News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkenal Sebagai Preman Tanah Abang, Hercules Nyatanya Ngaku Tak Pernah Berbuat Kejahatan, Pengakuannya Dia Justru ..

Mantan preman Tanah Abang, Hercules memberikan klarifikasi soal rekam jejak dirinya yang dilekatkan dengan kasus kriminal, seperti pemerasan. (28/2/2024).
Rabu, 28 Februari 2024 - 15:22 WIB
Mantan preman Tanah Abang, Hercules memberikan klarifikasi.
Sumber :
  • tvOnenews

tvOnenews.com - Mantan preman Tanah Abang, Hercules memberikan klarifikasi soal rekam jejak dirinya yang dilekatkan dengan kasus kriminal.

Nama Hercules menjadi ramai menjadi diperbincangkan beberapa waktu belakangan ini, lantaran Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (BRIB) ini diajak duel oleh Jawara Garut

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini berawal dari viralnya sebuah video yang beredar luas di media sosial twitter atau X, video ajakan duel yang diutarakan seorang pria yang menyebut dirinya sebagai Abah.


Sosok Mantan Preman Tanah Abang, Hercules. (Julio Trisaputra/tvOnenews)

Tak tanggung-tanggung pria tua dengan janggut panjang berwarna putih itu dengan tegas menantang duel Hercules secara terbuka satu lawan satu.

Seiring ramainya video ajakan duel itu, banyak juga yang penasaran akan alasan taubatnya Hercules sebagai penguasa Tanah Abang. 

Sosok Hercules atau yang memiliki nama asli Rosario de Marshall menceritakan masa lalunya, bagaimana ia dahulu memiliki kehidupan yang sangat berbahaya. 

Bahkan mengalami berbagai insiden yang berkali-kali mengancam nyawanya.

Insiden berbahaya yang pernah dialaminya di antaranya seperti dibacok hingga dikeroyok sampai ratusan orang menggunakan pedang samurai hingga celurit. 

“Dibacok itu hampir setiap malam saya dibacok, kalau keroyok itu sekali keroyok seratus orang. itu pakai samurai panjang-panjang sama celurit apa itu semua. Tapi gimana, belum waktunya.” ungkap Hercules.

Selain itu, pria asal timor-timur itu juga ditanya mengenai apa yang terjadi pada salah satu matanya.  

Namun dengan santainya ia menjawab bahwa matanya tersebut terluka karena dahulu pernah ditembak dari jarak satu meter.

“Itu satu meter pakai F46. Alhamdulillah cuma matanya (yang tertembak),” ungkapnya yang kemudian disambut gelak tawa.

Hercules soal alasan bertaubat

Hercules.


Hercules adalah preman legendaris Tanah Abang yang memutuskan masuk Islam (Mualaf) pada tahun 2010 lalu.

Jika dulu Hercules berpenampilan layaknya preman hingga orang kerap ketakutan ketika melihatnya, kini ia selalu berpenampilan lebih rapi dan menggunakan peci. 

Hercules lalu mengungkap alasan dirinya bertaubat yakni dia merasa kehidupan manusia hanya sementara, sedangkan dirinya telah melakukan banyak kejahatan.

“Ya karena begini, kita hidup ini sementara. Kalau bicara tangan kotor, tangan saya ini sudah kotor sekali, sudah berdarah-darah lah," kata Hercules mengungkap alasannya.

"Sekarang umur kita ini mau sampai kapan?” ujarnya  dilansir video yang diunggah akun Instagram @official.gribpactangerang pada Senin, 11 Juli 2022.

Hercules juga kerap bersama para Ulama dan Pendakwah ternama di Indonesia, di antaranya Habib Luthfi, dan Ustaz Abdul Somad (UAS).

Hercules pernah membagikan momen akrabnya dengan Ustaz Abdul Somad di Masjid Nabawi pada tahun 2023 lalu.

Belakangan ini Hercules lebih sering bersama dengan Gus Miftah, seiring dengan dirinya mendukung Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.

Hercules mengaku tidak pernah berbuat kejahatan

Dalam wawancara bersama Karni Ilyas, Hercules mengatakan bahwa dirinya tidak pernah berbuat kejahatan.

Meski banyak tudingan hingga tuduhan yang mengarah kepada dirinya, seperti kasus pemerasan, dan penyerobotan tanah atau penguasaan lahan.

"Saya orang paling prinsip, saya ini tidak bisa dibeli orang mendzolimi orang, kalau orang kasih kepercayaan ke saya, dan mati pun saya tidak akan takut untuk mengkhianati orang kasih kepercayaan," ucapnya dilansir Youtube Karni Ilyas Club.

"Tapi kan saya selalu dijerat oleh hukum seolah-olah turun ditangkap, terus bahwa premanisme kriminal, diproses, dan diperiksa terus ya dikemas, untuk saya dimasukkan ke meja hijau," imbuhnya.

Pada Karni Ilyas, Hercules mengaku bahwa sampai proses persidangan pun, tidak ada bukti untuk kasus yang menjeratnya.

"Bukti itu tidak ada, panggil kelurahan bawa buku itu, dan itu terdaftar (surat). Tapi kita kembali lagi kan, hukum kita di republik ini kan seperti itu," jelasnya.

Dirinya juga membantah soal kasus pemerasan yang dituduhkan kepadanya, di mana saat itu Hengki Haryadi sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.  

"Kan dua kali pemerasan (dituduhkan), yang pertama pakai notaris, kita perjanjian pakai notaris, notaris sudah tuangkan (perjanjanjian) segala macam, udah kesepakatan, kerja," ujarnya.

"Itu notaris kan badan hukum, kerja udah selesai, sesuai dengan kesepakatan perjanjian notaris. Tentu upah saya dibayar dong, kan saya terima. 

Ia menyebut nama Brigjen Hengki Haryadi yang saat itu bertugas sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

"Kalau saya terima upah pekerja, perjanjian pakai notaris itu dianggap uang kejahatan. Saya minta kepada saudara Hengki Haryadi sebagai Kapolres memanggil dulu notaris itu untuk diperiksa," ujarnya.

"Kalau memang itu uang kejahatan, tanya dulu kepada notaris, loh kenapa Anda sebagai badan hukum notaris, kok uang kejahatan tapi kok Anda mau memakai badan hukum notaris untuk bikin kesepakatan itu," jelasnya.

Hercules menerangkan bahwa kalau itu dianggap sebagai uang kejahatan, dirinya bertanya ke penyidik dan kepada Hengki Haryadi.

"Kepada Kapolres Jakarta Barat, kalau memang itu dia bilang uang kejahatan, notaris dulu ditahan baru boleh saya ditahan," jelasnya.

Pada kesempatan bincang itu juga, Ketua Umum Ormas GRIB (Gerakan Rakyat Indonesia Baru) mengaku tidak pernah merasa berbuat kejahatan.

Karni Ilyas bertanya kepada Hercules bahwa apakah ada perubahan dari dirinya setelah menjalani hukum penjara.

"Saya selama ini Pak Karni, saya ini orang berprinsip, saya selalu berpihak kepada orang susah, saya tidak pernah lihat orang susah," ujarnya.

"Dari dulu pak Karni, dari tahun 90, saya mualaf saya masih di Tanah Abang, saya sudah bergelut nafkahin anak yatim piatu, dhuafa, uang-uang saya dari halal itu saya selalu berbuat (sedekah) itu," jelasnya.

Jika ada yang mengatakan bahwa Hercules berubah dari orang tidak baik hingga menjadi insaf berubah menjadi orang yang lebih baik.

"Ya tidak apa-apa, di rumah saya itu Pak Karni, sudah bertahun-tahun setiap malam jum'at itu penuh dengan anak yatim piatu, dan sampai sekarang ini," paparnya.

"Abis jumatan itu, istri saya memberi makan orang-orang yang di kolong jembatan, yang mengamen, yang minta-minta, minimal itu 300 orang, itu istri saya Pak Karni," tuturnya.

Jadi jika ada yang tudingan mengarah kepada Hercules bahwa kini telah insaf.

"Jadi kalau orang bilang saya insaf, saya harus begini, saya merasa enggak pernah berbuat kejahatan, karena belum pernah namanya saya diadili di meja hijau, dan dituntut masalah kejahatan," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau masalah gitu, saya paling takut, padahal kalau saya mau ini, anak buah saya juga ribuan, saya disini pun, saya pencet HP, sebentar 500 orang itu, saya hitung 10 menit, 500 orang itu sudah di depan," ujarnya.

"Kalau saya udah bilang hantam, wah itu udah pasti datang (lakukan), tapi kan bukan itu, karena saya selelu jalan benar," pungkasnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penguatan Dolar Tekan Pengrajin Gerabah Banyuasin, Biaya Produksi Kian Membengkak

Penguatan Dolar Tekan Pengrajin Gerabah Banyuasin, Biaya Produksi Kian Membengkak

Salah satu pengrajin gerabah yang merasakan dampak tersebut adalah Dedi, warga Kelurahan Tanah Mas Indah, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Saat ditemui di lokasi usahanya, Senin (8/6/2026), Dedi mengaku biaya produksi terus mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
Shin Tae-yong Janjikan Persija Tak Bermain Parkir Bus seperti di Timnas Indonesia: Filosofi Saya Adalah Sepak Bola Menyerang!

Shin Tae-yong Janjikan Persija Tak Bermain Parkir Bus seperti di Timnas Indonesia: Filosofi Saya Adalah Sepak Bola Menyerang!

Pelatih baru Persija, Shin Tae-yong, blak-blakan menyebut tidak akan menggunakan taktik "parkir bus" di Macan Kemayoran seperti saat menangani Timnas Indonesia.
Ronaldo Respons Pengakuan Mengejutkan Eks Barcelona yang Bohong soal Messi

Ronaldo Respons Pengakuan Mengejutkan Eks Barcelona yang Bohong soal Messi

Eks gelandang Barcelona ternyata pernah melontarkan kalimat-kalimat yang tidak jujur soal Lionel Messi dan Barcelona. Cristiano Ronaldo pun merespons hal itu.
Daftar Pemain Serie A di Piala Dunia 2026: AC Milan Terbanyak, Ada Mike Maignan Hingga Lautaro Martínez

Daftar Pemain Serie A di Piala Dunia 2026: AC Milan Terbanyak, Ada Mike Maignan Hingga Lautaro Martínez

Daftar pemain Liga Italia (Serie A) di Piala Dunia 2026, di mana AC Milan mengirimkan wakil terbanyak, serta adanya para pemain bintang termasuk ada Mike Maignan hingga Lautaro Martínez.
Polres Taput Gagalkan Pengiriman 8 Kilogram Sabu ke Kalimantan via Bandara Silangit

Polres Taput Gagalkan Pengiriman 8 Kilogram Sabu ke Kalimantan via Bandara Silangit

Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua tersangka, yakni RAS alias Adul (24), warga Jalan Enggang, Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, serta EST alias Tampu (37), warga Lumban Pinasa, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Ragnar Oratmangoen Dapat Kabar Baik dari Eropa, Klub Kasta Teratas Liga Belanda Tertarik Rekrut Striker Timnas Indonesia Musim Panas Ini

Ragnar Oratmangoen Dapat Kabar Baik dari Eropa, Klub Kasta Teratas Liga Belanda Tertarik Rekrut Striker Timnas Indonesia Musim Panas Ini

Masa depan Ragnar Oratmangoen menjadi perbincangan hangat menjelang bursa transfer musim panas . Penyerang Timnas Indonesia itu masuk radar klub Eredivisie.

Trending

Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Founder sekaligus Pimpinan Mecca Al Arabiya Course (MAAC) Muhammad Zulfikar Danopa yang diketahui merupakan alumni Universitas Islam Madinah diduga melarikan ..
Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Pengurus Besar Gerakan Mahasiswa Katapang (Gemka) mendesak Polres Seram Bagian Barat (SBB) untuk segera menangkap pelaku dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap warga Dusun Katapang yang terjadi di wilayah Dusun Olas, Kecamatan Huamual, Maluku.
Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Berita bola hari ini, Timnas Indonesia U-19 sukses melaju ke semifinal, media Vietnam memprediksi nasib Garuda usai hajar Oman, Bung Binder bela John Herdman.
Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 sukses memastikan tiket ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Vietnam. Hasil tersebut sekaligus membuat nasib The Golden Star Warriors di ujung tanduk.
Media Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia U-19, Tetap Puji Golden Star Warriors

Media Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia U-19, Tetap Puji Golden Star Warriors

Timnas Indonesia U-19 sukses mengalahkan Vietnam 2-1 dan lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2026. Media Vietnam mengaku kesal karena hal ini.
Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.
Operasi Patuh 2026 Hari Ini Resmi Ditunda Korlantas Polri, Ini Alasannya

Operasi Patuh 2026 Hari Ini Resmi Ditunda Korlantas Polri, Ini Alasannya

Korlantas memutuskan menunda pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tersebut karena saat ini institusi kepolisian tengah fokus pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT