GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bisa Sukses dan Harta Melimpah, Siapa Sangka Dulunya Politikus ini Pernah Jadi Gembel Sampai Diusir-usir Orang, Kini Justru...

Ahmad Saharoni menuturkan proses sebelum menjadi politikus dan crazy rich Tanjung Priok, ia pernah jadi supir itu, tukang ojek payung, hingga bisa pergi ke Miami, Florida.
Rabu, 28 Juni 2023 - 19:01 WIB
Bisa Sukses dan Harta Melimpah, Siapa Sangka Dulunya Politikus ini Pernah Jadi Gembel Sampai Diusir-usir Orang, Kini Justru...
Sumber :
  • youtube.com

tvOnenews.com - Salah satu politikus kaya raya dengan harta melimpah, padahal dulunya pernah merasakan jadi gembel, bahkan diusir-usir orang adalah Ahmad Sahroni.

Sosok Ahmad Sahroni merupakan salah satu crazy rich Indonesia, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI periode 2019–2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Sahroni adalah seorang pengusaha dan politisi yang siapa sangka, dahulu pernah merasakan pahitnya dunia, dipandang sebelah mata, dan diremehkan.

Simak kisah sukses Ahmad Sahroni, politikus dengan harta melimpah yang dulunya pernah menjadi gembel dan diacuhkan orang berikut ini.

Bisa Sukses dan Harta Melimpah, Siapa Sangka Dulunya Politikus ini Pernah Jadi Gembel Sampai Diusir-usir Orang, Kini Justru...Source: YouTube Kasisolusi

Dilansir Rabu (28/06/23) dari tayangan YouTube channel Kasisolusi dengan judul "KISAH PAHIT AHMAD SAHRONI: GUE DULU GEMBEL, DIUSIR. ALHAMDULILLAH SEKARANG PUNYA FERARRI KARENA INI," yang diunggah pada 19 Mei 2023.

Terkait dengan stempel dirinya sebagai crazy rich, Ahmad Sahroni menyampaikan bahwa hal yang ia dapatkan adalah atas keridhaan Allah SWT. 

"Gue sebagai supir waktu itu di salah satu perusahaan, yang sekarang, perusahaan itu sampai hari ini punya gue," ujar Ahmad Sahroni.

Ahmad Sahroni menyampaikan bahwa apakah hal tersebut bukan merupakan sebuah tas cerita, karena semua pelaku bisnis pemain minyak di Jakarta dan Surabaya semua mengetahui perusahan miliknya saat ini.

Perusahaan tersebut merupakan sebuah perusahaan swasta murni, dengan kondisi perusahaan keluarga sebelumnya. Dahulu perusahaan tersebut adalah milik bosnya pada saat Ahmad Sahroni bekerja sebagai seorang driver atau supir.

Ia bekerja sekitar tahun 97, setelah lulus SMA karena diajak oleh pamannya yang juga merupakan teman dari bos kedua dari perusahaan tersebut.

Paman dan bosnya memiliki hubungan pertemanan yang baik semenjak berkuliah di STAN. 

"Beliau sudah passed away  2 tahun lalu. Dan itu orang yang pernah mau lempar gue pake asbak rokok, karena waktu itu dia baru pulang mabok. Dan gue baru pulang mabok, dan dia menuduh gue nipu dalam proses pekerjaan, pengisian bahan bakar minyak (bbm)," papar Ahmad Sahroni.

Tahun 98 pada saat terjadi demo besar-besaran, Ahmad Sahroni masih bertugas mengantar bosnya di salah satu tol dengan suasana riuh bakar-bakaran.

Ahmad Sahroni juga menuturkan bahwa pernah berseteru dengan pamannya hingga akhirnya keluar dari pekerjaan. Kemudian di tahun 99 ia bekerja ke Miami, Florida. 

"Flashback sebelum jadi supir itu, eh tukang ojek payung. Tapi proses bagaimana tadi kenapa bisa jadi seperti sekarang ini (politikus dan crazy rich)," pungkas Ahmad Sahroni. 

Ia menuturkan bahwa bosnya selalu bekerja by phone, karena tidak bisa menyetir mobil. Bosnya selalu memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pekerjaan ini dan itu, dan terdengar oleh Ahmad Sahroni.

Hingga pada suatu ketika, saat bosnya tengah mabuk, ialah yang mengerjakan semua pekerjaan bosnya tersebut.

"Disaat dia mabok dan gak bisa kerja, pekerjaan dialah yang gua kerjain. Kebayang dong," pungkas Ahmad Sahroni.

"Nah pekerjaan yang dia suruh, gue yang kerjain. Isi kapal, beli kita nebus minyak di Pertamina Keramat Raya waktu itu kantor pemasaran. Kita bayar ke bank, kita yang ngisi ke kapal nah proses itu gua lakuin," terang Ahmad Sahroni.

Padahal waktu itu Ahmad Sahroni adalah supir, namun bisa terlibat dalam pekerjaan bos. Darisitulah Ahmad Sahroni kemudian bisa berhubungan dengan para pihak terutama para klien dan pemilik kapal.

"Banyak dari mereka lebih dominan senang berkomunikasi dengan gue," ujar Ahmad Sahroni.

Karena saat itu bosnya sulit dihubungi oleh para klien, akhirnya para klien dan pemilik kapal beradaptasi dan berhubungan dengan Ahmad Sahroni. 

"Nah si bos ini, someday ada keributan yang luar biasa dengan bos gede. Terjadilah mereka ribut, bos gue itu ngambil uang perusahaan yang akhirnya kabur, akhirnya keributan mereka makin manjadi," ujar crazy rich Tanjung Priuk.

Karena keributan makin besar, akhirnya Ahmad Sahroni lah yang akhirnya menjadi pengganti dengan proses yang sudah dilewati sebelumnya tersebut.

Tak butuh waktu lama, bahkan tahun 2003 Ahmad Sahroni bisa mencapai posisi GM dalam dua tahun karena memilki data dan bisa berkomunikasi baik dengan para klien dari bos sebelumnya.

Setelah tahun 2003 para pihak mengatakan bahwa ada salah satu institusi yang meminta dirinya untuk mengambil kerjasama dengan perusahaan lain. "Dari situlah akhir dari prosesi pergantian klien yang tidak diminta, tapi mereka kasih kepada gue," terang Ahmad Sahroni menambahkan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Cuaca Ekstrem, BNPB Minta Pemda dan Warga se-Indonesia Siaga Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Waspada Cuaca Ekstrem, BNPB Minta Pemda dan Warga se-Indonesia Siaga Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginstruksikan jajaran pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk memperketat kewaspadaan. 
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Niat Puasa Arafah 2026: Bacaan Arab, Latin, dan Artinya, Lengkap dengan Jadwal serta Keutamaannya

Niat Puasa Arafah 2026: Bacaan Arab, Latin, dan Artinya, Lengkap dengan Jadwal serta Keutamaannya

Berikut niat puasa Arafah 2026, bacaan Arab, latin, artinya, lengkap dengan jadwal serta keutamaannya.
Kesaksian Relawan WNI GSF: Kapal Dibajak, Dirusak, Hingga Disiksa Militer Israel

Kesaksian Relawan WNI GSF: Kapal Dibajak, Dirusak, Hingga Disiksa Militer Israel

Suasana haru menyelimuti Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (24/5) sore saat sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan otoritas Israel akhirnya menginjakkan kaki di tanah air. 
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
AS Klaim Ada Kemajuan soal Pembukaan Selat Hormuz Tanpa Pungutan

AS Klaim Ada Kemajuan soal Pembukaan Selat Hormuz Tanpa Pungutan

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Minggu (24/5) mengatakan AS bersama mitra di kawasan Teluk dalam 48 jam terakhir telah membuat kemajuan diplomatik di Timur Tengah dengan Iran

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Sebanyak 456 warga di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, terdampak banjir besar setelah Kali Cijayanti meluap pada Minggu (24/5) sore. 
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polrestabes Makassar Kejar WNA Malaysia dan WNI Berinisial PA

Satuan Narkoba Polrestabes Makassar tengah melakukan pengejaran besar-besaran terhadap gembong narkotika jaringan internasional menyusul keberhasilan pengungkapan penyelundupan sabu seberat 7,45 kilogram. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT