News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Air Terjun Kedunglesung 'Surga" Tersembunyi di Banyumas yang Miliki Kabut Abadi

Berada di sisi barat lereng Slamet, tepatnya di Desa Glempang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah, Air Terjun Kedunglesung bak 'Surga" tersembunyi
Minggu, 16 Januari 2022 - 15:22 WIB
Lansekap lembah air terjun memukau
Sumber :
  • Tim tvOne/Sonik Jatmiko

Banyumas, Jateng - Ada lokasi air terjun yang menantang untuk para penyusur hutan atau jungle-tracker. Sebelum bisa menikmati panorama air terjun dengan kabut abadi, kita harus menyusur hutan lindung dengan segala tantangannya, seperti menyibak perdu dan menyusur sungai

Berada di sisi barat lereng Slamet, tepatnya di Desa Glempang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Di desa terakhir yang berbatasan dengan hutan lindung ini, ada potensi panorama yang luar biasa, yakni air terjun Kedung Lesung. Untuk mencapai ke lokasi air terjun, harus melalui perjalanan menembus hutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang belum ada jalan ke sana. Hanya jejak setapak hutan. Kalau mau ke sana, wajib didampingi warga sini," ujar Kepala Desa Glumpang, Warsiti kepada tvonenews.com. 

Sensasi perjalanan ke lokasi, sangat cocok untuk Anda penghobi jungle-tracking. Setelah melalui jalan desa, track akan terus menyempit menjadi jalan setapak berbatu. Lalu kita juga harus menyusur pematang sawah yang berbentuk terasering.

Lepas areal persawahan, akan mulai masuk hutan. Ini sesuai warning bu kades, diperlukan guide lokal warga desa untuk bisa memandu menembus hutan.

Sensasi berikutnya adalah, para tracker harus menyeberang dan menyusur sungai alami. Tak kurang dari tujuh kali, harus menyeberang sungai dengan batuan khas pegunungan. Air sungai yang sejuk dijamin lelah perjalanan menjadi tidak terasa.

Para tracker juga akan dimanja dengan pemandangan khas hutan tropis yang menawan. 

"Pohon besar hingga vegetasi khas hutan tropis ada si sini. Kita wajib mengenakan pakaian yang melindungi tubuh, karena ada beberapa tanaman yang beracun memicu alergi kulit," ujar Adi Sutrisno, salah seorang guide.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menempuh perjalanan tujuh kilometer, gemuruh suara air terjun mulai terdengar. Dari jauh, kabut dari air yang jatuh terlihat seperti uap yang mengepul. Air terjun atau curug Kedung Lesung memang selalu diselimuti kabut abadi. Karena kabut ini udara di ceruk air terjun menjadi sangat sejuk.

Air terjun dengan ketinggian sekitar 50 meter ini mengalir sepanjang tahun, meski musim kemarau. Jika kita berangkat pagi buta, dan cuaca cerah, bisa menikmati pemandangan lebih baik, karena matahari pukul 10 hingga 12 pagi sedikit bisa menembus lokasi air terjun. Moment ini bisa dimanfatkan untuk berfoto di lokasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT