News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Film Anak "Penangkap Hantu", Fantasi Tanpa Bumbu Horor

Sekilas melihat judul film besutan Jose Poernomo ini memunculkan anggapan unsur atau genre horor yang bakal dominan ditampilkan dalam "Petualangan Anak Penangkap Hantu", mengingat pemilihan kata "hantu" disematkan.
Senin, 15 Januari 2024 - 22:48 WIB
Salah Satu Cuplikan dalam "Petualangan Anak Penangkap Hantu"
Sumber :
  • ANTARA

Investigasi membawa mereka pada tokoh Pak Cho (diperankan Verdi Solaiman) dan perannya dalam cerita. Namun, belum sempat mengetahui lebih banyak dan berbuat sesuatu, mereka mendapat gangguan mistis yang menakutkan dari sesosok makhluk hitam melayang dengan kedua cakar panjang.

Tim APH juga mendapatkan penolakan dari Wak Bomoh dan pengikutnya serta sebagian warga. Investigasi pun mandek dan tim dipaksa pulang ke tempat asal mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasa sedih dan kecewa melanda tim APH. Tapi ini bukan akhir. Suatu pencetus membuat mereka bangkit dan melanjutkan investigasi hingga menemukan akar masalah.

Isi Kekosongan dan Fantasi

Hadirnya "Petualangan Anak Penangkap Hantu" mungkin bisa menjadi upaya mengisi kekosongan film anak-anak buatan sineas tanah air seperti yang dikatakan Jose Poernomo dalam konferensi pers, Jumat (12/1/2024).

Bila diingat, sejumlah judul film anak populer yang menghiasi bioskop Indonesia dan dirilis tahun 2000-an misalnya, masih dapat dihitung jari sebut saja "Petualangan Sherina" (2000), "Denias, Senandung di Atas Awan" (2006), "Laskar Pelangi" (2008), "Garuda di Dadaku" (2009), "Kulari ke Pantai" (2018) dan "Keluarga Cemara" (2019).

Inilah yang kemudian membuat Direktur MNC Pictures Filriady Kusmara percaya diri menghadirkan film "Petualangan Anak Penangkap Hantu", selain menurut dia pasar bioskop Indonesia tahun 2023 semakin baik dan ini terlihat dari beragamnya genre yang dihadirkan.

Selain mengisi kekosongan, anak-anak yang dikenal menyukai hal-hal bersifat imajinatif sehingga memiliki banyak fantasi juga difasilitasi melalui film ini. Anak-anak melalui tokoh Rafi, Zidan dan Chacha dibebaskan untuk berfantasi, sembari mengeksplorasi pikiran dan nalar. Mereka juga dipercaya untuk mencari solusi terhadap permasalahan orang dewasa, yang sebenarnya cenderung jarang terjadi di dunia nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi sebagian penonton dewasa, anak di bahwa usia 15 tahun, ada sejumlah adegan semisal anak mengendarai paralayang seorang diri dan memanjat tebing belasan meter tanpa bantuan profesional seperti dalam adegan dalam film juga dirasa mustahil.

Belum lagi tentang hal berbau supranatural yang mereka coba pecahkan. Anak-anak pada umumnya mungkin akan lari ketakutan bertemu makhluk menyeramkan, namun tim APH bertindak sebaliknya. Berbeda dari orang dewasa, hal-hal demikian bukan hal mustahil dalam fantasi anak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT