News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gejala Kanker Rahim dari Stadium Awal hingga Akhir, Cenderung Tidak Terlihat Meskipun....

Kanker rahim merupakan momok mematikan bagi kaum wanita, selain kanker payudara dan kanker serviks. Jenis kanker ini ternyata tidak menunjukkan gejala di awal
Rabu, 11 Januari 2023 - 10:22 WIB
Gejala kanker rahim
Sumber :
  • Freepik

Jakarta – Ada berbagai jenis kanker yang mengintai perempuan, salah satunya kanker rahim. Sesuai namanya, kanker rahim merupakan sel kanker yang tumbuh di bagian rahim. Seperti yang diketahui rahim merupakan bagian dari organ reproduksi wanita.

Organ ini memiliki fungsi penting yakni sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin sebelum dilahirkan. Sayangnya, rahim bisa terkena beberapa penyakit, salah satu yang paling berbahaya adalah kanker rahim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebenarnya penyebab kanker rahim belum bisa dipastikan hingga kini. Namun ada beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko kanker rahim pada wanita. Dilansir dari Alodokter, faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko kanker rahim di antaranya:

  1. Mengalami obesitas atau berat badan berlebih
  2. Berusia 50 tahun ke atas
  3. Mendapatkan menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun
  4. Menderita penyakit diabetes
  5. Memiliki keluarga dengan riwayat kanker rahim
  6. Pernah menjalani terapi radiasi pada panggul
  7. Pernah menderita tumor ovarium atau sindrom ovarium polikistik
  8. Mengonsumsi obat hormon estrogen tanpa progesteron atau obat tertentu, seperti tamoxifen untuk mengobati kanker payudara

Stadium 1

Gejala kanker rahim stadium 1 umumnya belum terlalu terlihat. Pada fase ini kanker baru tumbuh di dalam rahim, mungkin tumbuh ke dalam kelenjar rahim, tapi tidak di jaringan ikat leher rahim.

Dalam fase ini umumnya juga tidak ada tanda-tanda pembengkakan kelenjar getah bening di sekitarnya. Namun pada beberapa orang kanker rahim stadium 1 sudah muncul tanda-tanda.

Misalnya, pendarahan yang tidak biasa atau keluarnya cairan encer atau bercampur darah dari vagina. Pada wanita yang telah menopause, gejala kanker rahim ini berupa pendarahan pada vagina yang mirip dengan menstruasi.

Stadium 2

Dilansir dari Halodoc, gejala kanker rahim stadium 2 belum terlihat intens dan cenderung sama dengan stadium 1. Pada stadium 2 ini kanker umumnya telah menyebar dari rahim dan tumbuh ke jaringan ikat leher rahim.

Namun kanker masih belum menyebar ke organ selain rahim. Tapi pada stadium 2, gejala kanker rahim masih belum menunjukkan adanya pembengkakan di kelenjar getah bening terdekat maupun terjauh.

Stadium 3

Pada stadium ini umumnya kanker rahim telah berkembang lebih jauh dalam tubuh. Kanker telah menyebar ke luar rahim, tapi belum menyebar ke rektum atau kandung kemih. Meskipun belum ada tanda penyebaran kanker ke kelenjar getah bening atau tempat yang jauh daripada itu.

Umumnya gejala kanker rahim pada stasium 3 ini terasa jauh lebih intens. Penderitanya akan merasakan sakit atau seperti ada tekanan di panggul, perut kembung, tidak nyaman saat berhubungan seks, merasa cepat kenyang, perubahan kebiasaan buang air besar, penurunan berat badan, dan adanya benjolan di perut.

Stadium 4

Pada stadium ini kanker telah menyebar ke lapisan dalam rektum atau kandung kemih. Umumnya gejala kanker rahim pada stadium 4 masih mirip dengan stadium 3. Namun ada beberapa gejala tambahan yang diakibatkan oleh penyebaran sel kanker.

Jika kanker rahim telah menyebar ke tulang, maka penderitanya akan mengalami rasa nyeri tulang. Sementara itu, jika sel kanker telah menyebar ke paru-paru, maka penderitanya akan mengalami sesak napas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah beberapa gejala kanker rahim yang dialami dalam setiap stadium. Sebelum terlambat sebaiknya upayakan untuk berkonsultasi pada dokter jika merasakan perubahan tubuh yang cenderung membahayakan.

Selain itu, pastikan untuk tidak melakukan self diagnose atau diagnosis pribadi karena berisiko membuat overthinking. Dibandingkan harus mendiagnosis sendiri sebaiknya lakukanlah pemeriksaan ke klinik kesehatan terdekat. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Kantor Pengembang di Bandung Barat Digeledah KPK Terkait Kasus ATR/BPN dan Summarecon

Pengembang tersebut diduga memberikan sejumlah uang kepada pihak-pihak di Kementerian ATR/BPN, terutama untuk mengurus hak guna bangunan (HGB).
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

Retas Data Pemerintah Australia, OpenAI Minta Maaf

OpenAI, pengembang chatbot ChatGPT, minta maaf kepada Australia usai model kecerdasan buatannya mengakses tanpa izin sejumlah situs web pemerintah untuk mengumpulkan statistik layanan kesehatan Medicare.
Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Gebrakan Baru KDM, Buka Pendaftaran "Asuransi Aing" untuk 5,4 Juta Warga Jabar

Pemprov Jabar secara resmi membuka pendaftaran program Asuransi Aing yang menargetkan pembayaran premi gratis BPJS Ketenagakerjaan bagi 5,4 juta pekerja informal.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 Juta Orang Lebih di China Gunakan AI Generatif

700 juta orang lebih di China menggunakan kecerdasan buatab (AI) generatif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT