GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Horee 435 Padukuhan di Sleman Tersambung WiFi Gratis untuk Perkuat Wisata dan Pendidikan

Kabupaten Sleman sendiri total ada 1.212 Padukuhan yang semuanya akan dipasang internet gratis. Kebutuhan akses jaringan bagi masyarakat saat ini sangat penting
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 30 Desember 2021 - 07:43 WIB
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo Saat Mencoba WiFi Gratis di Padukuhan Sumberwatu, Prambanan
Sumber :
  • Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Sebanyak 435 Padukuhan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta telah tersambung WiFi (Wireless Fidelity) gratis. Pemasangan internet gratis di tingkat padukuhan ini sebagai salah satu program menuju Sleman Smart City.

"Alhamdulillah hari ini sudah terpasang 435 titik WiFi gratis di setiap padukuhan. Masih sekitar 777 titik lagi yang akan kita kerjakan di tahun depan," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo usai meluncurkan WiFi gratis tingkat padukuhan di Prambanan, Rabu (29/12/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kustini, di Kabupaten Sleman sendiri total ada 1.212 Padukuhan yang semuanya akan dipasang internet gratis. Pasalnya kebutuhan akses jaringan bagi masyarakat di era saat ini sangat penting.

Internet selain untuk sarana komunikasi juga bisa digunakan sebagai sarana promosi wisata, jual beli produk umkm, belajar online, work from home, dan lain sebagainya.

Terlebih lagi beberapa titik wilayah di Sleman masih terdapat blank spot atau kondisi suatu tempat tidak tersentuh atau tidak terlingkupi oleh sinyal komunikasi. Sehingga kebutuhan jaringan internet yang bisa diakses secara massal oleh masyarakat menjadi keharusan yang wajib dipenuhi oleh pemerintah.

"Dulu saat saya keliling kampanye, memang jumlah daerah yang blank spot ini banyak. Padahal ada banyak potensi yang bisa dikembangkan, kalau daerah ini terkoneksi jaringan yang baik. Ya bisa wisatanya, produk lokalnya, dan masih banyak lagi," terang Kustini.

Guna memenuhi kebutuhan internet di desa, Pemkab Sleman bahkan harus membangun tower WiFi di beberapa lokasi. Pasalnya sejumlah wilayah tidak terlewati jalur kabel fiber optik.

Untuk lokasi pemasangan titik WiFi gratis, ditentukan sendiri oleh kesepakatan masyarakat setempat.

"Di awal ini Diskominfo sudah pasang tower untuk wilayah yang tidak terjangkau fiber optik sebanyak 39 titik. Dan 369 lokasi lainnya karena sudah ada kabelnya, tinggal berlangganan dengan provider," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kustini berharap, WiFi gratis padukuhan ini akan menjadi tonggak bergeliatnya kembali sektor pariwisata dan perekonomian khususnya UMKM yang sebelumnya terdampak pandemi Covid-19.

"Tujuan awalnya jelas, WiFi ini bisa terintegrasi ke banyak manfaat. Nah saya berharap, promosi wisata kita lebih meningkat dan produk-produk UMKM kita lebih berkembang lagi," harapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT