GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Minta Mengikhlaskan, Orang Tua Brigadir J Kembali Dinasihati Nikita Mirzani: Naik Pangkatnya Sambo Aja

Nikita kembali memberi tanggapan mengenai sidang putusan dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat melalui Media Sosial Instagramnya
Rabu, 22 Februari 2023 - 18:29 WIB
Nikita Mirzani dan Rosti Simanjuntak, Ibu Brigadir J
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com/ tim tvOnenews - Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Artis fenomenal Tanah Air, Nikita Mirzani kembali menghebohkan publik dengan perkataannya yang dinilai kontroversial. Nikita kembali memberi tanggapan mengenai sidang putusan dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Sebelumnya, Nikita Mirzani menilai hukuman dalam sidang putusan para terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir J tidak adil. Khususnya Nikita menyoroti tentang hukuman yang telah dijatuhkan kepada Bharada E atau Richard Eliezer dan Ferdy Sambo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang diketahui, terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer telah mendapatkan vonis dengan hukuman selama 1 tahun penjara. Sedangkan terdakwa Ferdy Sambo sebagai pelaku utama dalam kasus tersebut diberikan vonis hukuman pidana mati.

Hal tersebut dinilai tidak adil oleh Nikita Mirzani, sehingga Nikita memberikan komentar pedasnya dengan menyoroti kasus tersebut.

Sementara itu, orang tua dari Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat meminta agar anaknya, diberikan naik pangkat dua tingkat jadi Aipda. 

Seperti apa komentar pedas Nikita Mirzani kepada orang tua Brigadir J, simak Informasinya berikut ini.

Indonesia Belum Sepenuhnya Menegakkan Keadilan

Sebelumnya, Nikita Mirzani mengunggah sebuah video yang seorang terdakwa yang ikut serta dalam kasus pembunuhan yang sedang menjalani sidang. 

Terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E. (Tim tvOnenews -  Muhammad Bagas)

Seorang terdakwa kasus pembunuhan terhadap Salahudin yang dilakukan oleh Trey Alexander Relford di Amerika Serikat. 

Meski telah dimaafkan oleh pihak keluarga korban, terdakwa tetap harus menerima vonis hukuman selama 31 tahun penjara. 

Berkaitan dengan video tersebut, wanita yang sering disebut Nyai ini membandingkan dengan hukuman yang diterima oleh Bharada E. 

“Bagaimana juga bharada E kan dia tetap melakukan pembunuhan. Memaafkan bukan berarti meringankan hukuman yang di luar nalar dan kebiasaan vonis pada umumnya. Sampai jaksa pun tidak banding atas putusan 1 tahun 6 bulan, harusnya 5 tahun lah,” tulisnya dalam unggahan di media sosial Instagram @nikitamirzanimawardi_172, pada Sabtu, (18/2/2023).

Ia menyinggung bahwa Bharada E membuka tabir ini karena takut akan dihukum lebih berat pada persidangan beberapa waktu lalu.

“Walaupun dia yang membuka tabir. Dia jujur karena takut di hukum mati. Gak adil buat yang di suruh nembak gak mau tetep di hukum berat,” kata Nyai.

Menurut Nikita, di Indonesia belum sepenuhnya menegakkan keadilan. Bahkah ia pun menyinggung kepada Majelis Hakim dan Jaksa yang terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

“Jadi menurut saya orang bodoh ini. Keadilan belum sepenuh nya ada di negara Indonesia Raya ini. Semua terbuai akan sanjungan netizen. Bahkan sampai ke hakim dan jaksa ikut terbuai,” tuturnya.

Ribuan warganet menyerbu kolom komentar ikut memberikan pendapat beragam, baik pro dan kontra. Banyak warganet yang setuju dengan pendapat Nikita Mirzani, namun tak sedikit pula yang bertentangan dengan pendapatnya.

“Maling ayam aja di hukum berat masa nembak orang cuma di hukum 1,5 tahun, namanya nggak adil,” warganet mengomentari unggahan tersebut

“Makanya kasihan kan. Jangan kan maling ayam. Maling kolor di jadiin koleksi aja 3 tahun,” balas Nikita Mirzani.

“Aduhhhh postingannya bikin mewek” komentar sedih dari salah seorang warganet.

“Sedih kan kaka. Hati bapaknya seluas samudra. Padahal anaknya udah di bunuh secara sadis juga. Tapi hukuman tetap di jalanin saya (terdakwa) yang ikut bunuh anak si bapak itu. Kalau di Indonesia malah kebalilk. Yang ikut nembak malah di hukum 1 tahun, ngebongkar gara-gara takut dihukum mati,” jawab Nyai.

Brigadir J Naik Pangkat 


Ibu Brigari J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Rosti Simanjuntak. (tim tvOnenews - Julio Trisaputra)

Beberapa waktu yang lalu, dikabarkan orang tua dari Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat meminta agar anaknya, diberikan naik pangkat dua tingkat jadi Aipda. 

Mendengar berita tersebut, Nikita Mirzani mengunggah pendapatnya melalui Insta Story pada akun @nikitamirzanimawardi_172. Nikita Mirzani memberikan kritik kepada orang tua almarhum Brigadir J dengan memberikan saran.

“Ibu dan bapak Joshua yang saya hormati. Bapak tahu nggak pahlawan revolusi aja naik pangkat anumerta nya saja hanya 1 tingkat. Kenapa kalian mau nya naik 2 tingkat,” ungkap Nikita Mirzani.

Wanita yang kerap disebut Nyai mempertanyakan mengapa orang tua Brigadir J ingin menaikkan pangkat anaknya hingga 2 tingkat. Padahal ia mengatakan bahwa pahlawan revolusi dengan pangkat anumerta hanya naik 1 tingkat.

Sementara itu, ia membandingkan contoh lain dengan polisi yang telah gugur di Papua dan Poso, Sulawesi Tengah tidak ada yang meminta kenaikan pangkat hingga 2 tingkat dan museum.

“Banyak itu polisi yang gugur di Papua di Poso nggak ada tuh orang tuanya minta dibikinin museum dan naik pangkat 2 tingkat. Padahal anak bapak dan ibu sudah dapat keadilan di negeri Indonesia tercinta kita ini,” ujarnya.

Selain itu, Nyai juga memberikan nyinyiran dengan menyarankan untuk sekalian saja meminta pangkat yang sama dengan Ferdy Sambo. Ferdy Sambo sebelum dinyatakan diberhentikan dengan tidak hormat oleh Polri, Ferdy Sambo mengemban pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau Irjen Pol. 

“Kalau saya jadi orang tuanya Joshua, Saya minta pangkatnya Sambo aja, lumayan Bintang 2 (Irjen). Kan Sambo juga bakalan almarhum. Nggak mungkin itu pangkat di bawa sampe keliang lahat,” ucap Nyai.

Kemudian ia pun kembali menyindir Bharada E atau Richard Eliezer yang dinilai telah jujur karena ingin mendapat hukuman lebih ringan.

“Abis ini Bharada E minta kenaikan pangkat juga karena sudah berkata jujur walaupun awalnya bohoooong. Demi hukuman yang ringan,” tuturnya.

Sebelumnya, melalui siaran langsung dalam akun media sosial Instagramnya, @nikitamirzanimawardi_172 Nikita Mirzani mengomentari terhadap hasil vonis sidang putusan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Beberapa hal yang disorot oleh Nikita Mirzani, ia sempat memberikan pesan terhadap orangtua Brigadir J agar mengikhlaskan kepergian anaknya tersebut.

“Gue berpesan untuk kedua orang tua Brigadir J untuk mengikhlaskan, jangan taro dendam dalam hatimu, ikhlaskan saja udah,” ungkap Nikita Mirzani.

“Mau berapapun yang diketuk sama Hakim terima saja udah, tidak mungkin mereka di dalam penjara tidak meratapi apa yang sudah dilakukan,” ujarnya

“Jangan juga karena anaknya ditembak mati, berarti orang ini harus mati juga. Berapa orang yang mau kau bikin mati? Berapa orang,” sambungnya.

Setelah pendapatnya terunggah di media sosial Instagram, warganet menyerbu unggahan tersebut dengan memberikan ribuan pendapat, baik pro maupun kontra. 

“Wajar orang tua minta keadilan untuk anaknya, tapi nggak begini juga ujug-ujug (tiba-tiba) minta naik pangkat dan banyak drama pokoknya. Salut sama orang luar negeri yang memaafkan pembunuh anaknya dan memeluk saat di pengadilan,” tulis komentar salah satu warganet.

“Walaupun Sambo hukuman mati bukan berarti besok langsung di tembak mati, ada masa percobaan sekian tahun kak Nikita yang paling mengerti hukum. Jika di masa percobaan dia berlaku baik di dalam, dia akan terbebas dari hukuman mati. Begitu kira-kira,” tanggapan warganet lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mau besok, lusa, atau 10 tahun lagi yang jelas Netizen termasuk elo juga pengennya sih sambo yang mati kan walaupun yang bunuh itu sih Bharada E Betul nggak bahahahaha,” jawab Nikita Mirzani.

Hingga kini, unggahan tersebut telah mendapat 32,690 likes dan 3,233 komentar dari warganet pengguna Instagram. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026, Menteri Agama Ajak Umat Perbanyak Puasa Sunah

Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026, Menteri Agama Ajak Umat Perbanyak Puasa Sunah

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama secara resmi menetapkan bahwa awal Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. 
Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Resmi! I.League Hapus Regulasi Pemain U-23 di Super League 2026-2027

Resmi! I.League Hapus Regulasi Pemain U-23 di Super League 2026-2027

Keputusan untuk menghapus regulasi pemain U-23 di Super League 2026-2027 ini langsung menjadi sorotan, mengingat aturan tersebut selama ini menjadi bagian penting dalam pengembangan pemain muda di Indonesia.
Dedi Mulyadi Salut dengan Bocah Penjual Kue Ini, Dagangannya Langsung Diborong dan Banjir Pesanan

Dedi Mulyadi Salut dengan Bocah Penjual Kue Ini, Dagangannya Langsung Diborong dan Banjir Pesanan

Dedi Mulyadi terharu bertemu Rezda, bocah penjual kue yang rela sekolah paket demi bantu ibunya, lalu memborong dagangannya lebih mahal. Simak kisahnya!
Reaksi Tak Biasa Nate Diaz Usai Conor McGregor Resmi Comeback Lawan Max Holloway di UFC 329

Reaksi Tak Biasa Nate Diaz Usai Conor McGregor Resmi Comeback Lawan Max Holloway di UFC 329

Nate Diaz bereaksi atas pengumuman laga comeback Conor McGregor melawan Max Holloway di UFC 329, dengan menyebut duel tersebut sebagai pertarungan yang sudah.
Kemenag RI Tetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H Jatuh pada Senin 18 Mei 2026, Ini Daftar Amalan di Bulan Haji

Kemenag RI Tetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H Jatuh pada Senin 18 Mei 2026, Ini Daftar Amalan di Bulan Haji

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menetapkan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Berikut daftar amalan di bulan Haji.

Trending

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terkait perayaan Milangkala Tatar Sunda menuai kritik pedas dari parlemen. 
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tengah menjadi sorotan hangat publik dengan berbagai kontroversinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT