GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapan Sebaiknya Ganti Oli Mobil? Jangan Tunggu Mesin Rusak, Kenali Tanda-Tanda Mobil Harus Ganti Oli

Kapan waktu yang tepat untuk ganti oli mobil? Jangan tunggu mesin rusak, kenali tanda-tanda mobil harus ganti oli.
Senin, 20 Oktober 2025 - 11:36 WIB
Ilustrasi oli mobil
Sumber :
  • Pexels/Daniel Andraski

tvOnenews.com - Oli adalah “darah” bagi mesin mobil. Fungsinya sangat penting untuk melumasi komponen mesin agar tidak cepat aus, menjaga suhu tetap stabil, dan melindungi bagian logam dari gesekan berlebih. 

Namun, seiring waktu dan pemakaian, kualitas oli akan menurun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, mengganti oli secara rutin adalah kunci utama agar performa mesin tetap optimal dan umur kendaraan lebih panjang.

Ilustrasi mobil second
Ilustrasi mobil second
Sumber :
  • Pexels/Mike Bird

 

Lalu, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk ganti oli mobil? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Berdasarkan Jarak Tempuh

Secara umum, oli mesin sebaiknya diganti setiap 5.000–10.000 kilometer, tergantung jenis oli dan kondisi penggunaan mobil.

Oli mineral: idealnya diganti setiap 5.000 km.

Oli semi-sintetik: bisa bertahan hingga 7.000–8.000 km.

Oli full sintetis: umumnya tahan hingga 10.000 km atau lebih.

Namun, angka ini bisa berbeda tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan. 

Mobil yang sering dipakai di kemacetan atau rute pendek-pendek biasanya perlu ganti oli lebih cepat karena mesin bekerja lebih berat meski jarak tempuh sedikit.

Ilustrasi ganti oli mobil
Ilustrasi ganti oli mobil
Sumber :
  • Pexels/cottonbro studio

 

2. Berdasarkan Waktu Pemakaian

Selain jarak, waktu juga menjadi acuan penting. Jika mobil jarang digunakan, ganti oli setiap 6 bulan sekali tetap disarankan.

Sebab, meski mobil tidak sering dipakai, oli bisa terkontaminasi oleh kelembapan dan kotoran, membuat kualitasnya menurun dan kehilangan daya pelumas.

3. Berdasarkan Kondisi Oli

Tanda-tanda oli harus segera diganti bisa dilihat dari:

Warna oli yang menghitam pekat dan terasa kasar saat disentuh.

Suara mesin kasar atau lebih berisik dari biasanya.

Performa mesin menurun, terasa berat saat berakselerasi.

Lampu indikator oli menyala di dashboard mobil.

Jika tanda-tanda ini muncul, jangan tunda penggantian oli, karena oli kotor bisa menyebabkan keausan cepat pada komponen mesin.

Ilustrasi Oli Mobil
Ilustrasi Oli Mobil
Sumber :
  • Gemini AI

 

4. Perhatikan Jenis Oli yang Digunakan

Gunakan oli yang sesuai rekomendasi pabrikan mobil, biasanya tertera di buku manual. 

Setiap mesin memiliki spesifikasi kekentalan (SAE) dan standar API tertentu. 

Menggunakan oli yang tidak sesuai bisa memengaruhi performa dan efisiensi bahan bakar.

5. Jangan Lupa Ganti Filter Oli

Setiap kali ganti oli, filter oli sebaiknya juga diganti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Filter berfungsi menyaring kotoran dan sisa logam dari oli. 

Jika tidak diganti, kotoran lama bisa kembali masuk ke mesin dan menurunkan efektivitas oli baru. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT