Waduh, Tribun VIP Kejurnas Drift 2026 di Purwokerto Ambruk, 90 Penonton Terluka! Begini Kronologinya
- Gambar ilustrasi AI
tvOnenews.com - Insiden mengejutkan mewarnai gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Seri ke-3 Tahun 2026 di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.Â
Tribun VIP yang dipenuhi penonton mendadak ambruk saat perlombaan masih berlangsung pada Minggu (26/7/2026), menyebabkan puluhan orang terluka dan memicu kepanikan di lokasi.
Peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian publik setelah video ambruknya tribun beredar luas di media sosial.Â
Pemerintah Kabupaten Banyumas, panitia penyelenggara, Ikatan Motor Indonesia (IMI), hingga kepolisian bergerak cepat melakukan evakuasi dan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti insiden yang mencoreng salah satu ajang balap nasional tersebut.
Sebanyak 90 Korban Jalani Perawatan di 11 Rumah Sakit
Berdasarkan keterangan resmi yang diunggah akun Instagram penyelenggara, @speedfest.id, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka akibat ambruknya tribun VIP.Â
Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di 11 rumah sakit dengan dukungan lebih dari 20 unit ambulans.
"Dalam upaya penanganan tersebut, lebih dari 20 unit ambulans telah dikerahkan dan sebanyak 11 rumah sakit menjadi pusat penanganan bagi para korban. Secara keseluruhan, terdapat 90 korban yang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit," demikian isi pernyataan resmi penyelenggara.
Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama panitia dan IMI memastikan seluruh korban memperoleh layanan medis sesuai kondisi masing-masing.Â
Bupati Banyumas bersama jajaran panitia bahkan langsung mengunjungi para korban beserta keluarganya.
"Bapak Bupati bersama panitia penyelenggara dan IMI telah mengunjungi seluruh korban serta keluarga korban untuk memastikan bahwa setiap korban mendapatkan penanganan medis yang tepat dan cepat sesuai dengan kondisi masing-masing," lanjut pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyebut jumlah korban luka sempat tercatat sekitar 75 orang. Namun setelah proses pendataan menyeluruh, jumlah korban yang mendapatkan perawatan medis bertambah menjadi 90 orang.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pemerintah daerah menghentikan rangkaian perlombaan hingga proses investigasi selesai.
"Kami akan ikut bertanggung jawab, meski kami hanya ketempatan," ujar Sadewo.
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Tribun Roboh
Polresta Banyumas kini masih melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab ambruknya tribun nonpermanen tersebut. Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi mengatakan hasil pemeriksaan awal mengarah pada aktivitas pembagian kaus oleh para drifter kepada penonton.
Load more