GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saking Dekatnya Pevoli Asal Amerika Sampai Tulis Surat Cinta Untuk Megawati Hangestri, Gia: Aku Mencintaimu...

Saking dekatnya, pevoli asal Amerika ini sampai tulis surat cinta untuk Megawati Hangestri usai kontraknya bersama Red Sparks berakhir. Bahkan Gia mengaku stres
Rabu, 3 April 2024 - 20:08 WIB
Saking Dekatnya Pevoli Asal Amerika Sampai Tulis Surat Cinta Untuk Megawati Hangestri, Gia: Aku Mencintaimu...
Sumber :
  • instagram @Gia__Day

tvOnenews.com - Megawati Hangestri, pemain voli asal Indonesia, meninggalkan klub Korea, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, setelah musim ini berakhir. 

Kepergiannya membuat rekan satu timnya, Giovanna Milana, merasa sedih dan mengungkapkan pesan perpisahan yang mendalam melalui media sosial. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontrak Megawati dan Giovanna dengan Red Sparks berakhir pada akhir musim ini, April 2024.

Hal ini sesuai dengan kebijakan Federasi Bola Voli Korea (KOVO) yang hanya memperbolehkan kontrak satu musim untuk pemain asing.

Kedatangan Megawati Hangestri dan Giovanna Milana di awal musim membawa dampak positif bagi Red Sparks. 

Kombinasi keduanya di lapangan membuat Red Sparks menjadi salah satu tim yang kuat di Liga Voli Korea musim 2023/2024. 

Prestasi klub ini meningkat signifikan dengan berhasil finis di posisi ketiga dalam klasemen, yang membuat mereka lolos ke babak playoff. 

Prestasi ini sangat mencolok mengingat Red Sparks terakhir kali melaju ke babak playoff tujuh tahun yang lalu, pada musim 2016/2017.

Selain sukses tim, Megawati Hangestri dan Giovanna Milana juga menorehkan catatan individu yang mengesankan. 

Megawati mencetak total 781 poin, menjadikannya salah satu dari lima top skor Liga Voli Korea.

Sementara Giovanna Milana menempati peringkat delapan dengan torehan 685 poin sepanjang musim.

Kedekatan antara Giovanna dan Megawati juga terlihat di luar lapangan. 

Keduanya sering menghabiskan waktu bersama di luar lapangan, didampingi oleh seorang penerjemah yang sama. 

Hubungan mereka begitu dekat sehingga Giovanna bahkan menganggap Megawati sebagai adik kecilnya sendiri selama mereka bersama di Korea.

Perpisahan Megawati Hangestri dari Red Sparks tak lepas dari ucapan perpisahan yang tulus dari Giovanna Milana. 

Di media sosial pribadinya, @gia_day Giovanna menuliskan isi hatinya, mengenang perjalanan mereka bersama Red Sparks musim ini.

Ucapan itu mencerminkan rasa terima kasih atas momen-momen indah yang mereka lewati bersama di lapangan voli.

Selain Giovanna, Megawati juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Red Sparks dan seluruh tim atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama musim berlangsung. 

Meskipun kini berpisah, Megawati Hangestri tetap mengingat peran penting yang telah dimainkan oleh Red Sparks dalam karier volinya.

Setelah meninggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri kembali fokus pada karier volinya di Indonesia.

Dengan pengalaman yang dimilikinya di kancah voli internasional, Megawati memiliki potensi untuk terus berkembang dan meraih prestasi lebih tinggi di masa depan. 

Meskipun meninggalkan Korea, pengalaman yang didapatnya bersama Red Sparks akan menjadi bagian berharga dalam perjalanan karier volinya yang akan datang.

Kehadiran Megawati Hangestri dan Giovanna Milana di Red Sparks tidak hanya meninggalkan jejak dalam prestasi klub, tetapi juga dalam hubungan yang terjalin di antara mereka.

Berikut adalah surat cinta pevoli asal Amerika, Giovanna Milana untuk Megawati Hangestri.

Momen kedekatan Megawati Hangestri bersama Giovanna Milana dan keluarganya. Source: instagram @Gia__Day

"Kepada Mega, Saya berkata pada diri sendiri untuk menunggu sebentar sebelum menulis ini karena setiap kali saya mulai saya mulai menangis…Tapi oh baiklah, ini dia," tulis Gia, dilansir Rabu (03/4/2024).

Menurutnya, Megatron merupakan orang yang tepat dan sempurna sebagai pemberian dari tuhan untuk menemani perjalanan karirnya di Korea Selatan. 

"Tuhan tidak bisa menempatkan orang yang lebih sempurna di sisiku untuk perjalanan seperti ini," ungkap Gia.

"Kami berdua datang dalam keadaan seperti bayi, bisa dibilang… Budaya bola voli yang biasa kami lakukan sangat santai, lambat, dan tenang. Saya tidak akan menggunakan kata-kata itu untuk menggambarkan bola voli di V-League (Korea)," sambungnya dengan haru. 

Bahkan Gia juga mengatakan jika dirinya sempat merasa sangat stress dan merasa jika dirinya tidak bisa bertahan dengan Red Sparks usai kepergian Megawati.

Kendati demikian menurutnya Megawati merupakan orang yang selalu menemukan senyuman dan tawa di setiap situasi dan itu sangat membantunya di lapangan.

"Saya sangat stres setiap hari dan sering memikirkan segalanya secara berlebihan dan meragukan kemampuan saya untuk bertahan di musim ini," tulis Gia. 

Surat cinta dari pevoli asal Amerika, Giovanna Milana untuk Megawati Hangestri. Source: instagram @Gia__Day

"Tapi kamu… Kamu selalu menemukan senyuman dan tawa di setiap situasi. Kamu lelah sama seperti aku dan kami akan berbagi perasaan kami bersama, tapi kamu selalu begitu tenang dan hanya menjalaninya satu demi satu," paparnya mengenang Mega.

 "Salah satu hal yang paling saya kagumi dari Kamu adalah keyakinan dan kecintaan Kamu yang luar biasa terhadap kehidupan. Kamu sangat hangat terhadap semua orang di sekitar Anda, tidak peduli bahasa apa yang mereka gunakan," lanjutnya. 

Selain itu, Gia juga mengungkapkan bagaimana kedekatan dirinya dengan pevoli asal Jember itu baik didalam maupun di luar lapangan. 

"Saya tahu kita tidak perlu mengucapkan selamat tinggal, ke mana pun kehidupan membawa kita," tulis Gia. 

"Ini hanyalah ucapan terima kasih di hadapan dunia karena telah menjadi dirimu sendiri dan berada di sisiku saat kita berjuang melalui musim ini bersama-sama, bergandengan tangan," pesan Gia untuk Mega.

"Aku tidak tahu bagaimana aku bisa melakukannya tanpamu. Aku mencintaimu, adik perempuanku yang konyol. Sampai jumpa lagi," tutupnya. 

Megawati Hangestri pun langsung merespon unggahan Giovanna Milana dengan meninggalkan komentar pada unggahan tersebut.

"Terimakasih untuk segalanya Gia. Aku sangat mencintaimu dan aku sangat merindukanmu. Sampai bertemu lagi kakak perempuanku (Emoticon hati)," balas Megawati di kolom komentar.

Usai kontraknya habis dengan Red Sparks, Megawati kembali ke Indonesia dan bergabung dengan tim Proliga Jakarta BIN.

Sementara itu, belum diketahui bagaimana nasib Giovanna Milana setelah tak lagi memperkuat Red Sparks di musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(udn)

Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT