Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan
- tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Restoran tersebut tidak hanya dapat digunakan oleh tamu untuk bersantap, tetapi juga untuk pertemuan maupun kegiatan bersama.
Kebutuhan untuk mengadakan pertemuan dan acara turut diakomodasi melalui sejumlah ruang dengan kapasitas berbeda. Klangenan Room misalnya, dapat digunakan untuk pertemuan yang lebih privat dengan kapasitas hingga 10 orang, sedangkan Kedaton Room dapat menampung hingga 40 peserta.
Gianti Restaurant dan Gianti Veranda juga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari meeting dan gathering hingga perayaan. Untuk format tertentu, Gianti Veranda memiliki kapasitas hingga 200 orang. Area outdoor turut tersedia untuk kegiatan seperti team building, gathering perusahaan, acara privat, kegiatan komunitas hingga pernikahan.
Di tengah semakin beragamnya pilihan akomodasi di Yogyakarta, pengalaman menjadi salah satu hal yang coba diperhatikan. Operations Manager The Prajan Hotel & Villas, Chairul, mengatakan pihaknya ingin menciptakan suasana yang membuat tamu merasa diterima sejak pertama kali datang.
Menurutnya, keramahan tidak sebatas memberikan pelayanan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing tamu.
"Kami ingin tamu merasa diterima sejak pertama kali datang. Bagi kami, keramahan bukan hanya tentang memberikan pelayanan, tetapi tentang perhatian terhadap kebutuhan dan kenyamanan setiap tamu," ujarnya.
Sementara itu, Sales & Marketing Manager The Prajan Hotel & Villas, Dina Yudhari, mengatakan akomodasi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan yang beragam, mulai dari wisatawan yang mencari ketenangan, pasangan yang merayakan momen khusus, hingga perusahaan yang membutuhkan tempat untuk pertemuan dan kegiatan bersama.
Kehadiran The Prajan di kawasan Sagan menambah pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati Yogyakarta dengan ritme yang sedikit berbeda. Mereka tetap berada di tengah kota dan dekat dengan sejumlah destinasi, namun memiliki ruang untuk berhenti sejenak setelah perjalanan panjang.
Bagi sebagian wisatawan, menikmati Yogyakarta bukan hanya tentang seberapa banyak tempat yang bisa dikunjungi dalam sehari. Terkadang, pengalaman perjalanan justru terasa lebih lengkap ketika ada waktu untuk memperlambat langkah, beristirahat, dan menikmati suasana kota dengan tenang. (Scp/Ard)
Â
Load more