News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkenal Sebagai Preman Legendaris Seperti Hercules, John Kei Ngaku Pernah Habisi Nyawa Orang yang Bertingkah Tengil Pakai Parang

Sosok John Refra alias John Kei dikenal sebagai mantan preman yang dijuluki 'Godfather Jakarta', karena jejak kriminalitasnya sudah tak asing lagi di Indonesia.
Rabu, 28 Februari 2024 - 13:43 WIB
Mantan preman legendaris, John Refra alias John Kei.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Sosok John Refra alias John Kei dikenal sebagai mantan preman yang dijuluki 'Godfather Jakarta', karena jejak kriminalitasnya sudah tak asing lagi di Indonesia. 

Tak hanya sosok Hercules saja yang dikenal sebagai preman yang mengerikan, lantaran jejak rekamnya sebagai penguasa Tanah Abang yang memiliki banyak anggota. Tapi ada juga preman seperti John Kei.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

John Kei bahkan tercatat pernah terlibat kasus pembunuhan, dan pamornya sebagai preman saat itu banyak ditakuti orang.


Preman legendaris John Kei.

Reputasi John kei di dunia kriminal bukan kaleng-kaleng, dia tergolong preman yang urusan kriminal kelas berat.

Bahkan kebanyakan orang justru cenderung menghindari berurusan dengan John Refra alias John Kei.

Saking dianggap menakutkan, John Kei sang preman itu pun dijuluki sebagai The Godfather. 

Meski begitu, saat di Lapas Nusakambangan, ada yang menarik terlihat dari sosok John Kei saat itu. 

John Kei sang preman yang menakutkan dan dikenal kejam telah berubah menjadi sosok yang lebih baik setelah mendekam di penjara Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Dia mengaku lebih religius.

Dalam wawancara bersama Andy F Noya pada acara Kick Andy, John Kei memberikan kesaksian tentang perjalanan hidupnya selama di mendekam di penjara Nusakambangan. 

Pria kelahiran 10 September 1969 lahir asal pulau Kei, Ambon, Maluku Tenggara itu mengatakan kepada Andy F Noya bahwa masa kecilnya dilalui dengan kemiskinan. 

"Saya lahir dari keluarga yang merupakan petani, bapak saya petani, ibu saya petani, miskin. Masa kecil saya setiap pulang sekolah, senior-senior kita adu kita untuk berantem (bully), kalau berantem, kalau satu kalah, udah jadi dua lawan satu, jadi dari kecil saya sebenarnya sudah hobi berantem," kata John Kei seperti dilansir dari tayangan Kick Andy Metro TV, Jumat (12/4/2019).

Menurut John Kei, masa kecilnya pahit, karena harus melalui kemiskinan, dan bully. 

"Pahit masa kecil saya, miskin dan sering berkelahi," ujar John Kei. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan wawancara tersebut, Andy F Noya menanyakan pendidikan John Kei. 

"Anda pendidikannya sampai di mana?," tanya Andy F Noya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Dedikasi petugas kebersihan dalam menjaga kenyamanan perjalanan penumpang kembali mendapat perhatian publik.
Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika terjadi ancaman dari Irak, Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan melancarkan serangan kembali ke wilayah itu. Meskipun operasi militernya melawan ISIS di Irak telah resmi berakhir, menurut The Washington Post.
Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Pameran seni rupa The Untitled menghadirkan 14 perupa dari berbagai daerah di Indonesia dengan pendekatan yang mempertemukan karya visual, desain dan fesyen.
Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan dan Afghanistan Kembali terlibat ketegangan. Pakistan meluncurkan serangan ke wilayah timur dan selatan Afghanistan hingga menewaskan sembilan orang, kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.

Trending

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh mengantarkan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tampil dominan, Coach Justin tetap menyoroti sejumlah.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan dan Afghanistan Kembali terlibat ketegangan. Pakistan meluncurkan serangan ke wilayah timur dan selatan Afghanistan hingga menewaskan sembilan orang, kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid.
Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika terjadi ancaman dari Irak, Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan melancarkan serangan kembali ke wilayah itu. Meskipun operasi militernya melawan ISIS di Irak telah resmi berakhir, menurut The Washington Post.
Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Dedikasi petugas kebersihan dalam menjaga kenyamanan perjalanan penumpang kembali mendapat perhatian publik.
Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Pameran seni rupa The Untitled menghadirkan 14 perupa dari berbagai daerah di Indonesia dengan pendekatan yang mempertemukan karya visual, desain dan fesyen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT