GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngeri, Fenomena Alam ini Muncul Ketika Freddy Budiman Dieksekusi Mati, Sang Anak Sebut Bahwa ini Pertanda.....

Fikri Budiman sempat muncul ke publik dan membagikan pengalamannya terkait detik-detik eksekusi mati yang dijalani sang ayah, Freddy Budiman. Fikri bercerita...
Kamis, 23 Februari 2023 - 04:00 WIB
Freddy Budiman
Sumber :
  • Instagram/@fernandfikri

tvOnenews.com – Nama Freddy Budiman mencuat kembai setelah Ferdy Sambo dijatuhi vonis mati oleh majelis hakim atas kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Diketahui Freddy Budiman merupakan salah satu narapidana yang mendapatkan vonis mati dan telah dieksekusi pada 29 Juli 2016 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Freddy Budiman dipidana karena tertangkap tangan memiliki 1,4 juta pil ekstasi yang diselundupkan dari China pada Mei 2012. Belakangan diketahui putra Freddy Budiman, Fikri Budiman, buka suara mengenai detik-detik menjelang eksekusi mati sang ayah.

Dalam sebuah konten YouTube berjudul Ada Sosok “Godfather” Narkoba di Balik Freddy Budiman di channel Kompas TV, Fikri Budiman mengenang sang ayah.

Menurut Fikri ketika eksekusi sang ayah akan segera dilangsungkan, Cilacap kala itu dilanda hujan lebat. Padahal agenda eksekusi tersebut dilakukan pada bulan Juli, yang seharusnya telah memasuki musim kemarau.

“Tiba-tiba ujan aja, sebelumnya nggak pernah ujan, Nusakambangan tuh nggak pernah ujan, tiba-tiba ujan. Nah, ini kan ruangan ini ada tenda buat ruang tunggu, tuh. Tendanya tuh terbang, separah itu,” ungkap Fikri Budiman di channel Kompas TV (25/08/2022).

Menurut Fikri angin ribut dan hujan tersebut menjadi sebuah pertanda bahwa Freddy Budiman sudah meninggal dunia.

“Kayanya sih aku nganggep-nya itu tuh pertanda Papa tuh udah nggak ada. Karena setelah badai berlangsung baru keluarga dikabarin ‘Papah udah nggak ada, ya’ gitu,” ucap Fikri Budiman.

Namun Fikri Budiman mengaku bahwa ia tidak merasakan bau wangi atau hal lain yang selama ini diisukan oleh masyarakat mengenai jenazah Freddy Budiman. Selain hujan badai, kala itu sebagian besar Cilacap, termasuk Nusakambangan, mengalami mati lampu.

Riwayat karier ‘kelam’ Freddy Budiman

Sebelum mendapatkan vonis mati, ternyata Freddy Budiman telah berulang kali terjerat kasus pengedaran narkoba.

Freddy pertama kali ditangkap atas kasus pengedaran narkoba pada tahun 2009. Kala itu, Freddy Budiman kedapatan memiliki 500 gram sabu-sabu dan divonis selama tiga tahun empat bulan penjara.

Punya catatan ‘hitam’ tak lantas menutup pintu tobat seseorang. Menjelang eksekusi mati, Freddy Budiman diketahui mengubah penampilannya. Freddy yang dulunya memiliki rambut dengan jambul pirang, jelang eksekusi menjadi lebih sering memakai kopiah.

Dirinya bahkan memelihara jenggot dan tertangkap kamera kerap mengenakan gamis panjang selama menjalani masa tahanan. Mengenai Freddy Budiman dan tobatnya sang bandar narkoba tersebut, Ustaz Fatih Karim memiliki cerita sendiri.

Ustaz Fatih Karim mengenang Freddy Budiman

Viral sebuah potongan video berupa rekaman kajian Ustaz Fatih Karim di media sosial TikTok. Setelah ditelusuri, video tersebut merupakan cuplikan dari acara Kajian Akbar & Buka Puasa Sunnah Asyura Bersama Jogokariyan bersama Ustaz Fatih Karim yang disiarkan oleh channel Pro-You Channel.

Dalam video bertanggal 14 Oktober 2018 tersebut, Ustaz Fatih Karim menunjukkan ekspresi Freddy Budiman jelang eksekusi mati. Menurut Ustaz Fatih Karim saat itu dirinya sedang mengisi pengajian rutin di Lapas Gunung Sindur.

Freddy Budiman tampak mengenakan baju koko berwarna putih dipadukan dengan kopiah dengan warna senada. Freddy juga terlihat memelihara jenggot yang menurut Ustaz Fatih Karim sudah berwarna putih.

Dalam ulasan Ustaz Fatih Karim, kala itu Freddy Budiman terlihat menangis tersedu-sedu mengikuti agenda kajian dari awal hingga akhir.

“Singkat cerita saya ngisi pengajian di penjara itu. Isinya orang penjara semua, saya kan nggak kenal wajahnya. Begitu saya lihat di kanan, ada orang pakai baju koko putih, pakai kopiah putih, berjenggot, jenggotnya sudah mulai memutih, dari tadi sampai akhir pengajian saya nangis senangis-nangisnya. Pipinya basah dengan air mata,” kenang Ustaz Fatih Karim.

Sang ustaz lantas bertanya mengenai sosok yang tengah menangis tersedu-sedu tersebut pada penjaga Lapas Gunung Sindur.

“Saya tanya pada penjaga penjara, dia Freddy Budiman, almarhum,” sebut Ustaz Fatih Karim.

Namun ketika Ustaz Fatih Karim meminta untuk menemui Freddy Budiman secara pribadi dirinya dilarang oleh pihak kepolisian. Ternyata pelarangan ini karena Freddy Budiman sudah dekat dengan momen menjelang eksekusi matinya.

“Saya mau ketemu dilarang sama polisi, ternyata hari itu dibacakan surat eksekusi mati. MasyaAllah,” terang Ustaz Fatih Karim.

Freddy Budiman Sempat Khatam Alquran 7 Kali Sebelum Eksekusi

Ustaz Fatih Karim juga menyebut bahwa Freddy Budiman memiliki beberapa permohonan sebelum akhirnya dieksekusi mati. Menurutnya Freddy Budiman sempat meminta untuk mengucapkan kalimat syahadat sebelum penembakan.

“Apa katanya? ‘Tolong izinkan saya pada saat sebelum ditembak mati mengucapkan kalimat Lailahaillallah Muhammadarrasulullah izinkan saya’, apa kata tukang tembaknya? ‘baik kami izinkan’,” ujar Ustaz Fatih Karim menceritakan momen permohonan Freddy Budiman.

Bukan itu saja, Ustaz Fatih juga mengatakan bahwa Freddy Budiman meminta agar penutup matanya dibuka saat eksekusi. Hal ini dilakukan agar dirinya bisa melihat kembali dosa-dosanya terhadap Indonesia.

“Permintaan kedua, tolong mata yang ditutup kain hitam dibuka matanya, kenapa? ‘karena saya ingin melihat dosa-dosa saya terlalu banyak untuk Indonesia” lanjut Ustaz Fatih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan itu saja, menurut Ustaz Fatih sang narapidana narkoba tersebut juga telah khatam atau selesai membaca seluruh Alquran sebanyak 7 kali menjelang eksekusi mati.

“Antum (Anda) tahu dari mulai hari ini sampai dua hari yang akan datang beliau khatam Quran sehari 7 kali,” tambah Ustaz Fatih. (Lsn

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDMP Pacu Desa Jadi Motor Pertumbuhan dan Kemandirian Pangan, Legislator Klaim Jatim Siap Sokong Ekonomi Makro

KDMP Pacu Desa Jadi Motor Pertumbuhan dan Kemandirian Pangan, Legislator Klaim Jatim Siap Sokong Ekonomi Makro

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Chusni Mubarok mengatakan, Jatim memiliki tanggung jawab besar sebagai tolok ukur keberhasilan program pemerintah, khususnya KDMP.
Como FC Siap Guncang Serie A, Klub Milik Pengusaha Indonesia Bidik Pilar Juventus dan Siap Jorjoran di Bursa Transfer

Como FC Siap Guncang Serie A, Klub Milik Pengusaha Indonesia Bidik Pilar Juventus dan Siap Jorjoran di Bursa Transfer

Como FC mulai menunjukkan ambisi besar untuk menghadapi musim depan di Serie A. Klub pengusaha Indonesia itu dikabarkan siap bergerak agresif di bursa transfer.
John Herdman Blak-blakan soal Mental Pemain Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Blak-blakan soal Mental Pemain Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampaknya tidak main-main dalam mempersiapkan anak asuhnya menjelang putaran final Piala Asia 2027. Tidak hanya genjot...
Mengenal Jordan Wilson, Tandem Baru Megawati Hangestri yang Disebut Mirip Member BLACKPINK

Mengenal Jordan Wilson, Tandem Baru Megawati Hangestri yang Disebut Mirip Member BLACKPINK

Jordan Wilson langsung jadi sorotan usai resmi setim dengan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Selain itu pevoli asal Amerika Serikat itu juga disebut-sebut mirip Jennie BLACKPINK.
Persib Tanpa Pilar Tim Lawan PSM Makassar, Igor Tolic Dapat Kepercayaan Bojan Hodak untuk Rombak Daftar Susunan Pemain

Persib Tanpa Pilar Tim Lawan PSM Makassar, Igor Tolic Dapat Kepercayaan Bojan Hodak untuk Rombak Daftar Susunan Pemain

Tak hanya kehilangan Federico Barba dan Luciano Guaycochea, Persib juga kehilangan pelatih kepala, Bojan Hodak. Ketiganya absen karena menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. 
Sulap Limbah Kayu Pantai Bali Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi, Nasabah PNM ULaMM Tambus Pasar Dunia

Sulap Limbah Kayu Pantai Bali Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi, Nasabah PNM ULaMM Tambus Pasar Dunia

Wayan Sudira dengan kreativitasnya mengubah kayu-kayu bekas yang terdampar di pantai Bali menjadi produk kerajinan bernilai jual tinggi. Bahkan, karyanya kini telah diekspor ke berbagai negara.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar mengembirakan untuk warga Maluku dari Gubernur Sherly Tjoanda. Dalam menyambut hari raya Idul Adha 2026 ada program yang membantu rakyat.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Nama Josepha Alexandra sebelumnya ramai dibicarakan setelah dirinya mempertanyakan keputusan juri yang menyatakan jawaban timnya salah. Padahal menurut banyak penonton, jawaban yang disampaikan Ocha sama dengan jawaban peserta lain yang justru dinilai benar oleh dewan juri.
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi menyoroti proyek galian kabel di Subang yang membuat trotoar kembali rusak. Ia menilai pekerjaan tersebut tidak terkoordinasi dan justru merugikan.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT