News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

China Pangkas Insentif Ekspor Mobil Listrik Mulai 2027, Apa Dampaknya?

China menurunkan pengembalian PPN ekspor mobil listrik dari 13 persen menjadi 9 persen mulai April 2027. Produsen berpotensi menghadapi tekanan biaya.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:26 WIB
Setelah BYD dan VinPast, Produsen Mobil Listrik China AION Berkomitmen Bangun Pabrik Perakitan di Indonesia Mulai Tahun Depan
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - China akan memangkas insentif pajak ekspor kendaraan energi baru atau new energy vehicles (NEV) mulai April 2027. Kebijakan ini berpotensi mengubah struktur biaya produsen otomotif China, terutama dalam menentukan harga jual mobil listrik dan mobil hibrida di pasar internasional.

Berdasarkan pengumuman Kementerian Keuangan China bersama Administrasi Perpajakan Negara pada 12 Oktober 2026, pemerintah akan menurunkan tingkat pengembalian pajak pertambahan nilai (PPN) ekspor NEV dari 13 persen menjadi 9 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketentuan tersebut berlaku untuk berbagai kategori kendaraan energi baru, termasuk kendaraan listrik komersial dan mobil penumpang plug-in hybrid. Dengan berkurangnya insentif fiskal, produsen akan menerima pengembalian pajak yang lebih kecil atas kendaraan yang mereka ekspor.

Dikutip Moatpost, Kamis (15/10/2026), kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah China untuk meredam persaingan harga yang semakin ketat di industri otomotif. Pemerintah berupaya mendorong produsen agar tidak terus mengandalkan strategi banting harga untuk memperluas pangsa pasar.

Kepala Asosiasi Dealer Mobil Penumpang China, Cui Dongshu, menjelaskan bahwa pengurangan pengembalian PPN tersebut juga ditujukan untuk menekan praktik persaingan tidak sehat yang dikenal sebagai involution. Istilah ini merujuk pada persaingan berlebihan ketika perusahaan terus memangkas harga demi memenangkan pasar, bahkan hingga menjual produk di bawah biaya produksinya.

Selama ini, insentif pengembalian pajak membantu produsen menekan beban biaya ekspor. Dukungan tersebut dapat memberikan ruang bagi perusahaan untuk menawarkan kendaraan dengan harga lebih rendah di pasar global.

Namun, strategi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan apabila harga ekspor yang terlalu rendah memicu dugaan subsidi dari negara tujuan. Kondisi itu dapat meningkatkan risiko penyelidikan perdagangan terhadap kendaraan buatan China.

Melalui penyesuaian kebijakan fiskal ini, pemerintah China ingin mendorong produsen otomotif memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas dan nilai produk. Persaingan diharapkan tidak hanya bertumpu pada harga murah, tetapi juga pada kemampuan teknologi dan karakteristik kendaraan.

Tekanan Lebih Besar

Dampak pemangkasan pengembalian PPN ekspor diperkirakan berbeda di setiap segmen kendaraan. Laporan 21st Century Business Herald menyebut perubahan tersebut berpotensi memengaruhi margin laba kotor model kendaraan yang diekspor kurang dari dua persen.

Produsen mobil kelas menengah hingga premium dinilai relatif lebih mampu menyerap tambahan beban biaya. Sebaliknya, produsen kendaraan berharga rendah dengan volume penjualan besar berpotensi menghadapi tekanan lebih berat karena margin keuntungan mereka cenderung lebih terbatas.

Situasi tersebut dapat memaksa produsen mengevaluasi kembali strategi harga, efisiensi produksi, dan target penjualan di luar negeri. Meski demikian, perubahan insentif pajak tidak serta-merta memastikan harga mobil listrik China akan naik karena keputusan harga juga bergantung pada persaingan pasar dan kebijakan masing-masing produsen.

Penyesuaian Kebijakan Ekspor

Penyesuaian insentif pajak ini berlangsung ketika China dan Uni Eropa membahas pengaturan ekspor kendaraan hibrida dan plug-in hybrid buatan China ke pasar Eropa.

Kamar Dagang China untuk Uni Eropa menyampaikan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepahaman mengenai penyesuaian ekspor kendaraan tersebut. Mengutip laporan CCTV, pembahasan itu mencakup pertumbuhan ekspor tahunan dengan mempertimbangkan volume impor kendaraan hibrida asal China yang mencapai sekitar 300.000 unit pada 2025.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa kebijakan ekspor otomotif China tidak hanya berkaitan dengan insentif pajak domestik, tetapi juga dengan dinamika perdagangan bersama mitra internasional.

Sebelumnya, pemerintah China telah menerapkan penyesuaian serupa terhadap sejumlah produk energi. Mulai April 2026, China menghapus pengembalian PPN ekspor untuk panel surya. Pada periode yang sama, tingkat pengembalian pajak ekspor baterai dipangkas dari 9 persen menjadi 6 persen.

Pemerintah juga menjadwalkan penghapusan pengembalian pajak ekspor baterai mulai Januari 2027. Rangkaian perubahan tersebut memperlihatkan arah kebijakan yang semakin membatasi insentif fiskal untuk sejumlah produk berorientasi ekspor.

Pakar kendaraan energi baru dan baterai daya, Yang Weibin, menilai pengembalian PPN ekspor kendaraan energi baru berpeluang terus dikurangi seiring meningkatnya skala ekspor China. Menurut pandangan tersebut, insentif itu bahkan berpotensi dihapus sepenuhnya pada masa mendatang.

Bagi industri otomotif China, perubahan ini menjadi tantangan untuk mempertahankan daya saing di pasar global. Produsen yang selama ini mengandalkan harga kompetitif perlu menyesuaikan perhitungan biaya dan strategi ekspor, terutama untuk kendaraan dengan margin keuntungan tipis.

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Hyundai Hillstate Kalah Lagi, Megawati Hangestri Cs Takluk di Tangan GS Caltex

Hasil KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Hyundai Hillstate Kalah Lagi, Megawati Hangestri Cs Takluk di Tangan GS Caltex

Hasil KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober, laga terakhir di fase grup yang mempertemukan Hyundai Hillstate vs GS Caltex di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan.
Tak Hanya iPhone 18 Pro, 3 HP Ini Sudah Punya Warna Burgundy Lebih Dulu

Tak Hanya iPhone 18 Pro, 3 HP Ini Sudah Punya Warna Burgundy Lebih Dulu

iPhone 18 Pro hadir dengan warna Burgundy yang elegan. Namun, Vivo Y12, Vivo Y15, dan Samsung Galaxy S22 Ultra sudah lebih dulu punya warna serupa.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bakal Dapat Ratusan Miliar Jelang Piala Asia 2027, Ini Penyebabnya

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bakal Dapat Ratusan Miliar Jelang Piala Asia 2027, Ini Penyebabnya

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang tampil di ajang Piala Asia 2027. Induk organisasi sepak bola dunia, FIFA, berencana menggelontorkan dana bantuan.
Viral Wanita Terjatuh dan Hanyut saat Bermain di Air Terjun Robo, Nagari Harau, Netizen: Bisa-bisanya Maen di Situ

Viral Wanita Terjatuh dan Hanyut saat Bermain di Air Terjun Robo, Nagari Harau, Netizen: Bisa-bisanya Maen di Situ

Peristiwa nahas terjadi, seorang wanita hanyut karena bermain di dekat bibir Air Terjun Robo Harau, Nagari Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
DPR Kawal Reformasi Pasar Modal demi Menjaga Kepercayaan Investor

DPR Kawal Reformasi Pasar Modal demi Menjaga Kepercayaan Investor

Dalam pertemuan tersebut, Dasco menegaskan DPR terus memantau perkembangan pasar modal dan mendorong otoritas terkait melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Harta Kekayaan Kristomei Sianturi, Jenderal yang Kini Menjabat Kepala BNPB

Harta Kekayaan Kristomei Sianturi, Jenderal yang Kini Menjabat Kepala BNPB

Laporan harta kekayaan itu disampaikan Kristomei Sianturi ke KPK pada 27 Februari 2026 ketika dirinya menjabat Panglima Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten.

Trending

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Timnas Futsal Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor 0-3 dari Brasil pada pertandingan pembuka mereka di Copa das Nacoes de Futsal 2026, Jumat (16/10/2026).
Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Kabar duka menyelimuti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 
iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra mencakup harga, kamera, performa, baterai, dan fitur unggulan. Simak sebelum membeli flagship
Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Tampil di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Jumat (16/10/2026) pagi WIB, Timnas Futsal Indonesia kalah dari Brasil dalam laga perdana fase grup
Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober, laga terakhir di fase grup yang akan mempertemukan Hyundai Hillstate vs GS Caltex.
Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Suasana duka menyelimuti pemakaman Safriel Ardiansyah (19), korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bromo, Probolinggo.
Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral Pegawai SPBU Bali Protes ke Gubernur Koster: Saya Bukan Robot

Viral video adu mulut dua operator SPBU di Denpasar dengan Gubernur Bali I Wayan Koster viral di media sosial. Keduanya mengeluhkan kelelahan akibat kebijakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT