News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Banyak yang Tahu, Berikut 10 Fakta Menarik KH Ahmad Dahlan Pendiri Muhammadiyah, Ternyata...

KH Ahmad Dahlan atau memiliki nama kecil Muhammad Darwisy, ia sosok ulama besar sekaligus pendiri Muhammadiyah, sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Sabtu, 29 April 2023 - 16:40 WIB
Kyai Haji Ahmad Dahlan, Sang pendiri Muhammadiyah.
Sumber :
  • Dok. Museum Kebangkitan Nasional Ditjen Kebudayaan Kemendikbud

tvOnenews.com - KH Ahmad Dahlan atau memiliki nama kecil Muhammad Darwisy adalah sosok ulama besar sekaligus pendiri Muhammadiyah, sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Bapak Pembaharuan Islam ini kelahiran kampung Kauman, Yogyakarta pada 1 Agustus 1868, beliau juga termasuk pahlawan nasional Indonesia yang wafat pada usia 54 tahun di Yogyakarta pada tahun 1923.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pada 18 November 1912 silam KH Ahmad Dahlan membimbing para pemuda di Desa Kauman, Yogyakarta untuk mendirikan Muhammadiyah. 

Di mana tujuannya adalah untuk mengembalikan syariat Islam sesuai dengan ajaran Alquran dan sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, tanpa terlalu banyak diadaptasi oleh berbagai budaya di Indonesia.

Guna mengenang kembali jasa sang Kyai, tim tvOnenews telah merangkum sejumlah fakta menarik tentang KH Ahmad Dahlan.


Kyai Haji Ahmad Dahlan. (Dok. Museum Kebangkitan Nasional Ditjen Kebudayaan Kemendikbud)

1. Dikenal sebagai Tokoh Pembaharu Islam 

Sosok Kyai Haji Ahmad Dahlan adalah pegawai kesultanan Kraton Yogyakarta dan juga sebagai khatib dan pedagang. Yang tergerak untuk mengajak umat Islam untuk berpegang teguh pada Alquran dan Hadist.

Di mana pada awalnya ajakannya tersebut banyak ditolak, namun berkat keteguhan hati dan kesabaran-nya. Akhirnya putra Kauman ini mendapat sambutan dari keluarga dan teman-teman dekatnya.

Tokoh pembaharu agama Islam di Indonesia ini membuktikan dirinya dari perubahan cara berpakaian.

Tanpa segan, KH Ahmad Dahlan memadu padankan pakaian Belanda dengan tradisional. Padahal, hal ini dianggap tabu di masanya. Tak hanya itu, dari segi kesehatan sang pendiri Muhammadiyah juga mengadopsi cara pengobatan Belanda, yang mana memberikan perubahan besar untuk masyarakat.

2. Pahlawan Nasional Indonesia

KH Ahmad Dahlan menyandang gelar Pahlawan Nasional Indonesia. Berdasarkan surat keputusan Presiden No 657 tahun 1961, sosoknya dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional atas jasanya dalam membangkitkan kesadaran masyarakat dalam pendidikan dan pembaharuan Islam. 

Kyai Haji Ahmad Dhani tutup usia pada 23 Februari 1923 di usianya 54 tahun dan dimakamkan di Makam Karangkajen, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.

3. Anak dari Ulama KH Abu Bakar

Pemilik nama kecil Raden Ngabei Ngabdul Darwis atau Muhammad Darwisy ini ternyata bukanlah orang sembarangan. 

Sang pendiri Muhammadiyah ini memiliki latar belakang keluarga yang tak main-main, ayahnya merupakan seorang ulama bernama KH Abu Bakar. Sedangkan, ibunya merupakan putri dari pejabat penghulu kesultanan, H. Ibrahim.

4. Bergabung ke Organisasi Boedi Oetomo dan Tokoh Pendidikan

Setahun setelah berdirinya Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan sempat bergabung ke organisasi pemuda Boedi Oetomo pada tahun 1909. Organisasi ini didirikan oleh dr. Soetomo, Budi Oetomo dan para mahasiswa STOVIA alias Sekolah Pendidikan Dokter Bumiputera.. 

Setelah bergabung dengan organisasi yang didirikan oleh Dr. Soetomo. Hal inilah menjadi inspirasi KH Ahmad Dahlan untuk turut membangun sekolahnya sendiri dengan dukungan dari organisasi resmi dan permanen. 

Pasalnya, banyak pondok pesantren tradisional yang harus tutup setelah pemimpinnya meninggal dunia.

Nama KH Ahmad Dahlan pun sejajar dengan tiga tokoh sebagai perintis pendidikan di Indonesia, KI Hadjar Dewantara (1889-1959) melalui Taman Siswa, Dr. Muhammad Sjafei melalui INS Kayutanam di Sumatera Barat dan KH Ahmad Dahlan (1868-1923) melalui Persyarikatan Muhammadiyah.

5. Naik Haji pada usia 15 tahun 

Salah satu fakta menarik lainnya, KH Ahmad Dahlan menunaikan ibadah Haji saat masih berusia 15 tahun. Setelah menginjakkan kaki di Tanah Suci, dia tak langsung kembali ke tanah air. 

Pemilik nama kecil Muhammad Darwisy ini sempat menetap 5 tahun demi mempelajari ilmu agama dan pemikiran pembaharu agama Islam. 

Di sana, dia bertemu dengan berbagai tokoh agama penting diantaranya Rasyid Ridha, Al-Afghani, Muhammad Abduh, hingga Ibnu Taimiyah.

6. Dituding sebagai Kyai Palsu

Dalam perjalanannya mendirikan Muhammadiyah, Kyai Haji Ahmad Dahlan melalui berbagai hambatan. Salah satunya adalah ketika dituduh mendirikan agama baru.

Dalam perjuangannya, dia sempat dianggap mendirikan sekolah yang menyalahi ajaran agama Islam. Bahkan, namanya pernah disandingkan dengan sebutan ‘Kyai Palsu’.

7. Generasi ke-12 Sunan Gresik

Tak heran jika sejak kecil KH Ahmad Dahlan kerap terpapar dengan ilmu dan tradisi keagamaan, ternyata dia merupakan generasi ke-12 dari Maulana Malik Ibrahim, seorang Wali Songo yang dikenal dengan nama Sunan Gresik.

8. Menikahi Sepupu Sendiri

KH Ahmad Dahlan memiliki seorang istri bernama Siti Walidah. Seperti dirinya, sang istri juga berjasa dalam emansipasi wanita sehingga turut menyandang gelar Pahlawan Nasional. 

Sang istri dinikahi KH Ahmad Dahlan seusai kembali dari Tanah Suci. Wanita yang kerap disapa sebagai Nyai Ahmad Dahlan ini ternyata adalah sepupunya sendiri. 

Diketahui, Siti Walidah yang merupakan kelahiran 1872 ini adalah putri dari KH Muhammad Fadli, seorang ulama dan anggota kesultanan Yogyakarta. 

Tak hanya itu, KH Ahmad Dahlan juga memiliki 3 istri lainnya yaitu Ray Soetidjah Windyaningrum atau Nyai Abdullah, Nyai Rum dan Nyai Aisyah.

9. Kisah KH Ahmad Dahlan diangkat ke layar lebar

Perjalanan hidupnya yang menarik, membawa kisah KH Ahmad Dahlan diangkat ke layar kaca Indonesia. Pada tahun 2010, sutradara kondang Hanung Bramantyo mengangkat sebuah film berjudul ‘Sang Pencerah’ yang berkisah tentang perjuangan sang pendiri Muhammadiyah.

Tak hanya itu, Siti Walidah sang istri juga kisahnya diangkat ke layar lebar pada tahun 2017 lalu yang berjudul Nyai Ahmad Dahlan.

Film drama biopik ini mengisahkan tentang Siti Walidah yang selalu hadir dalam setiap perjalanan hidup KH Ahmad Dahlan.

Siti Walidah juga sebagai tokoh yang menolak kawin paksa, dan perempuan pertama yang pernah memimpin Kongres Muhammadiyah pada tahun 1926 silam.

Perlu diketahui, seperti sang suami. Nyai Ahmad Dahlan juga menyandang gelar pahlawan nasional sejak 10 November 1971.

10. Jejak Karya Tulis KH Ahmad Dahlan Sangat Minim 

Sayangnya, tidak banyak karya tulis yang ditinggalkan KH Ahmad Dahlan semasa hidup. Sebenarnya, sang pendiri Muhammadiyah ini kerap membuat tulisan, sayangnya karya tersebut berceceran dan tidak tersusun dijadikan sebuah buku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu karyanya berjudul Tali Pengikat Hidup Manusia hingga transkrip pidato ‘Kesatuan Hidup Manusia’ saat menghadiri kongres Cirebon tahun 1922. (rka/ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).
Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat menangis haru, Indonesia raih medali emas di Asian Games setelah 28 tahun.
Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Teknologi kecerdasan buatan (AI), pertahanan, teknologi digital, dan keamanan siber semakin menjadi sektor strategis negara maju. Indonesia mulai menjajaki
Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas vonis Nadiem Makarim menjadi 9 tahun penjara. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar dalam kasus Chromebook

Trending

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Laga perdana John Herdman berlangsung di SUGBK pukul 20.00 WIB, live SCTV dan Vidio.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT