News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karang Bolong Sukabumi, Pantai yang Setelah Ditinggalkan Penambang Pasir Hitam jadi Tempat Wisata Keren Banget

Selain menyajikan pemandangan tak biasa, wisatawan juga disuguhkan aktivitas masyarakat melawan maut memancing udang rebon di sepanjang Pantai Karang Bolong
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 20 November 2021 - 11:29 WIB
Eksotisme Pantai Karang Bolong di Kabupaten Sukabumi
Sumber :
  • Rizki Gustana

Kab. Sukabumi, Jawa Barat - Bagi anda para petualang, harus mencoba menikmati indahnya pantai Karang Bolong yang berada di Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Pantai bekas penggalian pasir hitam ini, ditinggalkan penambang untuk wisata alam.

Lelah perjalanan dari arah Kota Sukabumi ataupun Jakarta akan terbayar begitu tiba di pantai yang penuh pesona ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ya, kawasan wisata yang sebelumnya sempat dirusak oleh penambang pasir ilegal kini mulai menawan para petualang lokal maupun mancanegara.

Pantai Karang Bolong nan eksotis kian diminati para wisatan. Spot-spot kamping yang menghampar luas di dua kecamatan yakni Kecamatan Cibitung yang tepatnya berada di Kampung Cikawung, Desa Cibitung dan Kecamatan Surade yang tepatnya berada di Kampung Karang Bolong, Desa Sukatani, menambah gairah menjaga alam Sukabumi kian bergelora.

“Saya pertama kali ke sini tahun 2014, waktu itu masih alami kemudian datanglah para penambang pasir ilegal," kata Ramadhani yang merupakan anggota Komunitas Pegiat Alam Terbuka Pajampangan, Sabtu (20/11/2021).

"Saya bersama komunitas melakukan perlawanan dan atas doa dan bantuan dari kepolisian akhirnya para penambang liar itu dibubarkan paksa dan alhamdulilah sudah menghentikan aktivitasnya," tambahnya.

Masa awal perlawanan terhadap cukong penambang pasir besi mendapatkan tantangan berat, teror hingga ancaman bermunculan, untung saja pihaknya dibantu masyarakat sekitar yang sepakat untuk membuat kawasan tersebut sebagai tempat wisata dan dibersihkan dari aktivitas perusakan lingkungan.

“Kami merasa peduli, panorama alam yang begitu indah ketika pagi hari dan sore hari harus dirusak oleh oknum yang ingin memperkaya sendiri. Untuk itu atas dasar kepedulian kami melakukan gerakan penyelamatan untuk kedepannya potensi wisata bisa terus diangkat oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi," jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, selain menyajikan pemandangan tak biasa, wisatawan juga disuguhkan oleh aktivitas masyarakat setempat yang melakukan pekerjaan anti-mainstream yakni melawan maut dengan memancing udang rebon di sepanjang bibir Pantai Karang Bolong dan Ciroyom yang tingginya mencapai 10 hingga 15 meter.

Deburan ombak yang menerjang dinding karang menjadi bonus lain ketika berada di bibir pantai tersebut.

“Kalau menginap, tentu pas waktu cuaca cerah kita disuguhkan dengan bintang-bintang dan lampu para nelayan yang mencari ikan di Samudra Hindia membuat kita betah serasa berada di belakang rumah sendiri," terangnya.

Saat ini, pihaknya juga bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk mengadakan tempat untuk kamping di sepajang pantai tersebut. Ada sekitar 50 tempat tenda yang masuk di lokasi tersebut.

Dan saat ini sudah disiapkan juga tempat mandi seadanya, mushola, dan basecamp pengawas yang mulai sedikit tertata.

Diketahui bagi yang ingin merasakan sensasinya, dari pertigaan Simpang Cikaso di Kecamatan Surade, lokasi kamping dapat diakses melalui akses jalan ke arah Sukatani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wisatawan dapat menikmati suasana alam yang alami di tengah perjalanan. Melintasi kawasan hutan jati yang jadi habitat satwa liar seperti macan tutul Jawa, kukang, kijang, bahkan burung rangkong.

“Perjalanan menuju lokasi harus melalui area Muara Cikarangbolong. Kita harus menunggu pasang surut air laut untuk dapat melintas, melanjutkan perjalanan menuju lokasi,” pungkasnya. (Rizki Gustana/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Wanita di Indekos Grogol Jakbar: Pelaku Pukul Pakai Palu Empat Kali

Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Wanita di Indekos Grogol Jakbar: Pelaku Pukul Pakai Palu Empat Kali

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy mengatakan, penyebab tewasnya korban yakni akibat dipukul menggunakan palu berkali-kali.
Juni 2026, Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan hingga 73,7 Persen

Juni 2026, Arus Petikemas IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan hingga 73,7 Persen

Tingginya aktivitas perdagangan di wilayah Lampung dan sekitarnya, memicu peningkatan yang signifikan.
Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Polemik dugaan tidak transparannya pengelolaan dana hasil penjualan tanah eks juru kunci kembali mencuat di Dusun Tanjangrono, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 
DPR dan Ditjen Dukcapil Dorong IKD untuk Bansos Tepat Sasaran, Perkuat Digitalisasi Perlinsos

DPR dan Ditjen Dukcapil Dorong IKD untuk Bansos Tepat Sasaran, Perkuat Digitalisasi Perlinsos

Komisi II DPR RI bersama Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus memperkuat implementasi Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) berbasis Infrastruktur Digital Publik (Digital Public Infrastructure/DPI).
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita di Sebuah Indekos di Grogol Jakbar

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita di Sebuah Indekos di Grogol Jakbar

Panit II Resmob Polda Metro Jaya, Iptu Dally Gumay menyebutkan pemicu terjadinya pembunuhan ini diawali saat korban melihat adanya pesan dari wanita lain di..
Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia Bisa Kembali Cetak Skor 5 Gol saat Lawan Timor Leste di Piala AFF 2026

Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia Bisa Kembali Cetak Skor 5 Gol saat Lawan Timor Leste di Piala AFF 2026

Media Vietnam memberikan prediksinya terhadap jalannya pertandingan hingga skor akhir laga Timor Leste vs Indonesia di Piala AFF 2026. Berikut prediksinya.

Trending

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Ustaz Dasad Latif menyampaikan apresiasi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk membiayai
Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Dalam video penggerebekan tersebut petugas mendapati seorang wanita belia berusia 19 tahun di dalam kamar diduga milik Kalapas Waingapu yang mengaku Adik Angkat
Update Kasus Buronan Harun Masiku, KPK Buka Peluang Sidang In Absentia

Update Kasus Buronan Harun Masiku, KPK Buka Peluang Sidang In Absentia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana akan membuka peluang untuk melakukan mekanisme persidangan in absentia terhadap tersangka dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR sekaligis buronan, Harun Masiku.
Ruben Onsu Dituding Selingkuh Gegara Kasur Mewah, Pengacara Langsung Tantang Penyebar Rumor!

Ruben Onsu Dituding Selingkuh Gegara Kasur Mewah, Pengacara Langsung Tantang Penyebar Rumor!

Di tengah proses penyelesaian persoalan keluarga dengan mantan istrinya, Sarwendah, Ruben Onsu kini diterpa rumor baru yang menyebut dirinya pernah berselingkuh
Jokowi Datang ke NTT, Relawan Ungkap Besarnya Antusiasme Masyarakat

Jokowi Datang ke NTT, Relawan Ungkap Besarnya Antusiasme Masyarakat

Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan melakukan blusukan ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedatangan Jokowi, langsung disambut sejumlah elemen relawan dan juga kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Pada Media Inggris, Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia di Tengah Ancaman Boikot UEFA

Pada Media Inggris, Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia di Tengah Ancaman Boikot UEFA

Di tengah gelombang penolakan dari sejumlah konfederasi besar, Ketua Umum PSSI Erick Thohir justru menegaskan dukungannya terhadap proyek bernilai fantastis tersebut karena dinilai dapat mempercepat pembangunan sepak bola Indonesia.
Ramalan 10 Weton Agustus 2026, Siapa Paling Ketiban Sial dan Bergelimang Hoki Selama Bulan Depan?

Ramalan 10 Weton Agustus 2026, Siapa Paling Ketiban Sial dan Bergelimang Hoki Selama Bulan Depan?

Penasaran bagaimana nasib Anda selama satu bulan ke depan? Simak ramalan sepuluh weton yang diprediksi mengalami hoki maupun kesialan di bulan Agustus 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT