News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Ayah Mario Dandy, Pegawai Pajak Ini Lebih Duluan Viral Karena Bisa Jalan-jalan Meski Sedang Dipenjara

Nama Mario Dandy menyita perhatian publik pasca kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap David viral. Diketahui ayah Mario Dandy merupakan seorang pegawai
Senin, 27 Februari 2023 - 04:58 WIB
Rafael Alun Trisambodo
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarata, tvOnenews - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjadi bahan pembicaraan publik pasca kasus Mario Dandy Satriyo mencuat. Hal ini lantaran Rafael Alun Trisambodo, ayah Mario Dandy, ternyata merupakan seorang pejabat pajak dalam instansi tersebut.

Karena status ini, masyarakat pun beramai-ramai menyoroti kekayaan yang dimiliki oleh ayah Mario Dandy. Pasalnya, Mario Dandy dalam akun media sosialnya (sebelum akhirnya dihapus) kerap mengunggah barang-barang mewah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan ketika melakukan penganiayaan terhadap David, putra seorang kader GP Ansor, Mario Dandy tampak menggunakan Jeep Rubicon yang diketahui memiliki harga fantastis. Kendaraan mewah ini ternyata bukan satu-satunya.

Dalam unggahan lain di media sosial milik Mario Dandy, putra pejabat pajak ini ternyata juga punya motor Harley. Kepemilikan atas barang-barang berkelas ini lantas menimbulkan kegaduhan dan tanda tanya mengenai total harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo.

Jika merujuk pada laporan harta kekayaan di situs LHKPN, Rafael yang terakhir menjabat sebagai Kepala Bagian Umum di Kanwil DJP Jakarta II ini memiliki total kekayaan Rp56,1 miliar. Kisah Rafael Alun Trisambodo dan ancaman lunturnya kepercayaan publik terhadap instansi DJP bukanlah yang pertama.

Jika melakukan kilas balik ke belakang, Direktorat Jenderal Pajak juga pernah menjadi sorotan publik atas kasus mafia pajak bernama Gayus Halomoan Pertahanan Tambunan atau Gayus Tambunan.

Siapa Gayus Tambunan?

Gayus Tambunan namanya sempat viral pada pertengahan tahun 2010. Saking terkenalnya, kala itu mantan pegawai DJP tersebut sempat menjadi inspirasi lagu ikonik karya musisi Bona Paputungan.

Diketahui Gayus Tambunan merupakan pegawai Ditjen Pajak golongan IIIA. Dirinya terlibat dalam sejumlah kasus mafia pajak dan terbukti memiliki harta hingga puluhan miliar.

Kepemilikan harta ini cukup janggal karena kala itu Gayus Tambunan baru berusia 31 tahun dan baru bekerja di Ditjen Pajak kurang dari 10 tahun. Gayus sendiri merupakan alumni dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Lulus dari Stan, Gayus Tambunan sempat ditempatkan di Balikpapan selama dua tahun, lantas melanjutkan kuliah ke jenjang D4. Pasca mengenyam pendidikan D4 inilah Gayus diketahui mulai melancarkan aksinya.

Gayus Tambunan diketahui ditangkap oleh pihak kepolisian di Hotel Mandari Singapura pada Selasa (30/03/2010) atas dugaan kasus mafia pajak. Karena terbukti bersalah, Gayus Tambunan lantas dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dengan denda Rp300 juta atau subsider 3 bulan kurungan pada 19 Januari 2011.

Pegawai DJP ini diketahui terbukti menyalahgunakan wewenang ketika sedang menangani keberatan pajak PT Surya Alam Tunggal (SAT) yang menyebabkan kerugian pada negara hingga Rp570,92 juta.

Catatan ‘kelam’ Gayus Tambunan tidak berhenti di sana. Pegawai pajak ini ternyata juga terbukti memberikan uang kepada polisi senilai total 10.000 dollar Amerika Serikat (AS). Bahkan ia juga sempat memberikan uang kepada hakim sebesar 40.000 dollar AS ketika berperkara di PN Tangerang.

Tidak berhenti di sana, Gayus juga terbukti memberikan keterangan palsu soal uangnya yang senilai Rp28 miliar yang diduga berasal dari hasil korupsi.

Sempat jalan-jalan ke Bali saat dipenjara

Yang membuat Gayus Tambunan viral bukan sekadar kasusnya, namun juga ulahnya. Diketahui Gayus sempat membuat heboh karena bisa menonton pertandingan tenis Commonwealth Bank Tournament of Champions 2010 di Bali ketika seharusnya mendekam di Rumah Tahanan Brimob.

Saat itu beredar banyak foto mirip Gayus Tambunan yang tengah menonton laga tenis tersebut. Bukan itu saja, sebelum kejadian, Gayus juga sempat pergi ke Singapura, sebelum akhirnya ditahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kala itu, Gayus Tambunan mengaku sempat keluyuran ke Singapura, Makau, dan Kuala Lumpur selama menjadi tahanan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gayus tidak main-main dalam menjalankan aksinya.

Ia mengaku pergi ke luar negeri dengan menggunakan paspor palsu atas nama Sony Laksono. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jual Miras Warung Remang di Dukun Gresik Digerebek Polisi, Satu Orang Diamankan

Jual Miras Warung Remang di Dukun Gresik Digerebek Polisi, Satu Orang Diamankan

Kerap meresahkan masyarakat lantaran sering digunakan untuk pesta miras, sebuah warung di wilayah Kecamatan Dukun, Gresik Rabu dini hari digerebek polisi.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Kalahkan China, Timnas Indonesia U-17 akan Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi Lawan Qatar

Kalahkan China, Timnas Indonesia U-17 akan Lolos ke Piala Dunia U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi Lawan Qatar

Timnas Indonesia U-17 sukses mengalahkan China di pertandingan pertama Piala Asia U-17 2026. Mereka hanya selangkah lagi lolos ke Piala Dunia U-17 2026.
Sempat Karam di Perairan Teon Nila Serua, 13 Penumpang KLM Cajoma V Berhasil Dievakuasi

Sempat Karam di Perairan Teon Nila Serua, 13 Penumpang KLM Cajoma V Berhasil Dievakuasi

KLM Cajoma V sempat karam di Perairan Teon Nila Serua, Maluku Tengah, pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 21.55 WIT. 
Pengurus KNPI Sulsel Baru Dilantik, Soroti Persatuan Pemuda

Pengurus KNPI Sulsel Baru Dilantik, Soroti Persatuan Pemuda

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar pelantikan pengurus KNPI Sulawesi Selatan, periode 2026-2029, Selasa (5/5/2026).
Kiai Ponpes di Pati Mendadak 'Hilang' Usai Jadi Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati, Polisi Bakal Jemput Paksa

Kiai Ponpes di Pati Mendadak 'Hilang' Usai Jadi Tersangka Pencabulan Puluhan Santriwati, Polisi Bakal Jemput Paksa

Hingga kini, polisi masih memburu keberadaan tersangka Kiai Ashari yang belum memenuhi panggilan pemeriksaan.

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT