GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Atur Keuangan Sebelum "Solo Travelling" Agar Dompet Tetap Aman

Bagaimana mengatur keuangan sebelum memutuskan untuk melancong sendiri di dalam maupun luar negeri,  jangan samapai malah membuat keuangan jadi tidak sehat
Selasa, 12 Juli 2022 - 19:06 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • (Pexels)

Jakarta - Travel blogger Kenny Santana (@kartuposinsta) membagikan beberapa kiatnya untuk mengatur keuangan sebelum memutuskan untuk melancong sendiri (solo travelling) di dalam maupun luar negeri.

Bagi Kenny, hal terpenting dalam mengelola keuangan adalah telah menuntaskan kewajiban finansial sebelum menyisihkan uang untuk kebutuhan tersier seperti travelling.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aku melakukan kewajibanku dulu, seperti menabung, investasi, bayar kredit, asuransi, dan kewajiban lainnya. Itu aku tuntaskan dulu. Selanjutnya, setelah menyisihkan uang untuk kebutuhan yang penting, baru sisanya untuk bersenang-senang, sehingga nantinya kita tidak merasa bersalah (karena kewajibannya sudah dituntaskan)," kata Kenny Selasa (12/7/2022).

Membereskan segala kewajiban finansial pun dirasa penting bagi Kenny, menyusul banyaknya istilah seperti healing dan self love yang ditakutkan malah membuat keuangan menjadi tidak sehat karena pengeluaran yang tidak terkontrol dan bertanggung jawab.

"Jangan sampai healing-nya di depan kewajiban. Nanti malah takutnya menjadi stres karena kewajibannya belum terpenuhi," kata dia.

Saat ditanya apakah ia membagikan penghasilannya di beberapa pos tabungan, Kenny mengatakan iya, namun, tidak memiliki persentase tertentu.

"Tidak baku harus menyisihkan sekian persen untuk pos tertentu. Yang penting, ketika kewajibannya sudah terpenuhi, dan ketika kita mendapatkan bonus gitu, bisa ditaruh ke pos tabungan atau investasi," ujar Kenny.

Bicara soal solo travelling, Kenny juga mengatakan perencanaan anggaran dan akomodasi juga tak kalah penting. Bagi mereka yang baru pertama kali ingin mencoba melancong sendiri, Kenny mengatakan merencanakan jauh hari juga tidak ada ruginya.

"Misalnya seperti membeli tiket pesawat dari jauh hari, lalu ikuti dengan perencanaan akomodasi yang oke. Kalau ke negara baru, ketika ingin mampir ke destinasi wisata yang memerlukan tiket masuk, jika memungkinkan, booking sekalian, sehingga pengeluaran di sana nantinya hanya untuk makan dan belanja," jelas Kenny.

"Selanjutnya, jangan terlalu paksakan semua itinerary terpenuhi. Nikmati momen yang ada, dan biarkan kita enjoy dan mendapatkan kejutan-kejutan selama trip itu," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Kenny merekomendasikan semua orang untuk setidaknya pernah melakukan solo travelling sekali dalam hidupnya. Bagi Kenny, melakukan perjalanan sendiri ke tempat baru merupakan salah satu bentuk rasa cinta untuk diri sendiri.

Terlebih, segala hal pun dipermudah dengan bantuan teknologi dan internet yang memadai di seluruh dunia.

"Semua orang harus pernah merasakan solo travelling, untuk menyenangkan diri sendiri, memberi waktu buat diri sendiri, yang merupakan bagian dari self love. Kalau misalnya masih ragu, jangan takut. Internet dan teknologi ada untuk membantu kita mencari destinasi yang aman," kata dia. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mojtaba Khamenei Bertemu Komandan Militer Umumkan Strategi Baru Lawan AS dan Israel

Mojtaba Khamenei Bertemu Komandan Militer Umumkan Strategi Baru Lawan AS dan Israel

Dalam pertemuannya dengan komandan Markas Besar Angkatan Bersenjata Iran, Ali Abdollahi, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengumumkan langkah-langkah baru untuk melawan Amerika Serikat dan Israel
Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Mobil kepresidenan Maung Garuda yang merupakan desain dan rakitan PT Pindad "diboyong" hingga sampai di Cebu, Filipina, dan menjadi ajang unjuk diri industri pertahanan Indonesia selama KTT Ke-48 ASEAN, sekretariat Presiden mengungkap cerita di belakang kisah tersebut. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Suasana duka menyelimuti rombongan jamaah haji asal Maluku Utara. Salah satu jamaah, Ibu Siti Totou Umar, dikabarkan wafat di tanah suci Medinah pada Jumat (8/5) siang Waktu Arab Saudi (WAS). 
Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, terungkap begini isi chat Kiai Ashari modus minta temani tidur hingga ancam santriwati agar menuruti perkataannya.
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kesal hingga memberi teguran kepada kepala sekolah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memborong kue dengan harga fantastis

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT