GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Mayangsari? Puluhan Tahun jadi Bagian Keluarga Cendana Sebagai Istri Bambang Trihatmodjo, Mayangsari Masih Dicap Sebagai Pelakor Senior: Aku Sih...

Puluhan tahun menjadi bagian dari keluarga Cendana sebagai Istri Bambang Trihatmodjo, Mayangsari masih dicap sebagai pelakor senior, begini tanggapannya...
Rabu, 20 Maret 2024 - 13:05 WIB
Mayangsari beri tanggapan soal sebutan 'pelakor senior'
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MAIA ALELDUL TV

tvOnenews.com - Mayangsari, artis senior yang pernah menjadi topik hangat masyarakat pada masanya.

Menginjak usia perniakahan 22 tahun dengan Bambang Trihatmojo, Mayangsari masih saja dicap sebagai pelakor. Bahkan, kini julukannya menjadi pelakor senior.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, apa tanggapannya mengenai sebutan yang diarahkan kepada dirinya tersebut?


Begini tanggapan Mayangsari soal sebutan 'pelakor senior'. Sumber: YouTube MAIA ALELDUL TV

Melalui tayangan YouTube MAIA ALELDUL TV yang diunggah 5 Maret 2021, Mayangsari mengungkap sudah 22 tahun menjalani rumah tangga dengan anggota keluarga Cendana.

"Jalan 22 tahun (pernikahan). Kalau sah secara negara aku baru 2011," ungkapnya.

Wanita kelahiran 1971 tersebut juga menceritakan bahwa dirinya berpacaran dengan Bambang Trihatmodjo tahun 1997 dan menikah tiga tahun setelahnya.

"Jadi 1997 (pacaran), menikah 2000, punya anak 2005 terus menikah secara negara 2011 sampai sekarang Alhamdulillah," kata Mayangsari.

Sebelumnya, Mayangsari dicap sebagai pelakor atau perebut suami orang karena menikah dengan Bambang Trihatmodjo yang statusnya suami dari Halimah Agustina Kamil.

Meski telah menghilang dari media dan sudah berlalu puluhan tahun lalu, rupanya publik tak bisa melupakan kejadian tersebut. 

Hingga saat ini Mayangsari masih dicap sebagai seorang pelakor dan sering mendapat komentar negatif dari warganet di media sosialnya.

Kepada Maia Estianty, Mayangsari mengatakan sadar akan semua hal tersebut dan konsekuensi dari apa yang sudah dilakukannya di masa lalu.

"Susah sih May, aku mau bilang di sini gini, apapun yang akan aku lakukan, pasti dilihatnya dari sudut negatifnya. Padahal suatu hubungan itu tidak mungkin terjadi kalau nggak ada yang memulai," kata Mayangsari. 

"Terus aku harus jelasin? Terus, aku harus jelaskan pernah ada penolakan? Aku harus jelasin begini begitu? Nggak perlu. Karena menurut aku gini, aku memilih hidup aku, artinya aku sudah harus sadar sama konsekuensinya," sambungnya.

Pelantun lagu 'Tak Ingin Sendiri'  itu juga mengatakan bahwa apa yang dilakukannya akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan, bukan kepada orang-orang.

"Kita bicara bukan dari orang per orang, karena apa yang aku lakukan tanggung jawabnya bukan ke orang, tapi ke Atas (Tuhan)," ujarnya.

Dicap sebagai pelakor senior puluhan tahun, Mayangsari mengaku hanya diam karena dirinya juga memiliki keterbatasan. 

Dan ia menilai diamnya itu dapat melindungi orang-orang yang ia sayangi, yakni suami dan anaknya.

"Aku memang diem, aku manusia biasa yang punya keterbatasan. Apapun yang aku lakukan impactnya kepada orang-orang yang aku sayang," kata Mayangsari.

"Diamnya aku adalah bentuk penghargaan aku terhadap orang-orang yang aku sayang itu (anak dan suaminya)," lanjutnya.

Ia juga mengaku rumah tangganya selama ini harmonis karena komunikasi yang baik dengan anak dan suaminya.

"Kita bisa bertahan sampai sekarang Alhamdulillah tidak pernah ada gesekan, yang penting komunikasiku, suamiku dan anak aku itu sangat baik," kata Mayangsari.

Terhadap cemoohan orang lain, Mayangsari sudah tak ambil pusing karena memang sudah menjadi bagian dari konsekuensinya.

"Jadi kalau sekarang ada orang bilang begini, begitu, ya sudah itu memang bagian dari konsekuensinya. Tapi yang sebetulnya terjadi kalau aku mau menjelaskan, berarti sama aja kayak pembelaan," ucap Mayangsari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi menurut aku terserah aja deh. Yang jelas orang tuaku tidak pernah mengajarkan aku seperti yang aku jalan. Jadi, jangan juga dicontoh," lanjutnya.

(Gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp24,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tunas Harapan di kabupaten Temanggung, mulai diselidiki oleh Polres Temanggung. Hla ini dilakukan menyusul laporan nasabah yang tidak dapat mencairkan dana mereka.
DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Kota Surabaya membahas penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) warga Surabaya dalam audiensi bersama BPJS Kesehatan.
Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Tan Yudianto Hartanu, 55 tahun, nasabah kartu kredit Bank Mega, melaporkan dugaan tindakan premanisme yang dialaminya kepada Polrestabes Surabaya.
Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, influencer saham yang didenda Rp5,35 miliar oleh OJK karena manipulasi perdagangan, dari edukator investasi hingga terseret pelanggaran pasar modal.
Tersingkir dari Skuad Manchester City, Manuel Akanji Bersyukur Temukan Ritme di Inter Milan

Tersingkir dari Skuad Manchester City, Manuel Akanji Bersyukur Temukan Ritme di Inter Milan

Bintang Manchester City, Manuel Akanji, buka suara soal kepindahannya ke Inter Milan. Bek asal Swiss itu mengakui proses transfernya berlangsung penuh tekanan.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT