News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Mbah Maridjan? Sempat Berwasiat Khusus dan Menolak Mengungsi saat Erupsi Merapi Tahun 2006, Ucapnnya Terbukti Sampai ...

13 tahun yang lalu peristiwa erupsi Gunung Merapi yang juga turut menewaskan sang juru kunci, Mbah Maridjan. Sebelumnya ia sudah memberikan wasiat penting.
Minggu, 10 Maret 2024 - 13:42 WIB
Masih ingat Mbah Maridjan? sempat berwasiat jauh sebelum erupsi gunung merapi tahun 2010 silam.
Sumber :
  • Kolase tim tvonenews.com

tvOnenews.com - 13 tahun yang lalu peristiwa erupsi Gunung Merapi yang juga turut menewaskan sang juru kunci, Mbah Maridjan. Rupanya jauh sebelumnya ia sudah memberikan wasiat penting.

Ketika membicarakan gunung merapi, tentu sangat berkaitan dengan seseorang yang bernama Mbah Maridjan, ia merupakan abdi dalem Kraton Yogyakarta yang diberitakan tugas menjadi juru kunci Gunung Merapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erupsi merapi tahun 2006, kala itu Mbah Maridjan menolak untuk ikut mengungsi padahal Gunung Merapi sudah sampai ke level yang membahayakan.


Pasca erupsi Merapi. (AP Photo/Slamet Riyadi)

Namun Mbah Maridjan ternyata berhasil selamat dalam kondisi yang berbahaya tersebut hingga akhirnya Merapi kembali turun statusnya.

Sejak saat itulah nama Mbah Maridjan makin melegenda di Indonesia.

Bahkan Mbah Maridjan mendapat tawaran untuk muncul dalam iklan salah satu produk minuman.

Kilas balik, erupsi gunung merapi yang terjadi pada 26 Oktober 2010 silam. Yang memakan korban lebih dari 333 jiwa.

Berdasarkan dinas kebudayaan Provinsi D.I Yogykarta yakni 386 orang meninggal dunia, termasuk di dalamnya sang juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan.

Wasiat Mbah Maridjan terkait Gunung Merapi

Jauh sebelum terjadinya erupsi Gunung Merapi, di mana Mbah Maridjan turut menjadi korban dari bencana alam tersebut.

Pada tahun 2006 silam, Mbah Maridjan pernah mengungkapkan wasiat tentang erupsi gunung merapi.

Sang juru kunci itu mengaku tidak bisa meninggalkan tempat tinggalnya saat erupsi terjadi.

Dirinya sempat mengungkap keputusannya untuk menolak mengungsi, berharap pemerintah tidak salah paham.

“(Saya) menyampaikan ke pemerintah semoga pemerintah tidak salah paham. Kalau pemerintah salah faham. Saya dikira menghindari bapak Presiden,” ungkap Mbah Maridjan melalui sebuah video yang diunggah pada kanal YouTube Jogja Archive. 

Lebih lanjut, Mbah Maridjan mengatakan bahwa dirinya memiliki amanah sebuah tugas oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX untuk merawat tempat khusus spiritual dari Kraton Yogyakarta.

“Tapi saya ini punya tugas. Tugas dari Ngarso Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun IX (Sri Sultan Hamengkubuwono IX), sampai saat ini saya harus merawat tempat-tempat khusus untuk kepentingan spiritual,” jelasnya.  
“Malah kalau bisa yang tidak punya tugas ya harus mentaati aturan pemerintah. Ya harus mengungsi!” serunya.

Berbeda dengan Mbah Maridjan, masyarakat yang tidak memiliki tugas pemberian oleh Kraton Yogyakarta, dirinya menyarankan untuk mematuhi aturan pemerintah.

“Karena mereka tidak punya kewajiban kepada Kraton maupun kesanggupan kepada pemerintah. Yang punya kewajiban ke pemerintah ya ikut aturan pemerintah yang punya kewajiban ke Kraton ya ikut aturan Kraton,” tutur Mbah Maridjan.

Dalam pernyataannya, Mbah Maridjan meyakini erupsi tidak akan terjadi jika manusia berlaku bijak dan menjaga apa yang jadi pantangan Gunung Merapi.


Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi. 

Tapi, malangnya justru manusia-lah yang dapat membuat Gunung Merapi marah apabila merusak alamnya.

Almarhum Mbah Maridjan dengan tegas mengatakan bahwa Gunung Merapi tidak akan marah, jika backhoe-backhoe tidak merusak daerah Yogyakarta.

“Terus kemudian pantangan agar Gunung Merapi tidak “marah”, itu seharusnya beckhoe-beckhoe jangan merusak daerah Jogja,” ungkapnya.  

“Kalau daerah Klaten saya tidak tahu, Magelang juga tidak tahu. Kalau butuh pasir biarlah diberi pasir tapi jangan sampai jogja mengambil pasir pakai backhoe,” lanjutnya.

Pemilik nama lengkap Mas Penewu Surakso Hargo ini juga menyinggung Bupati Sleman, Bupati Klaten, Bupati Magelang dan Bupati Boyolali. Memberikan pesan tegas.

Ia meyakini pengambilan pasir berlebihan dengan menggunakan backhoe akan mengundang awan panas.

"Bupati Sleman, Bupati Klaten, Bupati Magelang, dan Bupati Boyolali, Keempatnya ini harus bisa berpikir, Kalau tidak bisa memikirkan hal itu, maka akan diberi (pasir) tapi beserta awan panas, Itu pasti!," pesan Mbah Maridjan.

“Itu namanya merusak lingkungan, seumpama keempat bupati itu. Sleman, Klaten, Boyolali, dan Magelang. Tidak mau mengusir backhoe selamanya, maka akan diberi (pasir) beserta awan panas. Itu perintah Eyang Merapi!,” pungkasnya.

Setelahnya 4 tahun kemudian, gunung merapi mengamuk dengan mengalami erupsi yang cukup besar. Bahkan, letusan yang menjadi sejarah kelam masyarakat Indonesia tersebut merupakan letusan terbesar dan lebih dari letusan yang pernah terjadi pada 1872.

Letusan gunung merapi diawali suara gemuruh dari arah puncak Merapi, lalu diikuti hujan abu, pasir dan kerikil.

Diketahui, imbas erupsi Gunung Merapi pada 26 Oktober 2010 itu menewaskan lebih dari 333 jiwa, termasuk Mbah Maridjan, hingga puluhan ribu orang mengungsi.

Sekedar informasi, Mbah Maridjan pernah mendapat penghargaan dari Shining World Hero dari Supreme Master Ching Hai International Association, karena kepahlawanan dalam usaha menyelamatkan korban erupsi Merapi.

Beberapa fakta yang dilihat dari ganasnya letusan gunung Merapi, dapat dikunjungi salah satunya di Museum yang terletak di Yogyakarta, yakni Museum Sisa Hartaku.

Pasca meninggalnya Mbah Maridjan, kini gunung dengan ketinggian 2910 mdpl itu diketahui telah memiliki juru kunci baru. 

Sosok pengganti mendiang Mbah Maridjan adalah Mbah Asih yang merupakan anak Mbah Maridjan Sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asih merupakan anak keempat dari enam bersaudara dari pasangan Mbah Maridjan dan Mbah Ponirah. 

Penunjukannya sebagai juru kunci gunung merapi dilakukan langsung oleh Sultan Hamengkubuwono X di Istana Ngayogyakarta pada 4 April 2011. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masyaallah, Jawa Barat Bakal Punya Listrik dari Sampah, Dedi Mulyadi Bocorkan Lokasi Pembangunan PSEL

Masyaallah, Jawa Barat Bakal Punya Listrik dari Sampah, Dedi Mulyadi Bocorkan Lokasi Pembangunan PSEL

Kabar baik dari Kang Dedi Mulyadi kalau Jawa Barat bakal punya listrik dari sampah. Hal ini menjadi sebuah inovasi yang menguntungkan warga Jabar
Harga Minyak Ambruk hingga 18 Persen Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Pasar Global Berubah Arah

Harga Minyak Ambruk hingga 18 Persen Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Pasar Global Berubah Arah

Harga minyak dunia anjlok tajam hingga 18 persen usai gencatan senjata AS-Iran. Simak analisis, proyeksi, dan dampaknya ke ekonomi global.
Oliver Bearman Dikaitkan akan Kembali Ke Ferrari untuk F1 Musim Depan, Kepala Tim Haas Langsung Bilang Begini

Oliver Bearman Dikaitkan akan Kembali Ke Ferrari untuk F1 Musim Depan, Kepala Tim Haas Langsung Bilang Begini

Nama pembalap muda asal Inggris, Oliver Bearman, kembali dikaitkan dengan peluang promosi ke Ferrari setelah start impresif di F1 2026.
Tak Hanya Malaysia, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Winger Arsenal Berdarah Jakarta yang Lebih Menjanjikan

Tak Hanya Malaysia, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Winger Arsenal Berdarah Jakarta yang Lebih Menjanjikan

Timnas Indonesia kembali masuk dalam pusaran persaingan perebutan pemain keturunan di Asia Tenggara, seiring Malaysia yang bergerak cepat mencari amunisi baru.
Dedi Mulyadi Datang Langsung ke Jembatan Cirahong, Sebut Tidak Semengerikan di Medsos: Kita Bikin Lebih Indah

Dedi Mulyadi Datang Langsung ke Jembatan Cirahong, Sebut Tidak Semengerikan di Medsos: Kita Bikin Lebih Indah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengecek kondisi Jembatan Cirahong, Ciamis. Sebab, sikapnya menolak dugaan pungli menuai kontroversi di ruang publik.
Timnas Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Seorang Pemain Naturalisasi di Liga Belanda Ini Resmi Kembali Jadi Warga Negara Belanda

Timnas Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Seorang Pemain Naturalisasi di Liga Belanda Ini Resmi Kembali Jadi Warga Negara Belanda

Seorang pemain resmi kembali jadi warga Belanda usai polemik paspor di Liga Belanda dan gagal lolos ke Piala Dunia. Eks striker timnas itu kini bisa main lagi.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT