News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaji Presiden Republik Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi, Dapat Berapa? Ternyata Jumlah Realnya...

Besaran gaji Presiden Republik Indonesia ternyata ternyata tidak seperti yang dibayangkan banyak orang. Jumlah gaji dan tunjangan Presiden Soekarno hingga Jokowi
Rabu, 28 Februari 2024 - 21:48 WIB
Gaji Presiden Republik Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi, Dapat Berapa? Ternyata Jumlah Realnya...
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Pesta demokrasi Pemilu 2024 belum usai, namun sudah ramai diperbincangkan soal besaran gaji anggota dewan hingga Presiden Republik Indonesia.

Sebagai informasi, sebelumnya salah satu anggota DPR RI, Krisdayanti mengungkapkan tentang jumlah gaji dan tunjangan yang diterima oleh anggota dewan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kaesang Pangarep yang kini menjabat ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengatakan jika gaji yang diterima ayahnya jauh lebih kecil daripada penghasilannya sebagai pengusaha muda.

Putra bungsu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu juga bahkan mengklaim jika penghasilannya bahkan bisa digunakan untuk membeli perusahaan mebel serta pengolahan kayu milik ayahnya.

Lantas berapakah gaji Presiden Republik Indonesia?

Besaran gaji Presiden Republik Indonesia diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, dan UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan Administratif Presiden dan Wakil Presiden.

Berdasarkan UU tersebut, jumlah gaji Presiden RI yaitu enam kali gaji pokok tertinggi pejabat negara selain presiden dan wakil presiden.

Sedangkan gaji Wakil Presiden RI yaitu empat kali gaji pokok tertinggi pejabat negara selain presiden dan wakil presiden.

Besaran Gaji Presiden Republik Indonesia dari Soekarno Hingga Jokowi

Berikut adalah besaran gaji Presiden Republik Indonesia, mulai dari Soekarno hingga Jokowi:

1. Soekarno

Sebagai Presiden pertama setelah kemerdekaan Republik Indonesia, Ir. Soekarno mendapatkan gaji sebesar Rp1.000 per bulan.

Kemudian pada tahun 1960-an gaji Presiden Soekarno naik menjadi Rp20 ribu per bulan.

2. Soeharto

Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto atau Soeharto merupakan Presiden Kedua RI yang menjabat mulai dari 12 Maret 1967 hingga 21 Mei 1998.

Saat awal menjabat sebagai presiden Indonesia, besaran gaji Soeharto adalah sebesar Rp75.000 per bulan.

Pada tahun 1979 gajinya kemudian mengalami kenaikan menjadi Rp3.000.000 per bulan.

Pada periode akhir jabatan, gaji Soeharto kembali mengalami kenaikan gaji. Dia lantas mendapatkan gaji sebesar Rp30.000.000 per bulan.

3. BJ Habibie

Prof. Dr.-Ing. Ir. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng. atau BJ Habibie yang menjabat sebagai presiden ketiga sejak 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999.

BJ Habibie menggantikan posisi Soeharto sebagai Presiden RI, dan saat menjabat, belum ada wakil presiden terpilih.

Jumlah gaji yang diterima oleh BJ Habibie saat menjabat sebagai presiden RI yakni sebesar Rp32.000.000 per bulan.

4. Abdurrahman Wahid

Dr. K.H. Abdurrahman Wahid, Lc., atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Dur merupakan Presiden keempat RI.

Gus Dur, menjabat sejak 20 Oktober 1999 hinga 23 Juli 2001 dan mendapatkan gaji sebagai presiden sebesar Rp35.000.000 per bulan.

5. Megawati Soekarnoputri

Prof. Dr. Hj. Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri atau Megawati Soekarnoputri adalah presiden kelima RI sekaligus menjadi presiden perempuan pertama di Indonesia. 

Putri dari Ir. Soekarno ini menjabat mulai 23 Juli 2001 hingga 20 Oktober 2004.

Megawati Soekarnoputri menerima gaji sebagai presiden sebesar Rp50.000.000 per bulan.

6. Susilo Bambang Yudhoyono

Jenderal TNI Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A., atau lebih dikenal dengan nama SBY merupakan Presiden RI keenam.

Susilo Bambang Yudhoyono menjabat selama dua periode, yakni 20 Oktober 2004 sampai Oktober 2014.

SBY menerima gaji beserta tunjangan sebesar Rp62.497.800 per bulan.

7. Jokowi

Ir. H. Joko Widodo atau yang lebih dikenal sebagai Jokowi, adalah presiden Indonesia ke-7 yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014.

Jokowi menjabat selama dua periode, dan masa jabatannya akan berakhir hingga 20 Oktober 2024 mendatang.

Sebagai informasi, gaji pejabat tinggi setingkat Ketua DPR dan MPR saat ini adalah Rp5.040.000 per bulan.

Sehingga, jika mengacu pada Undang-undang, jumlah gaji presiden Jokowi adalah 6 x Rp5.040.000 atau Rp30.240.000 per bulan.

Sedangkan gaji wakil presiden adalah sebesar 4 x Rp5.040.000 = Rp20.160.000 per bulan. 

Akan tetapi, selain menerima gaji pokok, presiden dan wakil presiden juga menerima tunjangan setiap bulan yang diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 68 tahun 2001.

Adapun besaran tunjangan presiden RI ditetapkan Rp32.500.000 per bulan. Sedangkan untuk wakil presiden RI mendapatkan tunjangan jabatan sebesar Rp22.000.000.

Tak hanya itu, Presiden juga mendapatkan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas dan kewajibannya, seluruh biaya rumah tangga, serta seluruh biaya perawatan kesehatan presiden dan keluarganya.

Presiden dan Wakil Presiden juga mendapatkan rumah dinas yang disediakan negara dengan perlengkapan, kendaraan dan pengemudinya sekaligus.

Setelah pensiun, presiden dan wakil presiden akan mendapatkan hak pensiun di luar gaji, sebesar 100 persen dari gaji pokok terakhir yang diterimanya.

Setelah masa jabatannya berakhir, presiden juga akan mendapatkan rumah yang disediakan negara untuk tempat tinggal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(udn)

Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Leo/Daniel Sumbang Medali Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026, Menpora Nantikan Prestasi dari Cabor Lainnya

Leo/Daniel Sumbang Medali Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026, Menpora Nantikan Prestasi dari Cabor Lainnya

Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyumbangkan medali emas ketiga Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Tak Sekadar Tanam Mangrove, Bali Dorong Blue Carbon Bernilai Ekonomi

Tak Sekadar Tanam Mangrove, Bali Dorong Blue Carbon Bernilai Ekonomi

Pengembangan ekosistem mangrove di Bali mulai diarahkan tidak hanya sebagai upaya konservasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekonomi rendah karbon.
Inilah Tantangan Generasi Muda di Tengah Perkembangan AI

Inilah Tantangan Generasi Muda di Tengah Perkembangan AI

Komisaris Independen PT KAI, Endang Tirtana, menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi, kompetensi, empati, dan kemanusiaan di tengah perkembangan Artificial Intelligence (AI).
Tim PUBG Mobile Indonesia Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Blunder Jadi Biang Kerok

Tim PUBG Mobile Indonesia Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Blunder Jadi Biang Kerok

Tim PUBG Mobile Indonesia buka suara usai harus mengubur asa meraih medali Asian Games 2026 setelah gagal mempertahankan posisi tiga besar hingga pertandingan berakhir. Skuad Garuda finis keempat dengan koleksi 95 poin.
Reaksi Tak Terduga Juventus usai Francisco Conceicao Alami Cedera saat Portugal Kalahkan Norwegia

Reaksi Tak Terduga Juventus usai Francisco Conceicao Alami Cedera saat Portugal Kalahkan Norwegia

Juventus dilaporkan tidak mencemaskan kondisi Francisco Conceicao yang menderita cedera saat membela Portugal. Itu terjadi saat Selecao das Quinas mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1.
Tinju Dunia: Daniel Dubois vs Fabio Wardley 2, Sang Juara Janji Akhiri Duel Lebih Cepat

Tinju Dunia: Daniel Dubois vs Fabio Wardley 2, Sang Juara Janji Akhiri Duel Lebih Cepat

Daniel Dubois berjanji akan mengalahkan Fabio Wardley lebih cepat saat keduanya kembali berhadapan di pertarungan ulang, yang juga memperebutkan gelar juara kelas berat WBO.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Buku Ini Hadirkan Memoar Anak Buruh Tani Versi Inggris

Buku Ini Hadirkan Memoar Anak Buruh Tani Versi Inggris

Memoar perjalanan anak buruh tani asal Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, hingga membangun kehidupan di Amerika Serikat diterbitkan dalam edisi bahasa Inggris.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT