Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal
- tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

- Istimewa
Beberapa poin menjadi keuntungan di antaranya, pendapatan usaha akomodasi seperti penginapan meningkat secara signifikan. Okupansi lokal potensi naik, hingga peningkatan harga kamar efek akhir pekan.
Kemudian, para pelaku usaha mikro atau UMKM memperoleh peningkatan omset dalam jangka pendek. Kedatangan suporter Persija membuat permintaan transportasi seperti sewa mobil, taksi, angkutan bandara meningkat secara tinggi.
Dampak reputasi pengalaman pengunjung memiliki pengaruh dan peluang kunjungan ulang dan world of mouth. Selain itu, dadmpak lainnya terletak pada tekanan infrastruktur sehingga meningkatkan keamanan, kebersihan, dan pelayanan darurat.
Dari segi tim tuan rumah, pendapatan ikut melonjak drastis. Mulai dari tiket, F&B di stadion, parkir khusus suporter, serta merchandise pertandingan.
Koordinator Wilayah the Jakmania Cilodong, Sukma Adji Sudrajat turut memberikan pendapat dampak kehadiran suporter Persija tur tandang ke stadion tim lawan.
Adji menjelaskan, keberhasilan setiap melakukan perjalanan away, the Jakmania selalu membuka koordinasi dengan panitia penyelenggara (panpel) tim tuan rumah.
Ia sepakat dengan analisa tersebut. Banyak the Jakmania mampu mendongkrak peningkatan pendapatan dari segi akomodasi, makanan/minuman, hiburan, hingga pedagang dan UMKM lokal.
"Biasanya akan ramai. Roda ekonomi di wilayah tersebut akan sangat berpengaruh dengan ramainya Jakmania yang hadir," ujar Adji saat dihubungi tim tvOnenews.com, Kamis (19/2/2026).
"Contohnya Jakmania kemarin ke Bali. Roda ekonomi segala aspek berputar, mulai dari hotel, wisata, dan kuliner," sambungnya.
Sementara, Koordinator Wilayah the Jakmania Cikarang, Ahmad Arief melihat dari segi pendapatan kuliner maupun UMKM lokal. Menurutnya, mereka bahagia saat dagangannya habis dengan cepat setelah diborong oleh suporter Persija yang away ke Bali.
"Dari perjalanan kita kemarin, rombongan kita terlihat lelah mulai dari Probolinggo hingga tiba ke hotel di dekat Kuta. Di sana, kita tanpa sadar menghabiskan dagangan makanan dan minuman mereka, sehingga yang jualan pun ikut senang. Contohnya dagangan tukang bakso langsung ludes tanpa butuh setengah jam," kata Ahmad Arief.
Load more