News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Ponari? Begini Kondisi Mantan Dukun Cilik dengan Batu Petirnya, Sudah Beralih Profesi

Belakangan ini Ida Dayak viral diduga dukun yang dapat mengobati berbagai penyakit. Namun, ingat dengan Ponari? Begini kondisi mantan dukun cilik tersebut
Kamis, 6 April 2023 - 06:32 WIB
Mantan Dukun Cilik, Ponari dengan Batu Petirnya
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Belakangan ini telah viral seorang wanita yang diduga sebagai dukun yang dapat mengobati berbagai penyakit. Wanita tersebut bernama Ida Dayak. 

Wanita dengan nama Ida Andriyani atau disebut dengan Ida Dayak menjadi sorotan setelah videonya viral saat berhasil menyembuhkan berbagai penyakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viralnya Ida Dayak yang dianggap sakti dalam menyembuhkan berbagai penyakit bukan hanya kali ini saja di Indonesia. 

Masih Ingat Ponari? Seorang dukun cilik dari Jombang, Jawa Timur yang sempat viral di tahun 2009 ini pernah diyakini memiliki kekuatan dari sebuah batu petir yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Kesaktiannya sempat disiarkan di beberapa stasiun televisi. Namun seiring berjalannya waktu, nama Ponari redup dan kehilangan banyak pasien.

Lalu bagaimana kabarnya Ponari setelah 14 tahun lamanya? Simak informasinya berikut ini.

Kabar Terakhir Ponari

Potret Ponari. (Ist)

Sebelum Ida Dayak, sosok Ponari merupakan dukun cilik dari Jombang, Jawa Timur telah lebih dahulu dikenal orang. Ponari pernah viral pada 2009 karena mempunyai batu petir yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Dulu ia sering tampil di media baik itu koran maupun televisi, namun dengan seiringnya waktu, nama Ponari redup hingga jarang muncul. Lantas bagaimana kabar dukun cilik yang pernah viral itu?

Nama Ponari yang dulu sempat viral kembali setelah muncul di YouTube Ric SNT milik Ricky Santosa yang diunggah 28 Juni 2022. 

Sebelumnya, Ponari sempat viral kembali saat menikah dengan Aminatuz Zuroh pada 2020 yang lalu. Ternyata kini dia sudah memiliki satu momongan.

“Sudah memiliki satu momongan," kata Ponari saat ditanya Ricky Santoso.

Kemudian, ia juga menunjukan kepada Ricky Santosa lokasi batu petir itu pertama kali ditemukan hingga membuatnya terkenal sebagai Dukun Cilik dari Jombang pada 2009 lalu.

“Di sini dulu, nemu batunya, dulu tidak kaya gini. Ini dulu tanah merah, kalau hujan becek," ungkapnya.

Ia mengaku pasiennya dulu tersebar hingga luar negeri, menurutnya, pasian paling jauh berasal dari Singapura.

“Paling jauh yang berobat dari Singapura," kata Ponari.

Potret Ponari bersama Istri. (Ist)

Saat menjalankan praktek pengobatan dengan batu petir yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit itu, Ponari mengaku tidak memasang tarif.

Kendati demikian, dia pernah mendapatkan uang Rp100 juta dalam sehari. “Tarifnya dulu, sukarela. Dulu sehari pernah dapat Rp100 juta,” ujarnya.

Ternyata ia tak hanya dibayar dengan uang tunai, beberapa pasiennya memberikan Ponari barang-barang berharga.

“Paling aneh, dapat mobil, rumah, tapi tidak saya ambil. Nggak tahu dulu, masih polos,” kata Ponari.

Meskipun sempat terkenal sampai pelosok nusantara, nama Ponari redup pada 2015. Hanya sedikit orang yang berobat lagi kepadanya.

“Mau tahun 2015 sudah mulai sepi,” kata Ponari.

Namun menurut Ponari, batu petir yang dipercaya bisa menyembuhkan segala penyakit itu pernah ditawar sampai Rp 1 miliar.

“Batu petir itu masih ada di rumah, pernah ditawari sama orang, pernah ditawar 1 Miliar,” terang Ponari. 

Sejak tahun 2015, pasien yang datang semakin berkurang. Kini nyaris tak ada lagi yang berobat kepadanya.

Hal itu membuat Ponari bangkrut karena tak bisa mengelola uang yang berlimbah seperti dahulu pernah ia kumpulkan.

“Soalnya ya tadi, nggak bisa ngelola uang,” ungkapnya. 

Potret Ponari bersama Istri. (Ist)

Ketika namanya telah redup, Ponari pun akhirnya mencari penghasilan lain dengan sebuah pekerjaan baru.

Misalnya Ponari pernah menjadi seorang buruh pabrik yang digaji Rp23 ribu per hari atau bekerja di peternakan ayam untuk membersihkan kotorannya dengan bayaran Rp300 ribu per bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga diajak Stand Up oleh Firman di Komunitas Standup Indo Malang. Firman mengajak Ponari yang punya pengalaman sebagai dukun cilik untuk menertawakan dirinya sendiri melalui Stand Up Comedy.

Begitulah kabar Ponari kini, setelah 14 tahun lamanya, nama Ponari sebagai dukun cilik kini sudah lama redup. Ia pun kini telah menikah dengan seorang wanita bernama Aminatuz Zuroh dan memiliki seorang anak. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bangkit Pascakebakaran, Bantuan PNM Bersama BRINS Nyalakan Harapan Baru Warga Sade

Bangkit Pascakebakaran, Bantuan PNM Bersama BRINS Nyalakan Harapan Baru Warga Sade

Upaya bangkitkan harapan warga Sade pascakebakaran, PNM bersama BRINS menyiapkan pendampingan lanjutan bagi para nasabah melalui berbagai program pemberdayaan.
Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Mentah-mentah Main di Liga Indonesia, Ini Alasannya

Striker Naturalisasi Malaysia Tolak Mentah-mentah Main di Liga Indonesia, Ini Alasannya

Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, mengaku tak pernah membayangkan bermain di Liga Indonesia dan menegaskan dirinya nyaman berkarier di Malaysia.
Warga Jabar Buruan Cek Aplikasi Sapawarga, Dedi Mulyadi Berikan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Warga Jabar Buruan Cek Aplikasi Sapawarga, Dedi Mulyadi Berikan Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberi kabar baik untuk semua warga Jabar. Ternyata ada asuransi Aing yang bermanfaat untuk warga kurang mampu.
Desak Made Raih Emas dan Cetak Rekor, Tim Indonesia Penuhi Target Medali Asian Games 2026

Desak Made Raih Emas dan Cetak Rekor, Tim Indonesia Penuhi Target Medali Asian Games 2026

Desak Made meraih medali emas dari nomor speed putri cabor panjat tebing setelah menjadi yang tercepat dalam perlombaan yang berlangsung di Nagoya International Exhibition Hall, Rabu (30/9/2026).
Ratusan Umat Khusyuk Ikuti Ibadat Taizé di Taman Doa Maria Oblat Blotan Sleman

Ratusan Umat Khusyuk Ikuti Ibadat Taizé di Taman Doa Maria Oblat Blotan Sleman

Suasana syahdu dan penuh ketenangan menyelimuti Taman Doa Maria Oblat, Blotan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, saat ratusan umat berkumpul untuk mengikuti Ibadat Taizé.
Makin Diakui, Maarten Paes Banjir Pujian Warganet Belanda usai Jadi Penyelamat Timnas Indonesia

Makin Diakui, Maarten Paes Banjir Pujian Warganet Belanda usai Jadi Penyelamat Timnas Indonesia

Maarten Paes banjir sorotan warganet Belanda usai jadi 'penyelamat' saat Timnas Indonesia tahan Malaysia. Kiper Ajax itu diakui makin moncer usai laga tersebut.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Beroperasi, Tarif Gratis Selama 14 Hari

PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) pada Rabu (30/9/2026) mulai mengoperasikan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) ruas Gending-Paiton.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT