News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wanita Suka Mendaki Gunung? "Why Not", Ini Dia Kiat Aman Yang Wajib Diketahui

Tidak hanya digandrungi para pria, mendaki gunung juga termasuk ke dalam salah satu kegiatan yang digandrungi wanita khususnya bagi para pecinta petualangan.
Selasa, 30 November 2021 - 16:32 WIB
Ilustrasi wanita melakukan eksplorasi ke alam.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan khususnya untuk mendekatkan diri merasakan keindahan dan kecantikan alam.

Tidak hanya digandrungi pria, mendaki gunung juga termasuk ke dalam salah satu kegiatan yang digandrungi wanita khususnya bagi para pecinta petualangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pendaki wanita pemula tentu ada beberapa hal yang harus dipahami ketika memulai perjalanan dan pengalaman baru.

Hal itu tentunya bertujuan agar perjalanan eksplorasi alammu bisa tetap terasa menyenangkan meski banyak rintangan.

Mengutip siaran pers Eiger, Selasa (30/11/2021), berikut beberapa cara yang bisa dilakukan oleh para pendaki wanita agar tetap aman dan nyaman saat memulai pendakian ke gunung.

1. Kenali bahaya dalam perjalanan

Salah satu World Seven Summiter asal Indonesia Iwan “Kwencheng” Irawan mengatakan salah satu kiat agar pendaki wanita aman saat mendaki adalah mengenali jenis- jenis bahaya.

Ada dua jenis bahaya yaitu objektif dan subjektif yang bisa ditemui pada saat eksplorasi alam tengah berlangsung.

Bahaya objektif disebut Iwan merupakan bahaya yang berasal dari faktor alam seperti ketinggian, cuaca, oksigen, hingga curah hujan.

Sementara bahaya subjektif adalah bahaya yang diakibatkan oleh faktor manusia atau keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Ketika bahaya subjektif lebih besar dari bahaya objektif, artinya semua orang bisa ikut berkegiatan selama semua kondisi alam sudah diprediksi dan diperhitungkan. Sedangkan ketika bahaya objektif sama dengan bahaya subjektif artinya kegiatan tersebut mengandung bahaya dan para penggiatnya harus punya kemampuan yang lebih,” ujar Iwan.

Lalu bagaimana jika bahaya objektif lebih besar dari bahaya subjektif?

Artinya kegiatan tersebut mengundang bahaya dari kondisi alam yang tak bisa diprediksi. Umumnya ditemukan dalam acara seperti ekspedisi.

2. Jaga higienitas saat berkegiatan di luar ruangan

Kiat lainnya untuk menjaga pendakian tetap aman bagi wanita adalah menjaga kebersihan tubuh dan diri saat berkegiatan di luar ruangan.

Anda boleh terlarut dalam keindahan dan panorama yang diberikan alam, namun pastikan pada saat melakukan pendakian anda tetap menjaga kebersihan tubuh anda demi kesehatan tak hanya untuk masa sekarang namun juga masa depan.

Dokter Ratih Citra Sari menyebutkan higienitas sangat penting dijaga oleh wanita khususnya pada bagian intim ketika melakukan pendakian.

“Masih banyak pendaki perempuan yang abai dengan higienitas saat berkegiatan dengan berbagai alasan. Padahal jika tidak diperhatikan sejak dini, hal ini dapat berdampak besar di kemudian hari seperti vaginitis atau infeksi vagina hingga sulitnya memiliki keturunan,” ujar dokter Ratih.

Kiat sederhana yang bisa dilakukan pendaki wanita untuk tetap higienis adalah mengganti pakaian dalam sebelum tidur serta membasuh organ intim menggunakan air bersih setidaknya satu kali sehari.

Pastikan juga anda tidak mengganti fungsi air dengan tisu basah karena keduanya memiliki sifat yang berbeda.

3. Siapkan perbekalan ramah lingkungan

Tentunya saat melakukan pendakian, salah satu tujuan pendaki setidaknya adalah mengenal lebih dekat kondisi alam.

Alam telah menampilkan keindahannya pada pendaki, dan untuk itu pendaki harus terus menjaga kelestarian alam setidaknya dimulai dari diri sendiri.

Pendaki bisa membawa perbekalan yang ramah lingkungan ketimbang menggunakan perbekalan yang berpotensi mencemari lingkungan dan sulit terurai.

Sebisa mungkin hindari makanan kemasan dan lebih memilih bahan alami seperti buah atau sayur.

Bahan masakan itu bisa dibungkus dengan kotak makan atau tas jaring agar tetap memiliki daya tahan yang baik.

Sebisa mungkin pada saat melakukan pendakian, anda bisa memilah sampah dan memisahkannya antara sampah yang bisa diuraikan dan tidak diuraikan.

Dengan demikian, ketika ada sampah yang tidak bisa terurai anda bisa membawanya ke bank sampah untuk kemudian bisa diolah kembali sehingga prinsip keberlanjutan lingkungan tetap terjaga.

“Meskipun masih banyak orang yang melihat ini kegiatan yang rumit, namun jika sudah terbiasa, justru perjalanan jadi lebih simple dan sederhana. Kuncinya adalah perencanaan perjalanan,” ujar salah seorang pegiat lingkungan Siska Nirmala yang juga gemar melakukan pendakian.

4. Pakai outfit yang nyaman dan aman

Saat melakukan pendakian ke gunung, salah satu faktor penting lainnya yang harus diperhatikan adalah dari segi kostum atau outfit.

Pastikan pakaian yang anda gunakan bisa sesuai dengan kondisi alam mulai dari kondisi suhu, kondisi medan pendakian, hingga kondisi tubuh untuk bergerak.

Sistem layering menjadi salah satu sistem yang bisa anda terapkan ketika melakukan pendakian.

Ada tiga lapisan yang setidaknya harus dipahami para pendaki mulai dari base layer, mid layer, dan outer layer.

Base layer merupakan lapisan pertama yang harus dipakai sebelum mendaki. Selain memastikan pakaian mampu menyerap keringat, ada baiknya pastikan lapisan pertama ini bisa membantu keringat berpindah ke lapisan selanjutnya.

Pada dasarnya base layer berguna menjaga kestabilan suhu tubuh meski menghadapi temperatur yang ekstrem dan disarankan pilih yang berbahan poliester atau wol.

Middle Layer atau lapisan pakaian kedua biasanya berbentuk jaket yang bisa menjaga suhu tubuh tetap hangat meski berada di daerah dengan suhu relatif rendah.

Anda bisa memiliki middle layer berbahan poliester, fleece, atau bulu angsa.

Terakhir bagian outer layer biasanya berfungsi untuk menahan angin dan air agar pakaian di bagian kedua dan pertama tetap dalam kondisi baik.

Pilihlah outer layer yang bersifat windproof dan waterproof sehingga pendakian bisa tetap lancar dalam situasi cuaca apapun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiganya dinilai menjadi kunci agar kondisi tubuh tetap aman dan nyaman saat pendakian gunung berlangsung.

Setidaknya dengan menerapkan empat hal diatas, pendakianmu sudah memiliki perencanaan dasar dan tentunya mempersiapkan anda untuk mendapatkan pengalaman terbaik saat mendekatkan diri pada alam.*

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Digagalkan Timnas Indonesia, Pemain Naturalisasi Malaysia Tak Percaya Skuad Garuda bisa Cetak 9 Gol

Digagalkan Timnas Indonesia, Pemain Naturalisasi Malaysia Tak Percaya Skuad Garuda bisa Cetak 9 Gol

Pertandingan berlangsung bersamaan di beda stadion, di mana Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan Malaysia menang 6-0 dari Singapura pada Kamis (1/10/2026) malam. 
Bak Bumi dan Langit, Nasib Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Timnas: Satu Pergi Diam-diam, Satu Dibuat Acara Khusus

Bak Bumi dan Langit, Nasib Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Timnas: Satu Pergi Diam-diam, Satu Dibuat Acara Khusus

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi menghadapi penghujung karier internasional dengan cara berbeda. Ronaldo meninggalkan timnas Portugal di tengah konflik.
Punya Budget Rp10 Juta, Dapat iPhone Apa? Ini Pilihan Paling Masuk Akal per Oktober 2026

Punya Budget Rp10 Juta, Dapat iPhone Apa? Ini Pilihan Paling Masuk Akal per Oktober 2026

Punya budget Rp10 juta dan ingin membeli iPhone? Simak pilihan iPhone baru dan bekas yang masih menarik untuk kelas menengah per Oktober 2026.
Video Siswi Berjilbab Nyanyikan Lagu Rohani di Luwu Viral, Ini Fakta yang Masih Belum Terjawab

Video Siswi Berjilbab Nyanyikan Lagu Rohani di Luwu Viral, Ini Fakta yang Masih Belum Terjawab

Video sejumlah siswi di Luwu yang diduga menyanyikan lagu rohani Kristen viral di media sosial. Berikut fakta dan konteks yang masih belum terkonfirmasi.
Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Jejak pelarian seorang pria yang diduga menggasak tas berisi gawai dan laptop milik penumpang kereta rel listrik (KRL) di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, akhirnya terhenti. 
Bukan Sekadar Kostum, Ini Alasan Santri Perlu Memahami Makna Pakaian Adat

Bukan Sekadar Kostum, Ini Alasan Santri Perlu Memahami Makna Pakaian Adat

Bagi generasi muda yang tumbuh di tengah perubahan zaman, mengenakan pakaian adat dapat menjadi pintu masuk untuk mengenali kembali akar budayanya

Trending

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Respons Elegan Jennifer Coppen Usai Kena Bully Netizen Malaysia Usai Dukung Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner di FIFA ASEAN Cup 2026

Jennifer Coppen kena bully netizen Malaysia setelah Timnas Indonesia menggagalkan Harimau Malaya lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 atas banjir gol di dua laga berbeda. 
Jadwal Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober: Ada Timnas Voli Indonesia Berlaga Hari Ini, Sepeda Trek Masuki Babak Final

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober: Ada Timnas Voli Indonesia Berlaga Hari Ini, Sepeda Trek Masuki Babak Final

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Jumat 2 Oktober akan menyajikan pertandingan dari 25 cabang olahraga yang 12 diantaranya terdapat wakil Indonesia bertanding.
Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Jejak pelarian seorang pria yang diduga menggasak tas berisi gawai dan laptop milik penumpang kereta rel listrik (KRL) di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, akhirnya terhenti. 
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT