News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Jumlah Korban Jiwa Kini 191 Orang Akibat Tragedi Festival Songkran Thailand

Media Vietnam menyoroti tragedi Festival Songkran Thailand 2026 kini memakan korban jiwa sebanyak 191 orang telah meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Jumat, 17 April 2026 - 17:21 WIB
Ratusan ribu warga Thailand menyemarakkan Festival Songkran 2026
Sumber :
  • Reuters/Patipat Janthong

Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam menyoroti tragedi Festival Songkran Thailand 2026. Di balik kemeriahan perayaan perang air terbesar di dunia, justru festival ini memakan korban jiwa.

Media Vietnam, Vietnam Vn dan ZNews Vn kaget. Berdasarkan dari laporan Thai PBS World, sebanyak 191 orang meninggal dunia dan 911 orang cedera dalam perayaan Festival Songkran Thailand dari periode 10-14 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain suasana meriah, statistik kecelakaan lalu lintas juga menarik perhatian. Dari tanggal 10 hingga 14 April, negara tersebut mencatat 951 kecelakaan, yang mengakibatkan 191 kematian dan 911 cedera," tulis Vietnam Vn dalam keterangannya dikutip tvOnenews.com, Jumat (17/4/2026).

Dari tragedi Festival Songkran yang memakan hampir 200 nyawa melayang, membuat Bangkok menambah catatan jumlah korban jiwa tertinggi. Hitungan ini terjadi dalam 16 kasus.

Merujuk dari laporan Bangkok Post, pada periode 10-13 April 2026, festival perang air terbesar di dunia ini sebelumnya mencatat total sebanyak 755 kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan ini menyebabkan 705 orang mengalami luka-luka.

Potret pengunjung bermain air di tengah perayaan Festival Songkran Thailand 2026
Potret pengunjung bermain air di tengah perayaan Festival Songkran Thailand 2026
Sumber :
  • Reuters/Patipat Janthong

Jumlah angka tersebut menunjukkan risiko masih terjadi di jalan raya. Ancaman nyata terus meluas di tengah kemeriahan Festival Songkran.

Untuk wilayah Bangkok, jumlah korban jiwa tercatat paling tertinggi. Setidaknya berjumlah 12 orang yang meninggal dunia.

Penyebabnya akibat kepadatan lalu lintas di Ibu Kota Thailand tersebut. Ditambah, wisatawan hingga mobilitas warga yang pulang kampung semakin melonjak sebagai pemicu memperbesar risiko kecelakaan.

Hingga 14 April 2026, insiden festival ini semakin mengerikan. Thailand sempat mencatat festival terbesar tersebut mengakibatkan 154 orang meninggal dunia.

Di hari yang sama, perayaan Songkran mengakibatkan 951 orang mengalami kecelakaan. Sementara, 191 orang dilaporkan meninggal dunia.

Berdasarkan laporan dari Nation Thailand dan Thai PBS World, penyebab utama ratusan orang meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan ini akibat banyak yang mengebut sekitar 38,54 persen.

Kemudian, banyak yang mengemudi di bawah pengaruh alkohol dengan hitungan 28,13 persen. Sementara, pengendara sepeda motor yang terlibat dalam insiden tersebut hampir menyentuh 73 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kelompok usia 20-29 tahun menyumbang persentase tertinggi," terang Vietnam Vn.

Berdasarkan laporan selama lima hari pertama liburan dalam perayaan Festival Songkran, sebanyak 3.726 kasus mengemudi terjadi akibat keadaan mabuk, sedangkan 230 kasus mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Sebut Aplikasi Jaga Desa Pacu Keseriusan SPPG Kelola Program MBG

Kepala BGN Sebut Aplikasi Jaga Desa Pacu Keseriusan SPPG Kelola Program MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini mendapatkan pengawasan ketat. Melalui kolaborasi BGN dan Kejaksaan Agung, aplikasi "Jaga Desa" resmi dikerahkan untuk memantau setiap piring makanan yang sampai ke tangan masyarakat.
Di Tengah Negosiasi, Iran Siaga Tempur

Di Tengah Negosiasi, Iran Siaga Tempur

Angkatan bersenjata Iran berada dalam posisi siap tempur penuh meskipun negosiasi antara Washington dan Teheran untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah masih berlangsung.
Komentar Dedi Mulyadi soal Pelecehan Mahasiswi oleh Guru Besar Unpad

Komentar Dedi Mulyadi soal Pelecehan Mahasiswi oleh Guru Besar Unpad

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi kasus dugaan pelecehan atau kekerasan seksual verbal yang melibatkan seorang guru besar di Universitas Padjadjaran -
Jika Iran Batal Tampil di Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dan 2 Negara Ini Dinilai Pantas Rebut Tiket Playoff

Jika Iran Batal Tampil di Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dan 2 Negara Ini Dinilai Pantas Rebut Tiket Playoff

Wacana Iran mundur dari Piala Dunia 2026 membuka peluang bagi Timnas Indonesia. Pengamat menyebut tiga negara Asia layak berebut tiket playoff.
Kronologi Dua Pemuda di Banjarmasin Jadi Korban Pengeroyokan Celurit Saat Sedang Ngopi

Kronologi Dua Pemuda di Banjarmasin Jadi Korban Pengeroyokan Celurit Saat Sedang Ngopi

Nasib malang menimpa dua pemuda berinisial AP (20) dan MH (20) di kawasan Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara. 
Kasus Penganiayaan Tokoh Agama di Cikatomas, Polisi Dalami Motif Pelaku

Kasus Penganiayaan Tokoh Agama di Cikatomas, Polisi Dalami Motif Pelaku

Kasus penganiayaan seorang tokoh agama atau kiai di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sedang ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Jordy Wehrmann ungkap proses naturalisasinya. Gelandang Madura United berdarah Indonesia itu mengaku siap bela Garuda kapan saja dipanggil.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Hasil Serie A: Napoli Terkejar, AC Milan Panas di Jalur Scudetto

Hasil Serie A: Napoli Terkejar, AC Milan Panas di Jalur Scudetto

AC Milan meraih kemenangan penting 1-0 atas Hellas Verona pada laga pekan ke-33 Liga Italia 2025/26 di Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (19/4/2026).
Juventus Panaskan Persaingan! Kalahkan Bologna Demi Ancam AC Milan dan Napoli di Serie A

Juventus Panaskan Persaingan! Kalahkan Bologna Demi Ancam AC Milan dan Napoli di Serie A

Juventus berhasil meraih kemenangan penting saat menghadapi Bologna dalam lanjutan Serie A 2025/2026, Senin (20/4/2026).
Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, blak-blakan soal kegagalan skuad Garuda Muda ke semifinal Piala AFF 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT