News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Lewatkah Bawa Oleh-oleh Khas Banyumas Ini Usai Mudik Lebaran

Kembali ke kota usai libur lebaran jangan lewatkan oleh-oleh atau buah tangan khas Banyumas, Jawa Tengah ini yang sudah ada berpuluh bahkan ratus tahun lamanya.
Kamis, 27 April 2023 - 10:03 WIB
Mino hangat di atas nampan bambu, selepas pemanggangan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, tvOnenews.com - Libur lebaran berakhir. Anda yang akan kembali ke kota jangan lewatkan oleh-oleh atau buah tangan khas Banyumas, Jawa Tengah ini. Mereka adalah makanan khas yang sudah ada berpuluh bahkan ratus tahun lamanya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Getuk Goreng

Ini masuk dalam camilan legendaris. Keberadaannya sudah sejak 1800-an, dan berasal dari salah satu kecamatan di timur Kota Purwokerto, yakni Kecamatan Sokaraja.

Berderet outlet getuk goreng di sepanjang Jalan Raya Sokaraja. Ada yang besar, ada pula warung-warung kecil. Semuanya enak.

Getuk goreng terbuat dari singkong, cita rasanya legit, manis gula kelapa. Kekinian ada varian aneka rasa buah, coklat dan keju. 

Konon, getuk goreng berawal dari ketaksengajaan saat getuk kukus yang dijual sehari sebelumnya tidak laku. Agar tidak ada rasa basi, getuk digoreng. Justru disukai oleh pembeli.

 

2. Jenang Jaket

Awas, jangan tersugesti dari namanya. Ini bukan jenis pakaian hangat. Tetapi akronim dari jenang ketan, jaket. Jenang adalah bahasa lokal Banyumas untuk menyebut dodol.

Bisa ditebak sesuai namanya, camilan ini terbuat dari beras ketan dicampur gula merah. Lalu dimasak di atas wajan raksasa. Ada yang polos, ada yang bertabur wijen.

Sentra jenang jaket berada di Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur. Ada sejumlah gerai jenang jaket yang langsung dibuat di dapurnya. 

 

3. Mendoan

Ini makanan khas paling dikenal yang terbuat dari bahan dasar tempe bungkus daun atau dikenal dengan tempe buntel. Umumnya berukuran telapak tangan dewasa.

Disebut mendoan karena digoreng dengan tepung, tidak sampai kering. Tempe masih lembek atau mendo dalam Bahasa Jawa Banyumasan. Justru ini menambah citarasa saat digigit dengan cabai rawit.

Mendoan bisa dibeli untuk dibawa ke tempat tujuan hingga tiga hari ke depan, lengkap dengan tepung berbumbu. Mendoan bisa langsung digoreng begitu sampai di tempat tujuan.

Sentra mendoan ada di bilangan Sawangan, Kota Purwokerto. Ada sejumlah gerai menjual mendoan siap santap dan siap kirim.

 

4. Keripik

Bisa jadi ini versi kering dan tipis dari tempe mendoan. Tentu saja bahan dasarnya sama, tempe. Berbeda dengam mendoan, proses penggorengan keripik dilakukan dua kali. Sehingga kriuk dan berwarna keemasan.

Keripik lebih awet, daya simpannya bisa berbulan-bulan tetap kriuk dan gurih, bisa menjadi semacam kerupuk saat makan.

Sentra keripik ada di Jalan Pramuka, Kota Purwokerto. Sebagian besar produsen kripik sudah ada sejak 30 tahunan. Dari makanan inilah, Kota Purwokerto sering disebut sebagai kota keripik.

 

5. Mino

Oleh-oleh satu ini juga akronim dari kata mini nopia. Mino adalah nopia yang berukuran lebih kecil. Jika biasanya nopia seukuran telur bebek, dan harus dinikmati dengan empat sampai lima gigitan. Mino hanya sekali gigit. 

Nopia sendiri adalah sejenis bakpia kering, berbahan tepung beras. Di dalamnya ada isian gula merah. Memasaknya dengan dipanggang secara tradisional membuat cita rasa gurih manis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada banyak varian rasa mino. Mulai dari original gula merah, coklat, hingga bawang goreng. Sentra mino ada di Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas.(sjo)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Polemik administrasi yang membelit sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda kian memanas. Otoritas kompetisi melalui Direktur Eredivisie, Jan de Jong.
Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan sidak ke sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Subang yang kondisinya memprihatinkan. Simak selengkapnya!
Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 4 April 2026
Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Kasus tersebut berkaitan dengan program tahun 2020 yang menghabiskan anggaran sekitar Rp2,2 miliar.
Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Gennaro Gattuso resmi melepas jabatannya sebagai pelatih Timnas Italia setelah gagal membawa Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Jadwal Pemain Timnas Indonesia Abroad Hari Ini Usai Bela Garuda di FIFA Series 2026: Kevin Diks dan Jay Idzes Langsung Main Malam Nanti

Jadwal Pemain Timnas Indonesia Abroad Hari Ini Usai Bela Garuda di FIFA Series 2026: Kevin Diks dan Jay Idzes Langsung Main Malam Nanti

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri kembali bersiap membela klub masing-masing usai tampil bersama skuad Garuda di FIFA Series 2026.

Trending

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Menghilang dari radar Timnas Indonesia era John Herdman, Pratama Arhan yang jadi andalan Shin Tae-yong kini datang bawa kabar gelar Sarjana bidang Manajemen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT