disampaikan Qodari menyusul beredarnya kabar bahwa Presiden Prabowo akan melanjutkan lawatan ke Roma, Italia,
Chelsea Langsung Sindir Arsenal usai Gagal Juara Liga Champions 2025-2026

Chelsea Langsung Sindir Arsenal usai Gagal Juara Liga Champions 2025-2026

Chelsea langsung membuat sindiran terhadap Arsenal yang gagal juara Liga Champions 2025-2026. Mereka kalah lewat adu penalti dari Paris Saint-Germain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT