News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati YouTuber Cantik soal Gus Samsudin, Akhirnya Berani Bilang Jujur Kalau Dia Dulu Pernah Sampai Diajak...

YouTuber cantik ini pernah datang ke padepokan Gus Samsudin di Blitar dan akhirnya bilang jujur tentang Samsudin dan mengaku kalau dirinya dulu pernah diajak...
Minggu, 3 Maret 2024 - 20:21 WIB
Potret Pratiwi Noviyanthi dan Gus Samsudin.
Sumber :
  • Dok. Ist

tvOnenews.com - Belakangan ini nama Gus Samsudin ramai diperbincangkan publik buntut dari kasus video kontroversi yang membolehkan bertukar pasangan meski bukan suami-istri.

Atas kontennya tersebut, Gus Samsudin ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 28 ayat (2) dan ayat (3) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak 1 Maret 2024 lalu, content creator yang juga dikenal sebagai praktisi pengobatan supranatural tersebut berada di rumah tahanan Polda Jawa Timur.


Potret YouTuber cantik yang buka suara soal Gus Samsudin. (Dok.Ist)

Tak hanya kali ini saja namanya menjadi topik hangat di masyarakat, Gus Samsudin sebelumnya juga pernah menjadi topik hangat di masyarakat.

Termasuk saat trik pengobatannya dituding palsu oleh Pesulap Merah alias Marcel Radhival.

Marcel bahkan membuktikan bahwa pengobatan serta konten-konten yang dibuat oleh Gus Samsudin itu palsu.

Bukan hanya Marcel, beberapa bekas pasien Gus Samsudin juga sudah speak up mengenai trik pengobatan yang pernah dijalankannya saat berobat di padepokan Samsudin di Blitar, Jawa Timur.

Pengakuan juga datang dari salah satu YouTuber cantik yang juga pernah melakukan pengobatan di padepokan Gus Samsudin.

YouTuber tersebut adalah Pratiwi Noviyanthi, content creator yang terkenal karena konten membantu ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan anak terlantar dari berbagai daerah. 

Wanita yang biasa disapa Teh Novi atau Novi tersebut pernah datang ke padepokan Gus Samsudin di Blitar.

Namun bukan untuk dirinya, Novi datang ke Blitar untuk pengobatan salah satu anak yang pernah dibantunya.

Novi mengaku sudah membawa anak tersebut berobat psikolog anak, rumah sakit jiwa, dan lainnya, namun belum ada hasilnya.

Kemudian ia mengunggah tentang anak tersebut ke media sosial, dan banyak yang menyarankannya untuk berobat ke Gus Samsudin.

"Awal mulanya anak ini sempat menjadi pecandu bensin, masih kecil, namanya Faiz. Sudah berobat kemana-mana, ke psikolog anak, ke rumah sakit jiwa, dan lain-lain," kata Novi, dikutip dari channel YouTube Cumicumi.

"Akhirnya kita share konten di mana banyak yang komen, sekitar 50 persen (menyarankan) datang ke Blitar, Gus Samsudin. Saya nggak tahu itu orang suruhannya atau tidak, yang jelas banyak yang komen seperti itu," tambahnya.

Setelah mendapat saran dari warganet, Novi dan timnya menghubungi admin Gus Samsudin dan direspon dengan baik.

"Akhirnya kita cari tahu nomor adminnya, kami hubungi dan direspon baik," ujarnya.

Novi menceritakan bahwa Faiz harus diruqyah, namun ia mengaku syok dengan trik pengobatan yang dilakukan di padepokan Gus Samsudin.

"Awalnya dibilangnya harus diruqyah tapi ternyata bukan dengan syariat Islam. Dengan dipegang rambutnya, sampai keluar asap-asap gitu," kata Novi.

Menurut Novi, saat itu Gus Samsudin meminta salah satu santrinya untuk mengambil air di baskom dan mengusap-usap kepala Faiz, kemudian keluar asap.

Ia juga mengatakan tidak bisa mencium air apa yang digunakan pada saat itu karena posisinya agak jauh dari baskom yang dimaksud.

"Saya syok banget, karena baskomnya itu jauh dari jangkauan kita. Jadi kita nggak mencium itu air apa yang dibuat Mas Udin," terang Novi.

Wanita kelahiran 1995 tersebut mengaku baru pertama kali melihat pengobatan dengan cara seperti itu dan cukup sekali saja baginya membawa Faiz ke sana.

Tak hanya itu, Novi juga sempat berkolaborasi dengan Pesulap Merah dan membongkar trik pengobatan yang digunakan Samsudin.

Menurut Marcel, Gus Samsudin menggunakan air keras atau bahan kimia yang berbahaya untuk kulit agar bisa mengeluarkan asap.

"Makanya kita kemarin sempat kolaborasi sama Pesulap Merah, Mas Marcel, beliau membongkar trik dari Mas Udin yang katanya itu adalah air keras atau bahan kimia yang berbahaya untuk kulit," ujar Novi.

Mengetahui hal itu, Novi mengaku merasa bersalah kepada anak yang dibantunya tersebut.

Sementara itu, Novi juga menceritakan bahwa setelah pulang dari berobat di padepokan Gus Samsudin, Faiz mengalami kejang.

"Jadi pas pulang, malemnya dia kejang, nggak ada perubahan. Mungkin karena stres, kecapekan, karena perjalanan jauh," kata Novi.

Novi juga menjelaskan bahwa ketika timnya datang ke Blitar, disambut dengan baik oleh tim Gus Samsudin. 

Dan Novi tidak menyangka kalau kunjungannya tersebut dibuat konten oleh pihak Gus Samsudin, sebab tujuannya untuk berobat.

Setelah pengobatan Gus Samsudin sempat meminta nomor telepon Novi. Tak lama setelah Novi pulang ke Jakarta, ia mendapat WA dari Gus Samsudin.

Samsudin meminta Novi untuk share video yang dibuatnya. Dalam video tersebut diperlihatkan paku yang bergetar di atas kertas. 

Pada kertas tersebut juga terdapat tulisan yang mempromosikan Gus Samsudin.

Permintaan untuk share video tersebut ke Instagram Novi tidak dituruti, Samsudin menghubungi asisten Novi untuk meminta kolaborasi di YouTube.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu terdapat nenek-nenek yang membutuhkan bantuan di Blitar. Gus Samsudin mengajak tim Pratiwi Noviyanthi untuk kolaborasi di YouTube terkait bantuan kepada nenek tersebut.

Mengaku tidak nyaman dengan cara pengobatan yang dilakukan Gus Samsudin, Novi mengatakan tidak akan mengulanginya lagi. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruang Publik Modern yang Gabungkan Area Kerja, Kuliner, dan Olahraga Hadir di Bekasi, Disparbud: Sangat Positif

Ruang Publik Modern yang Gabungkan Area Kerja, Kuliner, dan Olahraga Hadir di Bekasi, Disparbud: Sangat Positif

Fasilitas ini mengusung konsep ruang terintegrasi yang menggabungkan area kerja, kuliner, serta pusat hiburan untuk masyarakat urban dalam satu lokasi.
Pernah "Zalimi" Jay Idzes cs, Ma Ning Dipercaya FIFA Pimpin Piala Dunia 2026: Ini Sederet Keputusan Anehnya Saat Laga Garuda

Pernah "Zalimi" Jay Idzes cs, Ma Ning Dipercaya FIFA Pimpin Piala Dunia 2026: Ini Sederet Keputusan Anehnya Saat Laga Garuda

Induk sepak bola dunia, FIFA, secara resmi telah merilis daftar perangkat pertandingan yang akan bertugas di ajang bergengsi Piala Dunia 2026. Turnamen akbar -
John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola tanah air. Polemik administratif yang sempat menghambat langkah para pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Liga -
Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Pernyataan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan viral usai menantang Dedi Mulyadi membangun Kalbar dengan APBD Rp6 triliun, soroti perbedaan anggaran.
Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman.
Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Mantan Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyampaikan harapan kepada sosok penggantinya di tengah momentum transisi yang dinilai krusial bagi arah penegakan konstitusi di Indonesia.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT