News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejuknya Taman Wisata Bambu Baturaden Membuat Wisatawan Betah

Taman Wisata Bambu Baturaden (TWBB) memang merupakan tempat wisata dengan paket lengkap. Suasana objek wisata yang menyenangkan dan menenangkan, ditambah dengan arena bermain lengkap yang mengedukasi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Minggu, 23 Januari 2022 - 16:21 WIB
Kerimbunan pohon bambu di Taman Wisata Bambu Baturaden membuat udara menjadi sejuk.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, Jawa Tengah - Taman Wisata Bambu Baturaden (TWBB) memang merupakan tempat wisata dengan paket lengkap. Suasana objek wisata yang menyenangkan dan menenangkan, ditambah dengan arena bermain lengkap yang mengedukasi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Terletak di Desa Karangsalam, Baturaden, Kabupaten Banyumas, awalnya, taman wisata ini adalah kebun yang ditanami bambu guna menjaga daerah tangkapan air di daerah hulu Kali Pelus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekitar 15 tahun lalu, saya ditugasi menanam 90 jenis bambu. Yang tumbuh berkembang baik hanya 38. Ada yang mati, ada yang terbawa erosi," ujar Narsim (50), warga setempat yang merintis terbentuknya taman wisata ini.

Setelah bambu tumbuh, kebun menjadi rimbun. Tak hanya itu, bambu-bambu tersebut juga menciptakan pemandangan yang indah dan udara yang sejuk.

Beraneka macam bambu dapat ditemui di lokasi ini, mulai dari bambu lokal Banyumas, Lampung, hingga wilayah lain di Sumatera. Beberapa jenis bambu cukup unik, di antaranya adalah bambu merak, bambu kuda, dangkil, dan bambu duri.

"Bambu merak itu satu rumpun tumbuhnya berbeda arah. Serumpun jadi mirip  ekor merak yang sedang mekar. Kalau bambu dangkil, tiap ruas bentuknya zig-zag," terang Narsim.

Selain menikmati suasana hutan bambu, ada pula wahana lain untuk keluarga.

"Ada air terjun yang kami namai Green Waterfall, arena permainan dari bambu, bengkel souvenir bambu, lalu ada rumah bamboo, dan sejumlah gazebo. Ke depan, kami akan buka area camping di hutan bambu ini," tambah Mei Sarwono, pengelola TWBB.

Lilik, salah seorang pengunjung mengaku betah berlama-lama di lokasi wisata ini karena udara yang sejuk.

"Adem, jadi betah duduk berlama-lama di sini," ujar Lilik, salah seorang pengunjung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk sampai ke taman wisata ini, dapat melalui Kota Purwokerto ke arah utara sekitar 15 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda dua atau empat. TWBB buka setiap hari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Setiap pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar 10 ribu Rupiah. (Sonik Jatmiko/Ard)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peran Rafael Struick di Balik Keputusan Ivar Jenner Gabung Dewa United dan Tinggalkan FC Utrecht: Dia Bilang Liga di Sini Bagus

Peran Rafael Struick di Balik Keputusan Ivar Jenner Gabung Dewa United dan Tinggalkan FC Utrecht: Dia Bilang Liga di Sini Bagus

Ivar Jenner mengungkap peran penting Rafael Struick dalam keputusannya bergabung dengan Dewa United. Gelandang Timnas Indonesia itu pilih tinggalkan FC Utrecht.
Telan Pil Pahit di Laga Pembuka Final Four Proliga 2026, Bulent Karslioglu ungkap Biang Kerok Kekalahan Megawati Hangestri Cs

Telan Pil Pahit di Laga Pembuka Final Four Proliga 2026, Bulent Karslioglu ungkap Biang Kerok Kekalahan Megawati Hangestri Cs

Juara bertahan musim ini, Jakarta Pertamina Enduro, harus menelan pil pahit pada laga pembuka Final Four Proliga 2026.
Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders Bakal Langsung Cetak Rekor jika Resmi Tinggalkan Persib dan Gabung Liga Azerbaijan

Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders Bakal Langsung Cetak Rekor jika Resmi Tinggalkan Persib dan Gabung Liga Azerbaijan

Pilar Persib Bandung, Eliano Reijnders, berpeluang menorehkan sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang tampil di kasta tertinggi Liga Azerbaijan.
Menarik Perhatian Warga, Fenomena Sun Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Madura

Menarik Perhatian Warga, Fenomena Sun Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Madura

Fenomena bernama Sun Halo atau Halo Matahari muncul di langit Kabupaten Pamekasan, Madura.
Nova Arianto Kembali Blusukan, Berharap Bisa Temukan Bibit-bibit Baru Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Dunia

Nova Arianto Kembali Blusukan, Berharap Bisa Temukan Bibit-bibit Baru Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Dunia

Nova Arianto intens blusukan pantau EPA demi menemukan talenta baru Timnas Indonesia U-20. Ia juga memantau pemain diaspora untuk memperkuat skuad menuju Piala Dunia 2027
Sopir Taksi Online Cabuli Penumpang Perempuan di Jakpus, Cari Tempat Sepi untuk Lakukan Aksi Mesumnya

Sopir Taksi Online Cabuli Penumpang Perempuan di Jakpus, Cari Tempat Sepi untuk Lakukan Aksi Mesumnya

Seorang oknum sopir taksi online diduga mencabuli seorang penumpang perempuan di Jakarta Pusat. Polda Metro Jaya ungkap kronologi lakukan aksi cabulnya....

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT