GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Aviasi Beri Tips Kunci Industri Penerbangan di Era Baru: Persaingan, Efisiensi, dan Strategi Merger

Banyak maskapai global harus melakukan restrukturisasi agar tetap bertahan. Namun, kondisi ini juga melahirkan peluang baru, seperti munculnya maskapai bertarif rendah
Kamis, 18 September 2025 - 00:05 WIB
Ilustrasi Pengamat Aviasi Beri Tips Kunci Industri Penerbangan di Era Baru: Persaingan, Efisiensi, dan Strategi Merger
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Industri penerbangan dunia terus mengalami perkembangan pesat dalam dua dekade terakhir. Kemajuan teknologi, meningkatnya kebutuhan transportasi udara, hingga persaingan maskapai yang semakin ketat membuat sektor ini dituntut untuk selalu berinovasi.

Penerapan teknologi ramah lingkungan seperti pesawat berbahan bakar efisien, pemanfaatan energi hijau di bandara, hingga layanan digitalisasi dalam reservasi dan check-in menjadi contoh nyata bagaimana industri ini beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, pandemi yang sempat melumpuhkan dunia penerbangan beberapa tahun lalu menyisakan tantangan besar. 

Banyak maskapai global harus melakukan restrukturisasi agar tetap bertahan. Namun, kondisi ini juga melahirkan peluang baru, seperti munculnya maskapai bertarif rendah (low-cost carrier) yang semakin diminati masyarakat. 

Strategi efisiensi operasional serta menjaga kualitas layanan kini menjadi kunci agar maskapai tetap kompetitif di tengah biaya operasional yang terus meningkat.

Di Indonesia sendiri, industri penerbangan memainkan peran vital sebagai penghubung antardaerah dan penggerak perekonomian nasional. 

Dengan geografis kepulauan yang luas, kebutuhan transportasi udara selalu tinggi. Namun, tantangan seperti regulasi tarif batas atas (TBA), fluktuasi harga avtur, serta persaingan antar-maskapai membuat industri ini harus dijalankan dengan strategi yang matang. 

Salah satu isu yang kini mencuat adalah wacana merger antara dua maskapai besar di tanah air, yang menuai pro dan kontra dari para pengamat.

Pengamat Aviasi Nilai Garuda Perlu Berdiri di Atas Kakinya Sendiri

Pengamat aviasi nasional, Gerry Soejatman, menanggapi isu potensi merger antara Garuda Indonesia dan Pelita Air. Ia menegaskan ketidaksetujuannya dengan rencana tersebut karena dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan pasar saat ini.

“Saya kurang setuju. Garuda butuh melanjutkan recoverynya, dan sektor domestik butuh kompetisi,” ujar Gerry, Rabu (17/09/265).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, meski pemerintah belum bersedia menyesuaikan TBA dengan kondisi biaya operasional yang meningkat, persaingan tetap penting demi menjaga keseimbangan pasar. Gerry menilai kehadiran Pelita Air telah mampu menjawab kebutuhan kompetisi domestik dengan kinerja yang stabil.

“Karena kebijakan pemerintah yang enggan mengubah TBA agar disesuaikan dengan kondisi sekarang, ya mau gak mau kompetisi tersebut harus diadakan meskipun menggunakan anak perusahaan BUMN lain, dan Pelita memenuhi kebutuhan tersebut dengan prestasi yang bagus dan keuangan yang stabil,” jelas Gerry.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap gaya bermain skuad Garuda di era sebelumnya. Pelatih asal Inggris ..
Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Operasi pencarian terhadap dua remaja atlet dayung yang hilang di Sungai Laes, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, resmi berakhir pada Senin (25/5). 
Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia dipastikan bakal tampil dengan wajah berbeda di ajang ASEAN Championship 2026 yang akan berlangsung Juli mendatang. Pelatih kepala John Herdman
Hapus Pajak Kendaraan, Kang Dedi Mulyadi Ingin Jalan Berbayar Mirip Tol di Jawa Barat

Hapus Pajak Kendaraan, Kang Dedi Mulyadi Ingin Jalan Berbayar Mirip Tol di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggulirkan wacana berani terkait pengelolaan infrastruktur jalan di wilayahnya. Orang nomor satu di Jawa Barat ini merencana-

Trending

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Sebuah postingan video yang memperlihatkan adanya peristiwa pembubaran paksa ibadah jemaat di GMS Bantul oleh organisasi masyarakat (ormas) viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT